Liputan6.com, Jakarta - Dahlia menjadi salah satu tanaman hias berbunga yang menarik untuk ditanam di halaman rumah maupun dalam pot. Bentuk bunganya beragam, mulai dari kelopak yang tersusun rapi hingga bunga besar dengan warna mencolok seperti merah, kuning, merah muda, ungu, dan putih. Jika dirawat dengan tepat, tanaman ini bisa menjadi penghias taman yang membuat suasana rumah terlihat lebih segar dan berwarna.
Namun, merawat dahlia agar rajin berbunga ternyata tidak cukup hanya dengan menyiram dan memberikan pupuk secara rutin. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang memadai, media tanam dengan drainase baik, serta pengaturan air yang sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca. Penyiraman berlebihan justru bisa membuat akar atau umbi dahlia rentan mengalami pembusukan, sedangkan kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Kabar baiknya, perawatan dahlia bisa dilakukan dengan langkah sederhana selama kebutuhan dasarnya terpenuhi. Mulai dari menentukan lokasi tanam hingga memangkas bunga yang sudah layu, berikut tujuh cara merawat dahlia agar tumbuh sehat dan menghasilkan bunga yang cantik. Lantas bagaimana cara merawat dahlia agar rajin berbunga? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (9/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Letakkan Dahlia di Tempat yang Mendapatkan Sinar Matahari Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4970255/original/071031800_1729047396-madara-7TMun_z_mq4-unsplash.jpg)
Salah satu faktor penting dalam merawat dahlia adalah memastikan tanaman mendapatkan cahaya matahari yang memadai. Dahlia umumnya tumbuh dan berbunga dengan baik ketika memperoleh sekitar enam hingga delapan jam sinar matahari langsung setiap hari. Cahaya membantu tanaman menjalankan fotosintesis dan mendukung pembentukan tunas serta bunga.
Untuk penanaman di halaman, pilih area yang terbuka dan tidak terlalu banyak terhalang oleh tembok tinggi atau tajuk pohon yang rimbun. Jika ditanam dalam pot, dahlia bisa ditempatkan di teras terbuka atau sudut taman yang mendapatkan paparan matahari cukup sepanjang hari. Perhatikan juga sirkulasi udara di sekitarnya agar daun tidak terlalu lama lembap.
Meski menyukai sinar matahari, tanaman tetap perlu diperhatikan ketika menghadapi cuaca sangat panas. Di lokasi dengan suhu siang yang tinggi, terutama jika tanaman berada dalam pot kecil, media tanam bisa lebih cepat mengering. Pantau kondisi tanaman dan kelembapan tanah, lalu sesuaikan penyiraman jika diperlukan. Hindari memindahkan tanaman secara mendadak dari tempat teduh ke paparan matahari terik sepanjang hari karena perubahan lingkungan yang terlalu cepat dapat membuat daun stres.
Advertisement
2. Gunakan Media Tanam Gembur dan Memiliki Drainase Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311876/original/021192100_1785466813-f2e8f81f-a184-4b73-8fe4-058661b7381c.jpeg)
Media tanam berpengaruh besar terhadap kesehatan akar dahlia. Tanaman ini membutuhkan tanah yang mampu menahan kelembapan secukupnya, tetapi tidak membuat air menggenang terlalu lama. Media yang terlalu padat atau sulit mengalirkan air dapat meningkatkan risiko akar dan umbi membusuk.
Untuk menanam dahlia dalam pot, gunakan campuran tanah yang gembur dengan bahan organik matang dan material yang membantu memperbaiki porositas, seperti sekam bakar atau bahan sejenis yang sesuai. Kompos matang dapat membantu memperkaya media tanam, tetapi jangan menggunakan bahan organik yang masih segar karena proses penguraiannya dapat mengganggu kondisi akar.
Pastikan pot memiliki lubang drainase di bagian bawah agar kelebihan air dapat keluar dengan mudah. Hindari membiarkan pot terus-menerus terendam air di dalam tatakan. Jika ditanam langsung di tanah, perhatikan apakah air hujan mudah meresap atau justru menggenang di sekitar tanaman. Pada lahan yang cenderung becek, membuat bedengan yang lebih tinggi dapat membantu memperbaiki drainase.
3. Siram Dahlia Sesuai Kelembapan Tanah, Bukan Sekadar Jadwal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315111/original/070835700_1755151860-jamur_6.jpg)
Penyiraman menjadi salah satu bagian perawatan yang perlu diperhatikan agar dahlia tetap sehat dan rajin berbunga. Tanaman yang kekurangan air bisa mengalami daun layu dan pertumbuhan terhambat. Sebaliknya, media yang terus-menerus basah dapat mengurangi ketersediaan oksigen di sekitar akar serta meningkatkan risiko pembusukan.
Sebelum menyiram, periksa kelembapan tanah dengan menyentuh lapisan permukaan atau memasukkan jari beberapa sentimeter ke dalam media. Jika bagian tersebut mulai mengering, penyiraman bisa dilakukan. Namun, apabila tanah masih terasa basah, terutama setelah hujan, sebaiknya tunggu hingga kelembapannya berkurang. Media dalam pot biasanya lebih cepat mengering dibandingkan tanah di halaman, sehingga kebutuhan airnya bisa berbeda.
Siram bagian media tanam hingga air meresap dan kelebihannya keluar melalui lubang drainase. Sebisa mungkin, arahkan air ke tanah di sekitar pangkal tanaman daripada membasahi dedaunan secara berlebihan. Waktu pagi hari dapat menjadi pilihan karena tanaman memiliki kesempatan menyerap air sebelum suhu meningkat. Meski begitu, kebutuhan penyiraman tetap perlu disesuaikan dengan cuaca, ukuran pot, kondisi media, dan tahap pertumbuhan dahlia.
Advertisement
4. Berikan Pupuk Secukupnya agar Pertumbuhan dan Pembungaan Seimbang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5475641/original/083929200_1768634934-Pupuk_Kompos___Eco-Enzyme__Nutrisi_Alami_untuk_Tanaman.jpg)
Dahlia membutuhkan unsur hara untuk membentuk daun, batang, akar, dan bunga. Pemberian pupuk yang sesuai dapat membantu tanaman tumbuh lebih kuat, terutama ketika ditanam dalam pot yang persediaan unsur haranya terbatas.
Gunakan pupuk sesuai kebutuhan tanaman dan petunjuk pada kemasan. Kompos matang dapat membantu memperbaiki media tanam, sedangkan pupuk lengkap dapat digunakan untuk melengkapi kebutuhan unsur hara. Ketika tanaman mulai tumbuh aktif, pemupukan dapat disesuaikan dengan kondisi tanaman dan jenis pupuk yang digunakan.
Hindari memberikan pupuk secara berlebihan dengan anggapan bahwa semakin banyak pupuk, semakin lebat bunganya. Kelebihan nitrogen, misalnya, dapat mendorong pertumbuhan daun dan batang secara berlebihan sehingga pembungaan tidak optimal. Pilih pupuk dengan komposisi yang sesuai untuk tanaman berbunga dan hindari mencampurkan berbagai produk tanpa memahami kandungannya. Jika dahlia tumbuh di media yang sudah subur, kebutuhan pupuk tambahan mungkin tidak sebanyak tanaman yang tumbuh di media miskin unsur hara.
5. Pangkas Bunga Layu agar Tanaman Tetap Terawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552865/original/077397700_1775840860-IMG-20260410-WA0054.jpg)
Salah satu cara sederhana untuk merawat dahlia adalah membuang bunga yang sudah layu atau mulai mengering. Teknik ini dikenal sebagai deadheading. Pada banyak varietas dahlia, pemangkasan bunga yang telah melewati masa mekarnya dapat membantu tanaman mengarahkan energi untuk pembentukan bunga berikutnya, terutama jika tanaman tidak dibiarkan menghasilkan biji secara berlebihan.
Caranya cukup sederhana. Gunakan gunting pangkas yang bersih, kemudian potong tangkai bunga yang layu hingga mencapai bagian tangkai atau percabangan yang sesuai. Hindari hanya memotong bagian kelopak yang sudah kering apabila pangkal bunga masih tertinggal dan mulai membentuk biji. Periksa tanaman secara berkala agar bunga yang sudah tidak menarik bisa segera dibuang.
Selain membantu merawat penampilan tanaman, pemangkasan juga menjadi kesempatan untuk memeriksa kondisi batang dan daun. Jika terdapat bagian yang rusak, menghitam, atau menunjukkan gejala penyakit, tangani sesuai penyebabnya dan bersihkan alat pangkas setelah digunakan. Namun, jangan memangkas terlalu banyak daun sehat karena tanaman tetap membutuhkan daun untuk menghasilkan energi melalui fotosintesis.
Advertisement
6. Jaga Sirkulasi Udara dan Periksa Daun secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2121388/original/045539300_1524658926-nature-3341332_960_720.jpg)
Dahlia yang tumbuh terlalu rapat atau berada di lokasi dengan sirkulasi udara buruk dapat lebih rentan mengalami masalah pada daun, terutama ketika kelembapan tinggi. Daun yang sering basah dan tidak cepat mengering juga dapat mendukung perkembangan beberapa penyakit tanaman.
Berikan jarak yang cukup antartanaman sesuai ukuran varietasnya. Dahlia berukuran besar membutuhkan ruang lebih luas daripada varietas pendek yang cocok ditanam dalam pot. Jika tanaman tumbuh sangat rimbun, periksa apakah bagian tengahnya terlalu padat dan sulit mendapatkan aliran udara. Pangkas bagian yang diperlukan secara hati-hati tanpa menghilangkan terlalu banyak daun sehat.
Perhatikan pula bagian bawah daun, pucuk muda, dan batang untuk menemukan tanda-tanda serangan hama, seperti kutu daun atau tungau. Daun yang menguning, berbintik, atau berubah bentuk tidak selalu menandakan penyakit karena penyebabnya bisa berupa masalah air, nutrisi, atau kondisi lingkungan. Karena itu, periksa keseluruhan kondisi tanaman sebelum menentukan penanganan. Jika menggunakan pestisida, pilih produk yang sesuai dengan masalah yang ditemukan dan ikuti petunjuk labelnya.
7. Pilih Pot dan Ukuran Tanam yang Sesuai dengan Varietas Dahlia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552862/original/083893500_1775840737-IMG-20260410-WA0052.jpg)
Dahlia dapat ditanam di pot, tetapi ukuran wadah perlu disesuaikan dengan varietas dan perkembangan akarnya. Varietas yang tumbuh pendek dan kompak umumnya lebih mudah dipelihara dalam pot, sedangkan varietas tinggi atau berbunga besar membutuhkan ruang lebih luas serta kemungkinan penyangga agar batangnya tidak mudah roboh.
Pilih pot yang cukup besar untuk menampung akar dan media tanam, serta memiliki lubang drainase yang memadai. Pot yang terlalu kecil membuat media lebih cepat kering dan membatasi perkembangan akar. Sebaliknya, pot besar dengan media yang selalu basah juga dapat menimbulkan masalah jika penyiramannya tidak disesuaikan.
Jika menanam dahlia dari umbi, tempatkan umbi pada kedalaman yang sesuai dengan petunjuk varietas atau sumber bibit. Pastikan media tidak terlalu basah selama tahap awal pertumbuhan karena umbi rentan membusuk dalam kondisi tergenang. Untuk varietas tinggi, pasang penyangga sejak awal atau ketika tanaman mulai tumbuh agar akar tidak terganggu akibat pemasangan tiang saat tanaman sudah besar. Dengan wadah, media, dan penyangga yang sesuai, dahlia memiliki kondisi tumbuh yang lebih mendukung untuk menghasilkan bunga.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Merawat Dahlia
1. Bagaimana cara merawat dahlia agar rajin berbunga?
Berikan sinar matahari yang cukup, gunakan media tanam gembur dengan drainase baik, siram sesuai kelembapan tanah, dan berikan pupuk secukupnya. Pangkas bunga yang layu serta periksa tanaman secara berkala untuk mendeteksi hama dan penyakit sejak dini.
2. Berapa kali dahlia harus disiram dalam sehari?
Tidak ada jumlah penyiraman yang berlaku untuk semua dahlia. Frekuensinya bergantung pada cuaca, ukuran pot, jenis media, dan tahap pertumbuhan. Periksa kelembapan tanah terlebih dahulu, lalu siram ketika media mulai mengering. Hindari membiarkan akar atau umbi terendam air terlalu lama.
3. Apakah dahlia bisa ditanam di dalam pot?
Bisa. Pilih varietas yang sesuai untuk wadah, gunakan pot dengan ukuran memadai dan lubang drainase, serta letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari cukup. Perhatikan kelembapan media karena tanaman dalam pot bisa lebih cepat kering dibandingkan tanaman yang ditanam langsung di tanah.
4. Mengapa tanaman dahlia tumbuh subur tetapi tidak berbunga?
Salah satu penyebabnya bisa berupa kurangnya sinar matahari, kelebihan nitrogen, kondisi tanaman yang belum matang, atau faktor lingkungan lainnya. Periksa kebutuhan cahaya, pola pemupukan, dan kondisi tanaman sebelum mengubah perawatannya.
5. Apakah bunga dahlia yang layu perlu dipotong?
Ya, bunga yang sudah layu dapat dipangkas untuk menjaga penampilan tanaman dan membantu merangsang pembungaan berikutnya pada banyak varietas. Gunakan gunting pangkas yang bersih dan potong tangkai pada bagian yang tepat, bukan hanya kelopak bunganya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485280/original/014174300_1769501374-IMG-20260127-WA0024.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369365/original/034444800_1791519895-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-09T112039.867.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342535/original/041645600_1788773436-HOAX__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5078809/original/005995500_1736144544-Screenshot_20250106_121234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552816/original/047077200_1775831508-IMG-20260410-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369587/original/077458700_1791530907-Gemini_Generated_Image_j5g5b8j5g5b8j5g5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543194/original/045699500_1629256437-image__6_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5418012/original/013015200_1763559690-kereta_api.jpg)