Liputan6.com, Jakarta Dalil puasa Asyura perlu diketahui umat muslim. Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki nilai istimewa dalam Islam, karena langsung dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram, puasa ini sarat dengan makna sejarah dan pengampunan dosa. Umat Islam sangat dianjurkan untuk mengetahui dalil puasa Asyura agar ibadah yang dijalankan penuh pemahaman.
Dalam artikel ini akan dibahas secara ringkas dan jelas mengenai dalil-dalil puasa Asyura berdasarkan hadits shahih, keutamaan yang terkandung di dalamnya, serta bacaan niat yang sesuai sunnah.
Advertisement
Dalil Puasa Asyura
Dalil puasa Asyura termuat dalam banyak riwayat, terutama dari Imam Bukhari. Hadits-hadits ini memperkuat pentingnya melaksanakan puasa pada hari Asyura.
1. Dalil Puasa Asyura dari Hadits Salamah bin al-Akwa’ tentang Perintah Puasa Asyura
عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الأَكْوَعِ قَالَ: أَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ أَنْ يُنَادِيَ فِي النَّاسِ: إِنَّ مَنْ أَكَلَ فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ، وَمَنْ لَمْ يَأْكُلْ فَلْيَصُمْ، فَإِنَّ الْيَوْمَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ
‘Amara an-nabiyyu ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama rajulan min Aslam an yunādi fī an-nās: “Inna man akala falyutimma baqiyyata yaumihi wa man lam ya’kul falyashum, fa inna al-yauma yaumu ‘Āsyūrā’”
Artinya: Nabi SAW memerintahkan seseorang dari Bani Aslam untuk menyeru kepada manusia: "Siapa yang telah makan, sempurnakanlah puasanya, dan siapa yang belum makan, maka berpuasalah, karena hari ini adalah hari Asyura." HR Bukhari, Kitab al-Shawm, no. 2004
2. Dalil Puasa Asyura dari Hadits Ibnu Abbas tentang Keutamaan Puasa Asyura
مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلَّا يَوْمَ عَاشُورَاءَ
Mā ra’aytu an-nabiyya ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama yataḥarrā ṣiyāma yaumin faḍḍalahu ‘alā ghayrihī illā yauma ‘Āsyūrā’
Artinya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW begitu mengutamakan puasa pada satu hari dibandingkan hari lainnya selain pada hari Asyura.” HR Bukhari, Kitab al-Shawm, no. 2006
3. Dalil Puasa Asyura dari Hadits Aisyah tentang Tradisi Ka’bah dan Puasa Asyura
كَانُوا يَصُومُونَ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يُفْرَضَ رَمَضَانُ، وَكَانَ يَوْمًا تُسْتَرُ فِيهِ الْكَعْبَةُ
Kānū yaṣūmūna ‘Āsyūrā’ qabla an yufraḍa Ramaḍān, wa kāna yauman tustaru fīhi al-Ka’bah
Artinya: "Dulu mereka berpuasa Asyura sebelum diwajibkannya Ramadhan. Pada hari itu pula Ka'bah ditutup dengan kain (kiswah)." HR Bukhari, Kitab al-Shawm, no. 1893
4. Dalil Puasa Asyura dari Hadits Ibnu Abbas tentang Asal-usul Puasa Asyura
لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ، وَجَدَ الْيَهُودَ يَصُومُونَ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ: نَحْنُ أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْهُمْ، فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Lammā qadima an-nabiyyu ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama al-Madīnah, wajada al-Yahūda yaṣūmūna ‘Āsyūrā’, faqāla: “Naḥnu aḥaqqu bi Mūsā minhum”, faṣāmahu wa amara biṣiyāmihī
Artinya: Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Beliau bersabda: "Kita lebih berhak atas Musa daripada mereka." Maka beliau pun berpuasa dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa. HR Bukhari, Kitab al-Anbiya, no. 3216
Advertisement
Dalil Puasa Asyura dan Keutamaan Puasa Asyura
Dalil puasa Asyura menunjukkan bahwa ibadah ini termasuk salah satu amalan sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadhan. Keutamaan puasa Asyura merupakan salah satu amalan sunnah yang paling utama setelah puasa Ramadhan.
Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, dipenuhi keistimewaan karena menjadi momen sejarah penyelamatan Nabi Musa ‘alaihis salam dan juga dicontohkan langsung oleh Rasulullah ﷺ. Dalil keutamaannya tertuang dalam hadits-hadits shahih yang sangat kuat.
Para ulama menukil sejumlah hadits yang menunjukkan betapa besar keutamaan hari Asyura, khususnya dalam bentuk puasa.
1. Puasa Paling Utama Setelah Ramadhan
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ صِيَامُ شَهْرِ اللَّهِ الْمُحَرَّمِ
Arab Latin: Afḍalu aṣ-ṣiyām ba‘da Ramaḍān ṣiyāmu shahri Allāh al-Muḥarram
Artinya: "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram." HR Muslim, Kitab al-Ṣiyām, no. 1163
Ini menunjukkan bahwa puasa Asyura adalah bagian dari puasa di bulan Muharram, yang merupakan waktu paling utama untuk berpuasa setelah Ramadhan.
2. Menghapus Dosa Setahun Lalu
سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Arab Latin: Su’ila ‘an ṣawmi yaumi ‘Āsyūrā’, faqāla: yukaffiru as-sanata al-māḍiyah
Artinya: "Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa hari Asyura, maka beliau menjawab: 'Ia menghapus dosa setahun yang lalu.'" HR Muslim, Kitab al-Ṣiyām, no. 1162
Keutamaan ini sangat besar: hanya dengan satu hari berpuasa, seorang muslim bisa mendapatkan ampunan atas dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.
3. Dicontohkan Langsung oleh Nabi Muhammad ﷺ
مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلَّا يَوْمَ عَاشُورَاءَ
Arab Latin: Mā ra’aytu an-nabiyya ṣallallāhu ‘alaihi wa sallama yataḥarrā ṣiyāma yaumin faḍḍalahu ‘alā ghayrihi illā yauma ‘Āsyūrā’
Artinya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ begitu mengutamakan puasa pada satu hari dibandingkan hari lainnya selain pada hari Asyura.” HR Bukhari, Kitab al-Shawm, no. 2006
Keistimewaan ini menandakan bahwa Rasulullah ﷺ secara khusus menargetkan puasa ini karena nilai ibadahnya yang sangat tinggi.
4. Ikut Tradisi Nabi Musa dan Syukur atas Nikmat Allah SWT
فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْهُمْ، فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Arab Latin: Faṣāma Mūsā syukran, faqāla Rasūlullāh ﷺ: “Anā aḥaqqu bi Mūsā minhum”, faṣāmahu wa amara biṣiyāmihī
Artinya: "Nabi Musa berpuasa sebagai bentuk syukur, maka Rasulullah ﷺ bersabda: 'Aku lebih berhak terhadap Musa dibanding mereka.' Maka beliau pun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa." HR Bukhari, Kitab al-Anbiya, no. 3216
Puasa Asyura adalah bentuk syukur atas pertolongan Allah kepada para nabi, terutama penyelamatan Musa dari Firaun.
Niat Puasa Asyura
Niat adalah syarat sah dalam setiap ibadah, termasuk puasa sunnah seperti Asyura. Meskipun tidak harus dilafadzkan, niat harus hadir dalam hati sejak malam hari bagi puasa wajib. Namun untuk puasa sunnah, dibolehkan berniat di pagi hari selama belum makan atau minum.
Dalam Fathul Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani, dijelaskan bahwa puasa sunnah seperti puasa Asyura boleh diniatkan hingga sebelum zawal (matahari tergelincir) selama belum batal. Ini berdasarkan hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:
"Rasulullah ﷺ pada suatu hari masuk menemuiku lalu berkata: 'Apakah kamu punya makanan?' Aku menjawab, 'Tidak'. Maka beliau bersabda: 'Kalau begitu aku puasa.'" (HR. Muslim no. 1154)
Adapun lafadz niat yang biasa dibaca oleh sebagian kaum Muslimin sebagai bentuk pelafalan lisan adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumi ‘Asyura sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat berpuasa Asyura, sunnah karena Allah Ta’ala.
Meski lafadz ini tidak wajib, ia bisa menjadi pengingat dan penguat hati agar ibadah dijalankan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Yang penting adalah niat dalam hati sudah ada sejak memulai puasa, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad ﷺ.
Advertisement
People Also Ask
1. Apa itu puasa Asyura dan kapan dilaksanakan?
Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriyah.
2. Apa keutamaan puasa Asyura menurut hadits?
Rasulullah ﷺ menyebut bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya (HR. Muslim).
3. Apakah puasa Asyura harus dibarengi dengan puasa Tasu’a?
Dianjurkan untuk berpuasa juga pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a) agar berbeda dari kebiasaan puasa kaum Yahudi.
4. Apakah niat puasa Asyura harus dilafalkan?
Tidak wajib dilafalkan, cukup dengan niat dalam hati sebelum terbit fajar, namun melafalkan tidak dilarang jika membantu kekhusyukan.
5. Bolehkah hanya puasa di tanggal 10 Muharram saja?
Boleh, namun lebih utama jika digabung dengan puasa tanggal 9 atau 11 Muharram sesuai sunnah Rasulullah ﷺ.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3030294/original/015512500_1769082557-beautiful-cloudy-summer-dawn-rimini-italy_652240-308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860527/original/082452700_1734048766-pexels-david-kanigan-239927285-29558894.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6204862/original/088637800_1779083702-94b8bfbd-ccdc-4a6b-97b7-a164a1ba9236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4480657/original/067372600_1687701903-person-ready-eat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531526/original/098176600_1773619110-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5531528/original/007916600_1773619112-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456632/original/062722500_1621093975-rachid-oucharia-2d1-OSHkHXM-unsplash.jpg)