Liputan6.com, Jakarta - Kalender Jawa bulan November 2026 dapat menjadi panduan bagi masyarakat yang ingin mengetahui weton, pasaran, dan neptu setiap tanggal. Informasi ini masih banyak dicari, terutama oleh masyarakat yang menggunakan penanggalan tradisional Jawa sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu pelaksanaan acara keluarga maupun kegiatan adat.
Berbeda dengan kalender Masehi yang hanya mengenal tujuh hari dalam sepekan, kalender Jawa memadukan siklus tujuh hari dengan lima pasaran. Perpaduan tersebut menghasilkan 35 kombinasi weton yang memiliki nilai neptu berbeda-beda.
Pada November 2026, penanggalan Jawa juga mengalami pergantian bulan dari Jumadilawal menuju Jumadilakir. Agar tidak keliru dalam mencocokkan tanggal, berikut daftar lengkap kalender Jawa November 2026 beserta weton, pasaran, dan neptunya, dirangkum Liputan6.com, Jumat (30/10/2026).
Advertisement
Kalender Jawa November 2026 Lengkap dengan Weton dan Neptu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9105403/original/035359600_1783042738-r.jpg)
November 2026 terdiri atas 30 hari. Berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa yang digunakan dalam daftar ini, tanggal 1 November 2026 bertepatan dengan 20 Jumadilawal 1960 Jawa. Sementara itu, tanggal 30 November 2026 bertepatan dengan 19 Jumadilakir 1960 Jawa.
Setiap tanggal memiliki kombinasi hari dan pasaran yang berbeda. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengetahui weton kelahiran, mencocokkan tanggal dalam penanggalan Jawa, maupun membantu masyarakat yang masih mengikuti tradisi perhitungan hari.
Berikut kalender Jawa bulan November 2026 secara lengkap.
| Tanggal Masehi | Hari dan Pasaran (Weton) | Tanggal Jawa | Neptu |
|---|---|---|---|
| 1 November 2026 | Minggu Pahing | 20 Jumadilawal | 14 |
| 2 November 2026 | Senin Pon | 21 Jumadilawal | 11 |
| 3 November 2026 | Selasa Wage | 22 Jumadilawal | 7 |
| 4 November 2026 | Rabu Kliwon | 23 Jumadilawal | 15 |
| 5 November 2026 | Kamis Legi | 24 Jumadilawal | 13 |
| 6 November 2026 | Jumat Pahing | 25 Jumadilawal | 15 |
| 7 November 2026 | Sabtu Pon | 26 Jumadilawal | 16 |
| 8 November 2026 | Minggu Wage | 27 Jumadilawal | 9 |
| 9 November 2026 | Senin Kliwon | 28 Jumadilawal | 12 |
| 10 November 2026 | Selasa Legi | 29 Jumadilawal | 8 |
| 11 November 2026 | Rabu Pahing | 30 Jumadilawal | 16 |
| 12 November 2026 | Kamis Pon | 1 Jumadilakir | 15 |
| 13 November 2026 | Jumat Wage | 2 Jumadilakir | 10 |
| 14 November 2026 | Sabtu Kliwon | 3 Jumadilakir | 17 |
| 15 November 2026 | Minggu Legi | 4 Jumadilakir | 10 |
| 16 November 2026 | Senin Pahing | 5 Jumadilakir | 13 |
| 17 November 2026 | Selasa Pon | 6 Jumadilakir | 10 |
| 18 November 2026 | Rabu Wage | 7 Jumadilakir | 11 |
| 19 November 2026 | Kamis Kliwon | 8 Jumadilakir | 16 |
| 20 November 2026 | Jumat Legi | 9 Jumadilakir | 11 |
| 21 November 2026 | Sabtu Pahing | 10 Jumadilakir | 18 |
| 22 November 2026 | Minggu Pon | 11 Jumadilakir | 12 |
| 23 November 2026 | Senin Wage | 12 Jumadilakir | 8 |
| 24 November 2026 | Selasa Kliwon | 13 Jumadilakir | 11 |
| 25 November 2026 | Rabu Legi | 14 Jumadilakir | 12 |
| 26 November 2026 | Kamis Pahing | 15 Jumadilakir | 17 |
| 27 November 2026 | Jumat Pon | 16 Jumadilakir | 13 |
| 28 November 2026 | Sabtu Wage | 17 Jumadilakir | 13 |
| 29 November 2026 | Minggu Kliwon | 18 Jumadilakir | 13 |
| 30 November 2026 | Senin Legi | 19 Jumadilakir | 9 |
Daftar tersebut memperlihatkan bahwa setiap hari memiliki weton dan nilai neptu yang berbeda. Misalnya, 1 November 2026 jatuh pada Minggu Pahing dengan neptu 14, sedangkan 30 November 2026 merupakan Senin Legi dengan neptu 9.
Advertisement
Pergantian Bulan Jawa dari Jumadilawal ke Jumadilakir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457538/original/038165100_1621227090-13092.jpg)
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika melihat kalender Jawa bulan November 2026 adalah adanya pergantian bulan dalam penanggalan tradisional tersebut.
Jika kalender Masehi menggunakan Januari hingga Desember, kalender Jawa memiliki nama bulan tersendiri. Pada November 2026, terdapat dua bulan Jawa yang masuk dalam perhitungan, yaitu Jumadilawal dan Jumadilakir.
Pada awal November, penanggalan masih berada dalam bulan Jumadilawal 1960 Jawa. Tanggal 1 November bertepatan dengan 20 Jumadilawal, kemudian terus berlanjut hingga mencapai tanggal 30 Jumadilawal pada 11 November 2026.
Selanjutnya, Kamis, 12 November 2026, menjadi awal bulan Jumadilakir dengan tanggal 1 Jumadilakir 1960 Jawa.
Perinciannya sebagai berikut:
- 1 November 2026: 20 Jumadilawal 1960 Jawa.
- 11 November 2026: 30 Jumadilawal 1960 Jawa.
- 12 November 2026: 1 Jumadilakir 1960 Jawa.
- 30 November 2026: 19 Jumadilakir 1960 Jawa.
Pergantian tersebut menunjukkan bahwa satu bulan Masehi tidak selalu bertepatan dengan satu bulan Jawa secara utuh. Karena itu, masyarakat yang ingin menggunakan penanggalan tradisional untuk menentukan waktu kegiatan tertentu perlu memperhatikan konversi tanggalnya.
Mengenal Pasaran, Weton, dan Neptu dalam Kalender Jawa
Untuk memahami kalender Jawa bulan November, penting pula mengetahui beberapa istilah yang sering muncul dalam sistem penanggalan tersebut. Tiga istilah yang paling umum adalah pasaran, weton, dan neptu.
1. Pasaran Jawa
Pasaran merupakan siklus lima hari yang berjalan berdampingan dengan siklus tujuh hari dalam kalender Masehi. Lima pasaran tersebut adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Berbeda dengan hari biasa yang berulang setiap tujuh hari, pasaran Jawa memiliki urutan tersendiri setiap lima hari. Ketika kedua siklus tersebut dipadukan, akan terbentuk kombinasi hari dan pasaran yang terus berulang setiap 35 hari.
Siklus ini menjadi salah satu ciri khas penanggalan Jawa. Masyarakat dapat menemukan kombinasi seperti Senin Pon, Selasa Wage, Jumat Kliwon, hingga Sabtu Pahing.
2. Weton
Weton merupakan gabungan antara hari dalam kalender Masehi dan pasaran Jawa. Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Jumat dengan pasaran Kliwon memiliki weton Jumat Kliwon.
Karena terdapat tujuh hari dan lima pasaran, jumlah kombinasi weton yang dikenal dalam penanggalan Jawa adalah 35.
Weton biasanya digunakan untuk mengetahui penanggalan kelahiran seseorang. Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton juga kerap menjadi bagian dari perhitungan untuk menentukan waktu pernikahan, pindah rumah, maupun pelaksanaan hajatan.
3. Neptu
Neptu merupakan nilai angka yang dimiliki setiap hari dan pasaran. Nilai tersebut kemudian dijumlahkan untuk mendapatkan angka neptu weton.
Setiap hari dan pasaran mempunyai nilai yang berbeda. Berikut rinciannya.
Nilai neptu hari:
- Senin: 4
- Selasa: 3
- Rabu: 7
- Kamis: 8
- Jumat: 6
- Sabtu: 9
- Minggu: 5
Nilai neptu pasaran:
- Legi: 5
- Pahing: 9
- Pon: 7
- Wage: 4
- Kliwon: 8
Sebagai contoh, weton Selasa Legi memiliki neptu 8. Angka tersebut diperoleh dari penjumlahan nilai hari Selasa sebesar 3 dan pasaran Legi sebesar 5.
Contoh lainnya adalah Sabtu Pahing. Neptunya mencapai 18 karena nilai hari Sabtu sebesar 9 dijumlahkan dengan nilai pasaran Pahing sebesar 9.
Sabtu Pahing Menjadi Weton dengan Neptu Tertinggi pada November 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154874/original/004379900_1741423429-tradition-7852232_1280.jpg)
Berdasarkan daftar kalender Jawa November 2026, terdapat perbedaan nilai neptu pada setiap tanggal. Jika diperhatikan, nilai tertinggi dan terendah pada bulan ini memiliki selisih yang cukup besar.
Weton dengan neptu tertinggi adalah Sabtu Pahing yang jatuh pada 21 November 2026. Kombinasi tersebut mempunyai nilai neptu 18, yang merupakan hasil penjumlahan nilai Sabtu sebesar 9 dan Pahing sebesar 9.
Selain Sabtu Pahing, terdapat pula weton dengan neptu 17, yaitu Sabtu Kliwon pada 14 November dan Kamis Pahing pada 26 November 2026.
Sementara itu, neptu terendah pada November 2026 adalah 7. Nilai tersebut dimiliki Selasa Wage yang jatuh pada 3 November 2026.
Angka tersebut berasal dari nilai Selasa sebesar 3 dan Wage sebesar 4. Tidak ada tanggal lain dalam daftar November 2026 yang memiliki nilai neptu lebih rendah dari kombinasi tersebut.
Perbedaan nilai neptu ini menjadi salah satu informasi yang biasanya diperhatikan masyarakat ketika melakukan perhitungan berdasarkan tradisi Jawa.
Meski demikian, angka neptu tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menyimpulkan baik atau buruknya suatu tanggal. Dalam tradisi tertentu, perhitungan hari juga dapat melibatkan aturan primbon, bulan Jawa, serta pertimbangan adat yang berbeda antara satu daerah dan keluarga.
Mengapa Kalender Jawa Masih Digunakan Masyarakat?
Di tengah penggunaan kalender Masehi dalam aktivitas sehari-hari, penanggalan Jawa masih memiliki tempat tersendiri bagi sebagian masyarakat. Sistem ini bukan sekadar cara menghitung hari, tetapi juga bagian dari kebudayaan yang diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu penggunaannya adalah untuk menentukan waktu pelaksanaan hajatan. Sebagian keluarga masih mempertimbangkan weton dan neptu ketika memilih tanggal pernikahan, khitanan, atau acara keluarga lainnya.
Selain itu, kalender Jawa juga kerap digunakan untuk menentukan waktu pindah rumah. Dalam tradisi tertentu, keluarga akan mencocokkan weton anggota keluarga dengan perhitungan yang terdapat dalam primbon sebelum menetapkan hari pelaksanaan.
Kebiasaan lainnya berkaitan dengan peringatan hari kelahiran atau wetonan. Sebagian masyarakat Jawa masih mengenali hari kelahiran berdasarkan perpaduan hari dan pasaran, bukan hanya tanggal Masehi.
Namun, penerapan tradisi tersebut tidak selalu sama. Ada keluarga yang masih mengikuti perhitungan primbon secara terperinci, sementara keluarga lainnya hanya menggunakan weton sebagai pengetahuan budaya.
Dengan memahami kalender Jawa bulan November 2026, masyarakat dapat lebih mudah mengetahui kombinasi hari, pasaran, weton, dan neptu setiap tanggal. Informasi ini sekaligus menjadi salah satu cara untuk mengenal dan melestarikan warisan penanggalan tradisional Jawa.
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Penanggalan Jawa
1. Tanggal 1 November 2026 jatuh pada weton apa?
Tanggal 1 November 2026 jatuh pada Minggu Pahing dengan tanggal Jawa 20 Jumadilawal 1960 dan memiliki neptu 14.
2. Kapan pergantian bulan Jawa pada November 2026?
Pergantian bulan terjadi pada Kamis, 12 November 2026. Pada tanggal tersebut, penanggalan Jawa memasuki 1 Jumadilakir 1960 setelah sebelumnya berada di penghujung bulan Jumadilawal.
3. Weton apa yang memiliki neptu tertinggi pada November 2026?
Weton dengan neptu tertinggi adalah Sabtu Pahing pada 21 November 2026. Nilai neptunya mencapai 18, hasil penjumlahan nilai Sabtu sebesar 9 dan Pahing sebesar 9.
4. Berapa neptu terendah pada November 2026?
Neptu terendah adalah 7, yang dimiliki Selasa Wage pada 3 November 2026. Nilai tersebut berasal dari neptu Selasa sebesar
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221825/original/025442000_1747374422-VaksinTb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5456748/original/027442500_1766937956-kalender.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386127/original/001813800_1793332242-Gemini_Generated_Image_n7sxiyn7sxiyn7sx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4738860/original/041996400_1707462397-WhatsApp_Image_2024-02-09_at_13.57.45__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386193/original/065721100_1793336370-pexels-clement-proust-363898785-24730356.jpg)