Liputan6.com, Jakarta - Silaturahmi Lebaran adalah momen yang dinanti karena penuh kebersamaan, kunjungan ke rumah keluarga, dan suasana ramai. Namun bagi anak, terutama balita, situasi ini bisa terasa melelahkan karena banyak orang, rutinitas berubah, dan lingkungan baru. Tidak jarang anak menjadi rewel bahkan tantrum saat acara berlangsung. Kondisi ini wajar karena anak masih belajar beradaptasi dengan situasi sosial yang intens.
Orang tua sering merasa tidak enak hati ketika anak tantrum di tengah silaturahmi Lebaran. Padahal, dengan persiapan dan respons yang tepat, situasi bisa ditangani tanpa menimbulkan stres berlebih. Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan anak sekaligus menjaga suasana tetap nyaman. Berikut tips hadapi anak tantrum agar momen Lebaran tetap bisa dinikmati seluruh keluarga, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (20/3/2026).Â
1. Pahami Penyebab Anak Mudah Tantrum saat Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517005/original/093469300_1772375911-Gemini_Generated_Image_pva40ppva40ppva4.jpeg)
Selama silaturahmi Lebaran, anak sering menghadapi banyak stimulus sekaligus seperti suara ramai, perhatian dari banyak orang, dan jadwal yang berubah. Hal ini bisa membuat anak kewalahan secara emosional. Anak yang kelelahan atau kurang tidur juga lebih rentan kehilangan kontrol. Memahami penyebab ini membantu orang tua merespons dengan lebih empatik.
Perhatikan tanda awal seperti anak mulai gelisah, menempel terus, atau mudah marah. Saat sinyal ini muncul, orang tua bisa segera memberi jeda sebelum tantrum membesar. Misalnya mengajak anak ke ruangan lebih tenang atau memberi waktu istirahat. Pencegahan dini sangat membantu menjaga suasana tetap kondusif.
Advertisement
2. Siapkan Anak Sebelum Berangkat Silaturahmi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517006/original/050532200_1772375912-Gemini_Generated_Image_uwco7auwco7auwco.jpg)
Persiapan sebelum berangkat sangat berpengaruh pada kondisi emosi anak. Pastikan anak sudah makan, cukup tidur, dan dalam kondisi nyaman. Orang tua juga bisa memberi gambaran sederhana tentang situasi yang akan dihadapi. Penjelasan ini membantu anak merasa lebih siap.
Selain itu, bawa barang favorit seperti mainan kecil atau camilan kesukaan. Barang familiar memberi rasa aman di lingkungan yang berbeda. Jika acara cukup lama, rencanakan waktu istirahat singkat. Persiapan kecil sering kali mencegah tantrum besar.
3. Tetap Tenang saat Tantrum Terjadi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517007/original/005810100_1772375913-Gemini_Generated_Image_d9ed13d9ed13d9ed.jpeg)
Ketika tantrum muncul, reaksi orang tua menjadi faktor paling menentukan. Tetap tenang membantu anak merasa aman meskipun emosinya sedang memuncak. Hindari memarahi atau mempermalukan anak di depan keluarga karena dapat memperburuk keadaan. Nada suara lembut biasanya lebih efektif meredakan emosi.
Jika memungkinkan, ajak anak ke tempat yang lebih sepi untuk menenangkan diri. Beri waktu agar emosinya turun sebelum kembali bergabung. Pelukan atau sentuhan juga bisa membantu jika anak nyaman. Pendekatan ini menjaga martabat anak sekaligus suasana keluarga.
Advertisement
4. Batasi Durasi Kunjungan agar Anak Tidak Kelelahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517008/original/064884800_1772375913-Gemini_Generated_Image_kdcm11kdcm11kdcm__2_.jpg)
Saat Lebaran, jadwal kunjungan sering padat dan berpindah-pindah. Bagi anak, terlalu banyak tempat dalam satu hari bisa sangat melelahkan. Orang tua sebaiknya memilih prioritas kunjungan agar anak tidak kewalahan. Durasi yang lebih singkat sering kali membuat pengalaman lebih positif.
Perhatikan kondisi anak selama perjalanan dan jangan ragu untuk pulang lebih awal jika diperlukan. Menjaga kenyamanan anak lebih penting daripada memaksakan jadwal. Dengan ritme yang lebih santai, kemungkinan tantrum juga berkurang. Silaturahmi pun tetap terasa menyenangkan.
5. Lakukan Evaluasi Setelah Momen Lebaran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517009/original/020865100_1772375914-Gemini_Generated_Image_5ci26i5ci26i5ci2.jpeg)
Setelah rangkaian silaturahmi selesai, evaluasi pengalaman bersama pasangan. Perhatikan situasi apa yang memicu tantrum dan apa yang berhasil menenangkan anak. Evaluasi membantu orang tua mempersiapkan strategi yang lebih baik di kesempatan berikutnya. Setiap pengalaman menjadi proses belajar.
Orang tua juga bisa mengajak anak berbicara tentang perasaannya dengan bahasa sederhana. Cara ini membantu anak belajar mengenali emosi sejak dini. Dengan refleksi rutin, kemampuan anak beradaptasi akan meningkat. Silaturahmi Lebaran berikutnya pun bisa berjalan lebih lancar.
Advertisement
Pertanyaan seputar Cara Hadapi Anak Tantrum saat Lebaran
1. Mengapa anak sering tantrum saat silaturahmi Lebaran?
Karena anak menghadapi lingkungan baru, banyak orang, dan perubahan rutinitas yang membuatnya kewalahan. Kelelahan dan overstimulasi menjadi pemicu utama.
2. Apa yang harus dilakukan orang tua saat anak tantrum di rumah saudara?
Tetap tenang, ajak anak ke tempat yang lebih sepi, dan beri waktu untuk menenangkan diri. Hindari memarahi di depan banyak orang.
3. Bagaimana cara mencegah tantrum saat kunjungan Lebaran?
Pastikan anak cukup tidur, makan sebelum berangkat, dan bawa barang favorit. Batasi durasi kunjungan agar anak tidak terlalu lelah.
4. Apakah wajar anak rewel saat acara keluarga besar?
Sangat wajar karena anak masih belajar mengelola emosi di situasi sosial yang ramai. Dengan pendampingan yang tepat, anak akan semakin terbiasa.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864020/original/002661400_1735004657-FOTO_RIZKA_NUR_LAILY_MUALLIFA.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517004/original/051390300_1772375737-ChatGPT_Image_1_Mar_2026__21.32.47.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860538/original/012031000_1557478700-IMG_20190307_174224_257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258680/original/053706900_1781401116-Folarin_Balogun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317670/original/089667300_1782185621-AP26174019661970.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260107/original/053673600_1781571207-Preskon_Prancis-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455280/original/047575700_1766643618-000_88YV4YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7562358/original/065768500_1780339879-norwegia_swedia_uj_coba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2208427/original/036977300_1525940688-20180504-Ramai-Ramai-Umrah-Sambut-Ramadan-AP-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4403008/original/008750000_1681991372-20230420-Pemantauan-Hilal-Iqbal-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4794498/original/094041800_1712230691-20240404-Harga_Bahan_Pangan_Naik-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454884/original/058290100_1766579884-Menhub_Dudy_Purwagandhi-24_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1736918/original/048236900_1507776245-planning-hero-720x240.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551639/original/014519400_1775732129-Pedagang_di_Pasar_Senen-9_April_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551053/original/097487400_1775716833-Arus.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4392354/original/038664200_1681288233-mufid-majnun-P4ONXslEkxM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550174/original/051288700_1775639953-Operasi_Ketupat_Lantas.jpeg)