Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 13 Oktober, Hari Bahasa Inggris diperingati untuk merayakan universalitas bahasa tersebut yang terus berkembang selama berabad-abad. Momentum ini kerap dimanfaatkan sekolah, kampus, dan komunitas untuk menggelar acara yang mengajak siswa berani berbicara dalam bahasa Inggris tanpa rasa canggung atau takut salah di depan teman.
Tidak sedikit institusi pendidikan yang masih bingung menentukan bentuk perayaan yang pas, apalagi jika anggaran dan waktu persiapan terbatas menjelang hari peringatan tersebut. Padahal, ada banyak format acara sederhana yang tetap bisa menarik minat peserta dari berbagai tingkat kemampuan bahasa.
Berikut beberapa ide kegiatan untuk merayakan hari bahasa Inggris yang bisa langsung dipraktikkan di lingkungan sekolah maupun komunitas yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (12/10/2026). Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Advertisement
6 Ide Kegiatan untuk Merayakan Hari Bahasa Inggris
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371352/original/060329900_1791785334-d5872bc3-2d67-4553-a90c-8eefb193edcc.jpg)
Merayakan hari ini tidak harus dengan acara besar dan biaya mahal. Beberapa ide berikut bisa disesuaikan dengan skala sekolah, kampus, atau komunitas, mulai dari kegiatan kompetitif sampai yang santai dan cocok untuk segala usia.
Lomba Debat Bahasa Inggris
Lomba debat melatih siswa menyusun argumen sekaligus berbicara spontan di depan umum. Topik bisa diambil dari isu ringan sehari-hari agar peserta tidak terbebani istilah teknis. Kegiatan ini juga melatih kemampuan mendengar lawan bicara dan merespons dengan cepat dalam bahasa Inggris.
English Camp
English camp biasanya berlangsung satu sampai dua hari di luar lingkungan sekolah. Peserta diajak mengikuti permainan, diskusi kelompok, dan tugas sederhana yang semuanya memakai bahasa Inggris. Suasana yang lebih santai dari kelas membuat peserta lebih berani mencoba berbicara tanpa takut salah.
Kuis Kosakata dan Trivia
Kuis berhadiah kecil efektif menarik minat peserta dari berbagai tingkat kemampuan. Pertanyaan bisa mencakup kosakata sehari-hari, idiom, sampai fakta budaya negara berbahasa Inggris. Format ini cocok dipakai untuk acara singkat di sela jam istirahat sekolah.
Nonton Film dan Diskusi Bahasa Inggris
Menonton film pendek berbahasa Inggris lalu mendiskusikan isinya membantu peserta memahami pengucapan dan intonasi asli. Diskusi setelahnya bisa diarahkan ke pertanyaan sederhana tentang alur cerita atau ungkapan menarik yang muncul dalam film tersebut.
English Corner atau Klub Percakapan
English corner menyediakan ruang rutin bagi siapa saja untuk mengobrol santai memakai bahasa Inggris tanpa tekanan nilai. Topik obrolan bisa berganti setiap pertemuan, mulai dari hobi, berita ringan, sampai rencana akhir pekan. Kegiatan ini cocok dijalankan berkelanjutan, bukan hanya sekali setahun.
Lomba Pidato atau Pembacaan Puisi
Lomba pidato atau pembacaan puisi bahasa Inggris melatih keberanian tampil sekaligus pelafalan yang jelas. Peserta bebas memilih tema sesuai minat, mulai dari pengalaman pribadi hingga isu sosial ringan. Penjurian bisa menilai dari sisi kepercayaan diri, bukan hanya kebenaran tata bahasa.
Advertisement
Mengapa Masih Sangat Penting untuk Belajar Bahasa Inggris?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371353/original/068865400_1791785334-124863.jpg)
Belakangan, bahasa internasional lain seperti Mandarin dan Jepang makin populer dipelajari karena peluang kerja sama dagang dan budaya yang terus berkembang pesat di berbagai sektor industri. Kondisi ini memunculkan pertanyaan wajar, apakah bahasa Inggris masih relevan dipelajari di tengah tren belajar bahasa asing yang makin beragam seperti sekarang ini di kalangan anak muda.
Jawabannya tetap iya, sebab bahasa Inggris masih menjadi bahasa pengantar utama di dunia pendidikan, bisnis, dan teknologi global sampai saat ini. Banyak jurnal ilmiah, aplikasi, serta platform kerja internasional memakai bahasa ini sebagai standar komunikasi lintas negara, sehingga penguasaannya tetap jadi modal dasar yang sulit digantikan oleh bahasa lain mana pun.
Menguasai bahasa Inggris juga membuka akses lebih luas terhadap informasi, peluang beasiswa, maupun karier di luar negeri yang sering mensyaratkan kemampuan ini sebagai standar minimal bagi pelamar kerja. Bahasa asing lain tetap bernilai sebagai keterampilan tambahan yang memperkaya wawasan, bukan pengganti kebutuhan dasar untuk berkomunikasi secara global di berbagai bidang.
Tips untuk Belajar Bahasa Inggris Lebih Mudah dan Menyenangkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371354/original/078052900_1791785334-2149019791.jpg)
Belajar bahasa Inggris tidak harus selalu lewat buku teks dan hafalan rumus tata bahasa. Beberapa kebiasaan kecil berikut bisa membuat proses belajar terasa lebih ringan dan tetap konsisten dijalankan setiap hari.
Tonton Film Tanpa Subtitle Bahasa Indonesia: Cara ini melatih telinga mengenali pengucapan asli sekaligus menambah kosakata baru secara alami lewat konteks cerita yang sedang ditonton, tanpa perlu menghafal daftar kata satu per satu di luar kepala setiap hari.
Dengarkan Lagu dan Simak Liriknya: Mendengarkan lagu berbahasa Inggris sambil membaca liriknya membantu mengingat kosakata lebih lama karena diasosiasikan dengan nada yang mudah diingat dan sering terulang setiap kali lagu yang sama diputar kembali di waktu senggang.
Gunakan Aplikasi Belajar Bahasa: Aplikasi semacam ini biasanya menyediakan latihan singkat harian yang bisa diselesaikan di sela waktu luang tanpa perlu jadwal belajar formal, cocok untuk yang punya kesibukan padat sehari-hari dan sulit meluangkan waktu khusus.
Cari Teman untuk Latihan Bicara: Mengobrol rutin dengan teman yang juga sedang belajar membuat kesalahan terasa wajar dan tidak perlu ditakuti saat berlatih, sekaligus menjaga motivasi tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih panjang ke depannya.
Catat Kosakata Baru Setiap Har: Menuliskan kata baru lengkap dengan contoh kalimat membantu otak mengingat makna sekaligus cara penggunaannya dalam percakapan nyata sehari-hari, bukan sekadar arti harfiah yang tertulis di kamus dan mudah terlupakan.
Ikuti Akun Media Sosial Berbahasa Inggris: Membaca unggahan singkat setiap hari membiasakan mata dan otak terpapar struktur kalimat bahasa Inggris secara konsisten tanpa terasa memberatkan, karena dilakukan sambil bersantai menggulir linimasa seperti biasa setiap waktu luang.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kegiatan Hari Bahasa Inggris
Apa itu Hari Bahasa Inggris?
Hari Bahasa Inggris adalah peringatan yang jatuh setiap tanggal 13 Oktober untuk merayakan universalitas bahasa Inggris, mulai dirayakan secara luas sejak diprakarsai sebuah lembaga bahasa di Inggris pada 2009.
Mengapa tanggal 13 Oktober dipilih sebagai Hari Bahasa Inggris?
Tanggal ini dipilih untuk memperingati momen pada tahun 1362 saat Parlemen Inggris pertama kali dibuka dengan pidato berbahasa Inggris, yang menjadikan bahasa tersebut sebagai bahasa resmi hukum di Inggris.
Apa saja kegiatan sederhana untuk merayakan Hari Bahasa Inggris di sekolah?
Sekolah bisa mengadakan kuis kosakata, nonton film singkat, atau English corner yang berjalan santai tanpa persiapan rumit maupun biaya besar.
Apakah belajar bahasa Inggris masih penting di tengah populernya bahasa asing lain?
Masih sangat penting, sebab bahasa Inggris tetap jadi bahasa pengantar utama di dunia pendidikan, bisnis, dan teknologi secara global.
Bagaimana cara belajar bahasa Inggris yang menyenangkan untuk pemula?
Pemula bisa mulai dari menonton film, mendengarkan lagu, atau memakai aplikasi belajar bahasa yang menyediakan latihan singkat setiap hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371262/original/060653500_1791780398-Your_paragraph_text__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371204/original/095998100_1791775708-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-12T102632.397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371351/original/055846500_1791785334-0e394300-e21d-4f2f-aa74-8798d289b2bc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)