12 Ide Usaha Ternak Unik Bernilai Jual Tinggi di Pasar Lokal yang Bisa Dimulai dari Lahan Sempit

Temukan berbagai ide usaha ternak unik bernilai jual tinggi di pasar lokal yang menjanjikan keuntungan besar, bahkan dengan modal terbatas.

Diterbitkan 07 Maret 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Usaha peternakan masih menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, terutama bagi Anda yang sedang mencari ide usaha ternak unik bernilai jual tinggi di pasar lokal. Tidak hanya di pedesaan, berbagai jenis ternak kini juga bisa dibudidayakan di lahan sempit seperti pekarangan rumah atau area terbatas di perkotaan.

Permintaan terhadap produk peternakan terus meningkat karena kebutuhan pangan, pakan hewan, hingga bahan baku industri semakin besar. Hal inilah yang membuat usaha ternak menjadi salah satu sektor bisnis yang relatif stabil dan memiliki pasar luas.

Menariknya, tidak semua usaha ternak membutuhkan modal besar atau lahan luas. Ada banyak jenis ternak unik yang memiliki nilai jual tinggi, siklus panen cepat, dan permintaan pasar yang stabil. Berikut beberapa pilihan ide usaha ternak unik bernilai jual tinggi di pasar lokal dari Liputan6.com yang dapat menjadi peluang bisnis menjanjikan, Sabtu (7/3/2026).

1. Ternak Jangkrik

Ternak jangkrik menjadi salah satu usaha yang sangat populer karena permintaannya terus meningkat. Jangkrik banyak digunakan sebagai pakan burung kicau, ikan hias, hingga belut.

Usaha ini dapat dilakukan di lahan sempit seperti gudang kecil atau pekarangan rumah dengan menggunakan kotak kandang sederhana. Siklus hidup jangkrik juga cukup cepat sehingga peternak bisa panen dalam waktu singkat.

Selain itu, modal awal ternak jangkrik relatif kecil. Dengan manajemen yang baik, usaha ini dapat menghasilkan keuntungan stabil karena pasar pakan burung di Indonesia sangat besar.

2. Budidaya Burung Puyuh

Burung puyuh terkenal sebagai penghasil telur yang memiliki permintaan tinggi di pasar lokal. Telur puyuh sering digunakan sebagai bahan makanan, camilan, maupun pelengkap berbagai hidangan.

Usaha ternak puyuh dapat memberikan pendapatan yang cukup menarik karena produksi telur berlangsung hampir setiap hari. Bahkan, banyak peternak skala rumahan yang mampu memperoleh keuntungan jutaan rupiah setiap bulan dari penjualan telur puyuh.

Selain telur, daging puyuh juga memiliki nilai jual yang cukup baik di pasaran.

3. Ternak Belut

Belut merupakan salah satu komoditas perikanan dengan permintaan yang cukup tinggi di Indonesia. Daging belut dikenal memiliki kandungan protein tinggi dan kaya nutrisi.

Menariknya, budidaya belut bisa dilakukan di lahan sempit menggunakan kolam terpal, drum bekas, atau bak plastik. Modal awalnya juga tidak terlalu besar, namun potensi keuntungannya cukup menjanjikan.

Belut biasanya bisa dipanen dalam waktu sekitar 3–4 bulan, sehingga perputaran modal tergolong cepat.

4. Ternak Kroto (Telur Semut)

Kroto atau telur semut rangrang merupakan pakan favorit bagi burung kicau. Karena banyaknya pecinta burung di Indonesia, permintaan kroto selalu tinggi.

Budidaya kroto dapat dilakukan dengan menggunakan rak atau toples khusus sebagai tempat koloni semut. Meski terlihat sederhana, usaha ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi karena harga kroto di pasaran relatif mahal.

Pasar utamanya adalah toko pakan burung, penghobi burung, hingga komunitas pecinta burung kicau.

5. Ternak Cacing Tanah

Ternak cacing tanah menjadi salah satu ide usaha ternak unik bernilai jual tinggi di pasar lokal yang mulai banyak dilirik. Cacing tanah banyak dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak, bahan obat, hingga pupuk organik.

Jenis cacing yang paling populer dibudidayakan adalah Lumbricus rubellus. Selain mudah dipelihara, cacing memiliki kemampuan berkembang biak yang sangat cepat.

Produk dari ternak cacing juga cukup beragam, mulai dari cacing hidup, pupuk kompos (vermicompost), hingga pupuk cair organik.

6. Ternak Lebah Madu

Lebah madu merupakan salah satu usaha ternak yang sangat menguntungkan. Selain menghasilkan madu yang bernilai tinggi, lebah juga menghasilkan produk lain seperti propolis, bee pollen, dan royal jelly.

Madu sendiri dikenal sebagai makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral. Permintaan madu alami di pasar lokal maupun online juga terus meningkat setiap tahun.

Dengan pengelolaan yang tepat, usaha ternak lebah madu dapat menjadi sumber penghasilan jangka panjang.

7. Ternak Kelinci

Kelinci tidak hanya populer sebagai hewan peliharaan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis sebagai penghasil daging dan bulu. Daging kelinci dikenal memiliki kandungan protein tinggi dan rendah lemak.

Keunggulan ternak kelinci adalah siklus reproduksinya yang sangat cepat. Dalam setahun, satu induk kelinci bisa melahirkan beberapa kali dengan jumlah anak yang cukup banyak.

Usaha ini juga bisa dimulai dengan modal kecil dan dilakukan di pekarangan rumah menggunakan kandang sederhana.

8. Ternak Siput

Siput atau bekicot memiliki pasar yang cukup besar, terutama untuk kebutuhan kuliner. Di beberapa daerah, daging siput dianggap sebagai makanan lezat yang kaya protein.

Budidaya siput juga tergolong mudah karena hewan ini tidak memerlukan perawatan yang rumit. Siput dapat dipelihara di kandang sederhana dengan media tanah lembap.

Karena pertumbuhannya cepat dan mudah berkembang biak, ternak siput dapat memberikan hasil panen dalam waktu relatif singkat.

9. Ternak Burung Kicau

Burung kicau seperti murai batu atau jalak suren memiliki nilai jual tinggi di kalangan penghobi burung. Bahkan, burung yang memiliki kualitas suara bagus bisa dihargai jutaan rupiah.

Usaha ini memang membutuhkan pengetahuan khusus tentang perawatan dan pembiakan burung. Namun jika berhasil, keuntungan yang diperoleh bisa sangat besar.

Selain penjualan burung, peternak juga bisa mendapatkan penghasilan dari penjualan anakan atau bibit burung.

10. Budidaya Ikan Hias

Pasar ikan hias di Indonesia cukup besar karena banyak orang menjadikannya sebagai hobi. Beberapa jenis ikan hias bahkan memiliki harga jual tinggi.

Budidaya ikan hias dapat dilakukan di akuarium, kolam kecil, atau bak fiber. Usaha ini sangat cocok dijalankan di lahan terbatas seperti halaman rumah.

Selain dijual secara langsung, ikan hias juga memiliki peluang pasar online yang sangat luas.

11. Ternak Iguana

Iguana merupakan hewan eksotis yang memiliki nilai jual tinggi, terutama di kalangan kolektor reptil. Beberapa jenis iguana langka bahkan bisa dijual dengan harga jutaan rupiah.

Namun usaha ini memerlukan pengetahuan khusus mengenai perawatan reptil, suhu kandang, serta pola makan yang tepat.

Meski begitu, bagi pecinta reptil, ternak iguana bisa menjadi bisnis yang sangat menjanjikan.

12. Ternak Ular

Meskipun terdengar ekstrem, ternak ular ternyata memiliki pasar yang cukup luas. Ular dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti industri kulit, penelitian medis, hingga hewan peliharaan eksotis.

Beberapa jenis ular yang sering dibudidayakan antara lain ular piton dan sanca. Produk yang dihasilkan tidak hanya berupa hewan hidup, tetapi juga kulit dan bahkan racun ular untuk kebutuhan medis.

Namun usaha ini membutuhkan pengetahuan dan pengamanan yang baik agar tetap aman dijalankan.

FAQ Seputar Usaha Ternak

1. Apa usaha ternak yang cocok untuk pemula?

Beberapa usaha ternak yang cocok untuk pemula antara lain ternak jangkrik, kelinci, cacing tanah, dan puyuh karena perawatannya relatif mudah dan modalnya kecil.

2. Apakah usaha ternak bisa dilakukan di lahan sempit?

Bisa. Banyak jenis ternak seperti jangkrik, cacing, puyuh, dan ikan hias yang dapat dibudidayakan di lahan sempit bahkan di pekarangan rumah.

3. Berapa modal awal untuk memulai usaha ternak kecil?

Modal awal sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga beberapa juta rupiah tergantung jenis ternak yang dipilih.

4. Apa kunci keberhasilan dalam usaha ternak?

Kunci keberhasilan usaha ternak adalah pemilihan jenis ternak yang tepat, manajemen pakan, perawatan yang baik, serta memahami target pasar.

5. Apakah usaha ternak memiliki pasar yang stabil?

Secara umum, usaha ternak memiliki pasar yang stabil karena produknya dibutuhkan untuk konsumsi, pakan hewan, maupun industri.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6