Liputan6.com, Jakarta Kematian adalah suatu kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Baik manusia, jin, iblis, maupun malaikat, semua akan merasakan kematian. Dalam kehidupan ini, kita cenderung sibuk mengejar duniawi hingga kadang melupakan satu hal yang pasti datang: kematian. Oleh karena itu, Allah SWT mengingatkan manusia dalam berbagai ayat Al-Qur’an untuk senantiasa mengingat kematian.
Dalam buku 45 Kisah Inspiratif Menuju Pribadi yang Arif karya Ahmad Mawardi Imron dijelaskan bahwa semua makhluk yang bernyawa pada akhirnya akan kehilangan nyawa. Kematian adalah proses yang akan menghampiri semua, tidak peduli kedudukan, kekayaan, maupun usia. Dengan mengingat kematian, seorang muslim akan lebih siap menghadapi kehidupan setelah dunia ini.
Mengingat kematian juga merupakan bentuk dari pengingat bahwa hidup di dunia hanyalah sementara. Hal ini seperti disampaikan dalam sabda Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi: “Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian.” (HR. Tirmidzi). Maka dari itu, kalimat kullu nafsin dzaiqotul maut bukan hanya pengingat, tetapi peringatan nyata agar manusia bersiap menghadapi ajal dengan amal saleh. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (11/7/2025).
Advertisement
Arti “Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut”
Secara harfiah, “Kullu nafsin dzaiqotul maut” berarti “Setiap jiwa akan merasakan mati.” Kalimat ini berasal dari firman Allah SWT dalam beberapa ayat Al-Qur'an. Mengutip dari Filsafat Kematian karya Dr. Muhammad Abdurrahim Az-Zaini (2019:42), kalimat ini adalah bentuk pengingat dari Allah SWT bahwa kematian tidak dapat dihindari oleh makhluk mana pun.
Dalam Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan pula bahwa Allah telah mengabarkan kepada makhluk-Nya bahwa semua yang bernyawa pasti akan mengalami kematian. Hanya Allah-lah yang Maha Kekal. Hal ini juga ditegaskan dalam QS. Ar-Rahman ayat 26-27:
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍۖ (26) وَيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِۚ (27
Kullu man 'alaihaa faan. Wa yabqaa wajhu rabbika dhul-jalaali wal-ikraam.
Artinya: "Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan."
Makna Filosofis dari Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut
KH. Muhammad Sholikhin dalam bukunya Makna Kematian Menuju Kehidupan Abadi menyatakan bahwa kematian adalah proses perpisahan antara roh dengan jasad. Kematian tidak terjadi secara tiba-tiba, namun melalui fase sakaratul maut yang sangat berat. Dalam perspektif ini, kalimat kullu nafsin dzaiqotul maut mengandung makna yang sangat mendalam: bahwa hidup adalah perjalanan menuju kematian, dan kematian adalah awal dari kehidupan yang kekal.
Dari sinilah muncul urgensi untuk memperbaiki diri. Sebagaimana dalam buku Day of My Death oleh Indri Febriani, perasaan takut terhadap kematian justru bisa menjadi motivasi untuk memperbanyak amal baik dan menjauhi kemaksiatan.
Advertisement
Ayat Al-Qur’an yang Mengandung “Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut”
Kalimat ini terdapat dalam beberapa surat dalam Al-Qur'an. Berikut ayat-ayat yang mengandung kalimat tersebut:
1. Surat Al-‘Ankabut Ayat 57
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, ṡumma ilainā turja'ụn
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.
2. Surat Al-Anbiya Ayat 35
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ
Kullu nafsin żā`iqatul-maụt, wa nablụkum bisy-syarri wal-khairi fitnah, wa ilainā turja'ụn
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.
3. Surat Ali Imran Ayat 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُوْرَكُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِۗ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَـنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۤ اِلَّا مَتَاعُ الْغُرُوْرِ
Kullu nafsin dzā`iqatul-maut, wa innamā tuwaffawna ujụrakum yaumal-qiyāmah, fa man zuḥziḥa 'anin-nāri wa udkhilal-jannata faqad fāz, wa mal-ḥayātud-dunyā illā matā'ul-ghurụr
Artinya: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.
4. Surat Al-Waqi’ah Ayat 83–87
فَلَوْلَآ إِذَا بَلَغَتِ ٱلْحُلْقُومَ٨٣ وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ٨٤ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَـٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ٨٥ فَلَوْلَآ إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ٨٦ تَرْجِعُونَهَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ٨٧
Falaulaa idzaa balaghatil hulquum. Wa antum hiinaidzin tandhuruun. Wa nahnu aqrabu ilaihi mingkum walaakil laa tubshiruun. Falaulaa ing kuntum ghaira madiiniin. Tarji‘uunahaa ing kuntum shaadiqiin
Artinya: Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, dan kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat. Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
5. Surat Az-Zumar Ayat 42
ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَٱلَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ ٱلَّتِى قَضَىٰ عَلَيْهَا ٱلْمَوْتَ وَيُرْسِلُ ٱلْأُخْرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَـٰتٍۢ لِّقَوْمٍۢ يَتَفَكَّرُونَ
Allāhu yatawaffal-anfusa ḥīna mautihā wallatī lam tamut fī manāmihā, fa yumsiku allatī qaḍā 'alaihal-maut wa yursilul-ukhrā ilā ajalim musamman, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn
Artinya: Allah menggenggam jiwa seseorang ketika matinya dan menggenggam jiwa seseorang yang belum mati di waktu tidurnya. Maka Dia menahan jiwa yang telah Dia tetapkan kematiannya dan melepaskan yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.
6. Surat An-Nisa Ayat 78
أَيْنَمَا تَكُونُوا۟ يُدْرِككُّمُ ٱلْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِى بُرُوجٍۢ مُّشَيَّدَةٍۢ ۗ
Ainama takūnū yudrikkumul-maut walau kuntum fī burūjim musyayyadah
Artinya: Di mana pun kamu berada, kematian akan mendatangimu, meskipun kamu berada dalam benteng yang kukuh.
7. Surat Al-Jumu’ah Ayat 8
قُلْ إِنَّ ٱلْمَوْتَ ٱلَّذِى تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُۥ مُلَـٰقِيكُمْ ۖ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَىٰ عَـٰلِمِ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Qul innal-mautallażī tafirrūna minh fa innahū mulāqīkum ṡumma turaddūna ilā 'ālimil-ghaibi wasy-syahādah fa yunabbi`ukum bimā kuntum ta'malūn
Artinya: Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
8. Surat Luqman Ayat 34
وَمَا تَدْرِي نَفْسٌۢ بِأَىِّ أَرْضٍۢ تَمُوتُ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Wa mā tadrī nafsum bi`ayyi arḍin tamūt, innallāha ‘alīmun khabīr
Artinya: Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
9. Surat As-Sajdah Ayat 11
قُلْ يَتَوَفَّىٰكُم مَّلَكُ ٱلْمَوْتِ ٱلَّذِى وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ
Qul yatawaffākum malakul-mautillażī wukkila bikum ṡumma ilā rabbikum turja‘ūn
Artinya: Katakanlah: “Malaikat maut yang diserahi untuk mencabut nyawamu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.”
10. Surat Al-An’am Ayat 61
وَهُوَ ٱلْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِۦ ۖ وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةًۭ ۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ
Wa huwa al-qāhiru fauqa ‘ibādihī wa yursilu ‘alaikum ḥafaẓah, ḥattā iżā jā`a aḥadakumul-maut tawaffat-hu rusulunā wa hum lā yufarriṭūn
Artinya: Dan Dialah Penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan tugasnya.
FAQ Seputar “Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut”
1. Apa arti dari "Kullu Nafsin Dzaiqotul Maut"?
Artinya adalah “Setiap jiwa akan merasakan mati”. Ini adalah peringatan dari Allah SWT bahwa kematian adalah takdir bagi seluruh makhluk hidup.
2. Dalam surat apa sajakah kalimat ini ditemukan?
Kalimat ini ditemukan dalam beberapa surat:
- Al-Ankabut ayat 57
- Al-Anbiya ayat 35
- Ali Imran ayat 185
3. Apa hikmah dari mengingat kematian?
Dengan mengingat kematian, seseorang akan terdorong untuk memperbanyak amal baik, menjauhi dosa, dan hidup dengan kesadaran bahwa dunia ini hanya sementara.
4. Siapa saja yang akan mati menurut Islam?
Semua makhluk bernyawa akan mati, termasuk manusia, jin, iblis, dan malaikat. Hanya Allah SWT yang kekal.
5. Apa kaitannya kematian dengan amal perbuatan?
Dalam Al-Qur'an dan hadits disebutkan bahwa kematian adalah gerbang menuju pembalasan amal. Siapa yang wafat dalam keadaan baik, maka ia akan mendapatkan ganjaran yang baik pula di akhirat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
![[Bintang] ilsutrasi makam](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/bH_DiuCzydA9T_W-pyFDWtT6iqA=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1114889/original/9f2228696df43ba9281fa06dd91c7aa6-088751300_1453118162-IMG_9388.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3403886/original/091287400_1615978933-quran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2241544/original/039258100_1528334197-20180606-Muslim-Afghanistan-Berburu-Berkah-Lailatul-Qadar-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553186/original/075515900_1775911814-IMG-20260410-WA0016_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530858/original/024083900_1773495896-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_07.01.28__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519665/original/044511200_1772592972-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5523352/original/069144700_1772804015-WhatsApp_Image_2026-03-06_at_16.21.40__1_.jpeg)