10 Ide Usaha untuk Bangkit Setelah PHK yang Layak Dicoba, Layak Dicoba

Kehilangan pekerjaan akibat PHK bisa menjadi awal baru. Temukan 10 ide usaha untuk bangkit setelah PHK, modal minim, dan strategi jitu memulai bisnis mandiri.

Diterbitkan 16 April 2026, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kehilangan pekerjaan bukanlah akhir segalanya. Justru, momen ini bisa menjadi titik awal untuk menemukan peluang baru. Banyak orang kini mulai mencari ide usaha untuk bangkit setelah PHK sebagai cara untuk tetap produktif dan mandiri secara finansial. Dengan tekad dan strategi yang tepat, kamu bisa mengubah situasi sulit menjadi kesempatan emas.

Data dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa puluhan ribu pekerja mengalami PHK dalam beberapa tahun terakhir. Meski terdengar mengkhawatirkan, fenomena ini juga mendorong munculnya gelombang wirausaha baru di berbagai sektor.

Jika kamu sedang berada di fase ini, jangan berkecil hati. Banyak kisah sukses berawal dari kondisi serupa. Dengan kreativitas, kemauan belajar, dan keberanian mengambil langkah pertama, kamu bisa membangun usaha yang berkelanjutan. Berikut ini beberapa ide usaha untuk bangkit setelah PHK dari Liputan6.com yang bisa kamu pertimbangkan, Kamis (16/4/2026).

1. Bisnis Kopi Susu Kekinian

Bisnis kopi susu menjadi salah satu peluang usaha yang masih sangat menjanjikan hingga saat ini. Tren minum kopi tidak hanya sekadar kebutuhan, tetapi sudah menjadi gaya hidup, terutama di kalangan anak muda dan pekerja urban. Kamu bisa memulai dari skala kecil, seperti menjual kopi susu literan atau cup dengan sistem pre-order dari rumah. Fokus utama dalam bisnis ini adalah menjaga konsistensi rasa, memilih bahan baku berkualitas, serta menciptakan identitas brand yang menarik. Selain itu, kemasan yang estetik dan strategi pemasaran melalui media sosial sangat berpengaruh terhadap penjualan. Dengan perencanaan yang matang, usaha ini bisa berkembang dari rumahan menjadi kedai kopi kecil bahkan franchise.

2. Usaha Makanan Rumahan

Usaha makanan rumahan selalu memiliki pasar yang stabil karena makanan adalah kebutuhan utama setiap orang. Jika kamu memiliki kemampuan memasak, ini bisa menjadi peluang yang sangat potensial. Kamu bisa memilih berbagai konsep, seperti katering harian, lauk siap saji, frozen food, atau camilan kekinian. Keunggulan makanan rumahan biasanya terletak pada rasa yang autentik, harga yang lebih terjangkau, serta jaminan kebersihan. Untuk memulai, kamu bisa menawarkan produk ke lingkungan sekitar terlebih dahulu, lalu memperluas pasar melalui media sosial atau aplikasi pesan antar. Dengan inovasi menu dan pelayanan yang baik, usaha ini dapat berkembang pesat dalam waktu relatif singkat.

3. Thrift Shop atau Preloved Store

Bisnis thrift shop semakin populer seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup berkelanjutan. Banyak orang kini lebih memilih membeli barang preloved berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Kamu bisa memulai usaha ini dengan mengumpulkan pakaian layak pakai dari koleksi pribadi atau mencari supplier thrift terpercaya. Kunci keberhasilan bisnis ini terletak pada kemampuan memilih produk yang masih bagus, melakukan kurasi yang menarik, serta menampilkan foto produk secara profesional. Penjualan bisa dilakukan melalui media sosial atau marketplace. Dengan strategi pemasaran yang tepat, thrift shop bisa menjadi usaha dengan margin keuntungan yang cukup tinggi.

4. Dropshipper atau Reseller Online

Menjadi dropshipper atau reseller adalah pilihan ideal bagi pemula yang ingin memulai usaha tanpa risiko besar. Dalam sistem dropship, kamu tidak perlu menyimpan stok barang karena supplier yang akan mengurus pengiriman. Sementara itu, reseller biasanya membeli produk dalam jumlah tertentu untuk dijual kembali. Fokus utama dari usaha ini adalah kemampuan pemasaran, seperti membuat konten menarik, menulis deskripsi produk yang persuasif, dan membangun kepercayaan pelanggan. Platform seperti marketplace dan media sosial sangat membantu dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Jika dikelola dengan serius, bisnis ini bisa menjadi sumber penghasilan yang stabil.

5. Kursus Online atau Private Class

Jika kamu memiliki keahlian tertentu, membuka kursus online atau kelas privat bisa menjadi pilihan usaha yang menjanjikan. Saat ini, banyak orang mencari pembelajaran yang fleksibel dan bisa diakses dari rumah, seperti kursus bahasa, desain grafis, musik, hingga keterampilan praktis lainnya. Kamu bisa memulai dengan kelas kecil melalui video call atau membuat konten pembelajaran yang dijual secara online. Selain memberikan penghasilan, usaha ini juga memungkinkan kamu untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Dengan reputasi yang baik dan testimoni positif dari peserta, kelas yang kamu buat bisa berkembang menjadi bisnis edukasi yang lebih besar.

6. Usaha Kerajinan Tangan (Handmade)

Produk handmade memiliki daya tarik tersendiri karena keunikan dan nilai personal yang ditawarkan. Contohnya seperti lilin aromaterapi, sabun organik, aksesori, atau hampers custom. Konsumen biasanya tertarik pada produk yang tidak pasaran dan memiliki cerita di balik pembuatannya. Untuk memulai usaha ini, kamu perlu fokus pada kualitas bahan, desain yang menarik, serta kemasan yang estetik. Promosi dapat dilakukan melalui media sosial dengan menampilkan proses pembuatan produk agar lebih menarik perhatian. Jika dikelola dengan konsisten, usaha handmade dapat memiliki nilai jual tinggi dan pasar yang loyal.

7. Jasa Penulisan atau Desain Konten

Di era digital saat ini, kebutuhan akan konten semakin meningkat. Banyak bisnis membutuhkan jasa penulisan artikel, copywriting, hingga desain grafis untuk mendukung pemasaran mereka. Jika kamu memiliki kemampuan di bidang ini, kamu bisa memanfaatkannya sebagai peluang usaha freelance. Keunggulan usaha ini adalah fleksibilitas waktu dan minim modal. Kamu hanya membutuhkan perangkat kerja dan koneksi internet. Untuk mendapatkan klien, kamu bisa membangun portofolio dan mempromosikannya melalui platform freelance atau media sosial. Seiring waktu, kamu bisa mengembangkan jasa ini menjadi agensi kecil.

8. Pet Care atau Jasa Titip Hewan

Bagi pecinta hewan, membuka jasa penitipan atau perawatan hewan bisa menjadi usaha yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Banyak pemilik hewan peliharaan membutuhkan tempat penitipan saat mereka bepergian. Kamu bisa memulai dari rumah dengan menyediakan ruang yang aman dan nyaman untuk hewan. Selain penitipan, kamu juga bisa menawarkan layanan tambahan seperti grooming atau perawatan khusus. Kepercayaan menjadi faktor utama dalam bisnis ini, sehingga penting untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan komunikasi dengan pemilik hewan. Dengan pelayanan yang baik, usaha ini bisa berkembang melalui rekomendasi pelanggan.

9. Laundry Kiloan Rumahan

Laundry kiloan adalah usaha yang tidak pernah sepi, terutama di daerah padat penduduk seperti kawasan kos, kampus, atau perumahan. Banyak orang tidak memiliki waktu untuk mencuci sendiri sehingga memilih menggunakan jasa laundry. Untuk memulai usaha ini, kamu membutuhkan peralatan dasar seperti mesin cuci, setrika, dan deterjen. Selain itu, pelayanan yang cepat dan hasil cucian yang bersih menjadi kunci utama keberhasilan. Kamu juga bisa menawarkan layanan antar-jemput untuk menambah nilai jual. Dengan manajemen yang baik, usaha laundry dapat memberikan penghasilan yang stabil.

10. Warung Sembako Digital

Warung sembako merupakan usaha yang selalu dibutuhkan karena menyediakan kebutuhan sehari-hari. Kini, konsep warung tradisional bisa dikombinasikan dengan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Kamu bisa menjual produk seperti pulsa, token listrik, pembayaran tagihan, hingga sembako melalui platform digital. Keuntungan dari usaha ini adalah permintaan yang stabil dan potensi pelanggan yang luas. Dengan pengelolaan stok yang baik dan pelayanan yang ramah, warung sembako digital bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang.

FAQ Seputar Bangkit Setelah PHK

1. Apa langkah pertama setelah terkena PHK?

Mulailah dengan mengevaluasi kondisi keuangan dan menentukan langkah selanjutnya, seperti mencari peluang usaha yang sesuai.

2. Apakah usaha kecil bisa berkembang besar?

Bisa, asalkan dikelola dengan konsisten, memiliki strategi pemasaran yang tepat, dan terus berinovasi.

3. Bagaimana memilih usaha yang tepat?

Pilih usaha yang sesuai dengan minat, kemampuan, serta peluang pasar di sekitarmu.

4. Apakah penting menggunakan media sosial?

Sangat penting, karena media sosial menjadi salah satu alat pemasaran paling efektif saat ini.

5. Bagaimana menjaga semangat setelah PHK?

Tetap fokus pada tujuan, terus belajar, dan jangan takut mencoba hal baru.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6