Liputan6.com, Jakarta - Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional diperingati setiap 13 Oktober, yang pada 2026 jatuh pada Selasa. Menurut Australian Disaster Resilience Knowledge Hub (AIDR), Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan peringatan ini sejak 1989 untuk membangun budaya pengurangan risiko bencana.
Peringatan ini menjadi momen untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko bencana, termasuk gempa bumi dan tsunami yang dapat terjadi di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut menyusun panduan kesiapsiagaan gempa bumi yang mencakup langkah-langkah sebelum, saat, dan sesudah guncangan.
Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi gempa bumi di rumah maupun di kantor? Bagaimana cara melindungi diri saat guncangan terjadi dan apa yang perlu dilakukan setelahnya? Simak uraiannya, dihadirkan Liputan6.com, Senin (12/10).
Advertisement
Sejarah Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309834/original/000754000_1785290138-jap9.jpg)
PBB menetapkan 13 Oktober sebagai Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional, yang dimulai pada 1989 setelah Majelis Umum menyerukan adanya hari khusus untuk membangun budaya pengurangan risiko bencana.
Menurut AIDR, setiap tahun peringatan ini menunjukkan upaya warga dan komunitas di berbagai negara dalam mengurangi paparan terhadap bencana serta menambah pemahaman tentang risiko yang mereka hadapi.
Tema peringatan berganti setiap tahun, misalnya pendidikan generasi muda pada 2024 dan pendanaan ketahanan pada 2025, sehingga masyarakat bisa selalu teredukasi tentang kesiapsiagaan di berbagai bidang.
Advertisement
Kesiapsiagaan Perlu Dimulai dari Tingkat Terkecil Seperti Keluarga
Pada 2015, Konferensi Dunia Ketiga tentang Pengurangan Risiko Bencana di Sendai, Jepang, mengingatkan bahwa bencana memukul paling berat di tingkat lokal, dengan risiko korban jiwa dan gejolak sosial serta ekonomi.
AIDR mencatat bahwa Kerangka Sendai berfokus pada manusia dan tindakan nyata, serta berlaku untuk bencana skala kecil maupun besar yang dipicu bahaya alam atau ulah manusia.
Dokumen tersebut juga menyebut kemampuan di tingkat lokal perlu diperkuat segera, sehingga persiapan keluarga dan lingkungan sekitar menjadi bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.
Persiapan Sebelum Gempa di Rumah dan Tempat Kerja
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404003/original/037895500_1762348042-1.jpg)
BMKG menganjurkan warga untuk memastikan struktur dan letak rumah terhindar dari bahaya bencana kaitan gempa seperti longsor, lalu mengevaluasi dan merenovasi struktur bangunan sesuai kebutuhan. Beberapa anjuran yang perlu dilakukan di antaranya:
1. Sebelum Gempa Bumi:
Di Rumah:
- Pastikan bangunan memiliki struktur yang aman dan periksa potensi bahaya di sekitar rumah, seperti longsor.
- Perkuat atau ikat lemari, rak, dan perabot agar tidak mudah roboh atau bergeser.
- Letakkan benda berat di bagian bawah dan pastikan lampu serta benda gantung terpasang kuat.
- Simpan bahan mudah terbakar di tempat yang aman.
- Ketahui cara mematikan aliran listrik, gas, dan air.
- Siapkan kotak P3K, senter, radio, serta persediaan air dan makanan.
Di kantor:
- Kenali jalur evakuasi, pintu keluar, tangga darurat, dan tempat berlindung yang aman.
- Ketahui lokasi alat pemadam api dan pelajari cara menggunakannya.
- Pelajari pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
- Pastikan lemari, rak, dan perabot kantor terpasang kuat agar tidak mudah jatuh.
- Catat nomor telepon darurat dan siapkan perlengkapan darurat di tempat kerja.
2. Saat Gempa Bumi:
Jika Berada di Dalam Bangunan
- Lindungi kepala dan tubuh dari benda jatuh atau reruntuhan.
- Berlindung di bawah meja yang kokoh dan berpegangan hingga guncangan berhenti.
- Jauhi kaca, lemari, rak, dan benda lain yang berisiko jatuh.
- Jangan terburu-buru berlari keluar saat guncangan masih berlangsung.
- Setelah guncangan berhenti, evakuasi melalui tangga biasa menuju tempat terbuka yang aman. Jangan gunakan lift.
Jika Berada di Luar Bangunan
- Jauhi gedung, tiang listrik, pohon, dan benda yang berisiko roboh.
- Bergerak menuju area terbuka dan perhatikan kondisi tanah di sekitar.
- Jika sedang mengemudi, berhenti di tempat aman, jauhi bangunan dan kabel listrik, lalu tetap waspada terhadap kondisi sekitar.
Jika Berada di Wilayah Berisiko
- Di kawasan pantai, segera menjauh ke tempat yang lebih tinggi jika gempa kuat atau berlangsung lama, atau terdapat peringatan tsunami.
- Di kawasan pegunungan, jauhi lereng yang berpotensi longsor.
3. Setelah Gempa Bumi sebagai Bentuk Evakuasi dan pertolongan
- Keluar dari bangunan dengan tertib setelah guncangan berhenti.
- Gunakan tangga biasa, bukan lift atau tangga berjalan.
- Periksa kondisi diri sendiri dan orang di sekitar, lalu berikan P3K jika diperlukan.
- Hubungi layanan darurat jika ada korban luka berat atau orang yang terjebak.
- Bantu anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan orang lain yang membutuhkan bantuan.
Periksa Kondisi Lingkungan
- Waspadai kebakaran, kebocoran gas, kabel listrik yang rusak, serta pipa air yang pecah.
- Jika aman dilakukan, matikan aliran listrik atau gas apabila ada tanda bahaya.
- Jangan menyalakan api jika tercium bau gas.
- Jangan memasuki kembali bangunan yang rusak sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
- Waspadai gempa susulan dan jauhi bangunan yang berpotensi roboh.
Pantau Informasi dan Tindak Lanjut
- Dengarkan informasi resmi dari BMKG, BNPB, pemerintah daerah, atau petugas setempat.
- Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
- Ikuti instruksi evakuasi dan peringatan tsunami jika dikeluarkan.
- Laporkan kerusakan bangunan dan kondisi darurat kepada pihak terkait.
- Isi pendataan kerusakan jika diminta petugas.
- Tetap tenang, saling membantu, dan berdoa sesuai keyakinan masing-masing.
Â
Advertisement
Perlengkapan yang Perlu Tersedia
Panduan tersebut menyebut empat perlengkapan yang harus ada di setiap tempat, yaitu kotak P3K, senter atau lampu baterai, radio, serta makanan suplemen dan air.
Kotak P3K disiapkan untuk menolong orang yang terluka, sedangkan radio dipakai untuk mendengarkan informasi gempa susulan, sebagaimana dianjurkan dalam panduan yang sama.
Karena harus ada di setiap tempat, rumah dan kantor masing-masing perlu memiliki satu set perlengkapan ini, sehingga keluarga dan rekan kerja bisa memakainya tanpa mencari lebih dulu.
Langkah Perlindungan Saat Gempa Terjadi
Warga di dalam bangunan melindungi kepala dan badan dari reruntuhan, misalnya bersembunyi di bawah meja, lalu berlari keluar apabila hal itu masih dapat dilakukan.
Di luar bangunan, warga menjauhi gedung, tiang listrik, dan pohon serta memperhatikan rekahan tanah, sedangkan pengendara mobil keluar, turun, dan menjauh dari kendaraan agar terhindar dari pergeseran atau kebakaran.
Warga di pantai menjauhi pantai untuk menghindari tsunami, sedangkan warga di pegunungan menghindari daerah yang mungkin terkena longsoran saat gempa bumi terjadi.
Advertisement
Tindakan Setelah Gempa Berhenti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403990/original/040829300_1762347527-2.jpg)
Setelah gempa berhenti, warga diminta untuk segera keluar dari bangunan dengan tertib melalui tangga biasa, bukan tangga berjalan atau lift, lalu memeriksa orang yang terluka dan memberi pertolongan pertama.
Warga memeriksa kebakaran, kebocoran gas, arus pendek, dan pipa air, tidak menyalakan api, serta tidak memasuki bangunan yang baru diguncang gempa karena bangunan itu rawan runtuh dan gempa susulan masih mungkin terjadi.
Warga mendengarkan informasi gempa dari radio, tidak terpancing kabar yang tidak jelas sumbernya, mengisi angket dari instansi terkait untuk mencatat kerusakan, dan tidak panik sambil berdoa.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional
Kapan Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional diperingati?
Setiap 13 Oktober. Hari ini dimulai pada 1989 setelah Majelis Umum PBB menyerukan adanya hari untuk membangun budaya pengurangan risiko bencana.
Apa tujuan Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional?
Tujuannya mendorong budaya pengurangan risiko bencana serta mengakui kemajuan dalam menekan korban jiwa, mata pencaharian, dan kesehatan yang terdampak bencana sesuai Kerangka Sendai.
Apa yang dilakukan saat gempa terjadi di dalam bangunan?
Lindungi kepala dan badan dari reruntuhan, misalnya dengan bersembunyi di bawah meja, lalu berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.
Apa perlengkapan yang perlu disiapkan sebelum gempa?
Kotak P3K, senter atau lampu baterai, radio, serta makanan suplemen dan air.
Apa yang dilakukan setelah gempa berhenti?
Keluar dengan tertib melalui tangga biasa, periksa orang yang terluka, periksa kebakaran, kebocoran gas, dan arus pendek, serta jangan memasuki bangunan yang baru diguncang gempa.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371231/original/057982500_1791778126-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-12T110752.487.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371204/original/095998100_1791775708-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-12T102632.397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296249/original/006576900_1784009127-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T124739.847.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4458178/original/050647500_1686209005-earthquake-g477b52052_640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241048/original/078491900_1748938441-SnapInsta.to_503080553_17935178598042926_5128812633853283662_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4913929/original/024874100_1723218996-pexels-nonik-yench-3589897-5887779.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346092/original/000869600_1789109832-freestocks-mw6Onwg4frY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371227/original/004556500_1791777806-6cFVFSZMERkyaFZ4VxHXn3FB8Ol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371237/original/060085000_1791778903-_OctoberArchive_____Concept_Photo_1___________________BOL4__Mini_Album__October_Archive_2026.10.22_THU_6PM__KS__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567032/original/071294700_1777263559-BYD_Atto_1_2026__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4362721/original/088317100_1679101635-Caroline1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5423511/original/000450200_1764065422-Isuzu_Panther_Grand_Touring.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4120523/original/071763800_1660210943-S-Presso_2.jpg)