Liputan6.com, Jakarta - Menemukan bekas pipis kucing pada sofa seringkali memicu rasa kesal karena aroma pesing yang tajam cenderung membekas dan sulit disingkirkan. Kekhawatiran akan kerusakan permanen pada serat kain juga sering muncul jika penanganan tidak dilakukan secara cepat dan tepat. Namun, kekhawatiran tersebut bisa teratasi karena ada cara membersihkan kencing kucing di sofa kain yang sangat praktis tanpa perlu repot mencuci seluruh bagian sofa. Kali ini,
Liputan6.com akan mengulas teknik pembersihan yang efektif, mulai dari pemanfaatan bahan-bahan di rumah hingga tips ampuh melenyapkan bau menyengat agar sofa kembali segar dan nyaman. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
1. Serap Cairan Urin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498549/original/003134400_1770710669-Gemini_Generated_Image_mzlf8umzlf8umzlf.png)
Langkah pertama yang harus dilakukan ketika kucing kencing di sofa adalah menyerap sebanyak mungkin cairan urin segera setelah kejadian. Semakin cepat cairan urin kucing diserap, maka semakin kecil kemungkinan noda dan bau meresap dalam ke serat kain sofa. Gunakan beberapa lapis tisu dapur atau kain lap microfiber bersih untuk menekan-nekan area yang terkena noda. Selain itu, hindari menggosok sofa karena ini justru bisa mendorong urin lebih dalam ke serat.
Tekan area yang basah berulang kali dengan bagian tisu atau lap yang kering sampai tidak ada lagi cairan yang terangkat. Jika memungkinkan, letakkan handuk atau kain di bawah bagian yang terkena noda untuk membantu menyerap dari sisi bawah. Menyerap cairan sebanyak-banyaknya di awal adalah kunci utama untuk mencegah noda membandel dan bau yang sulit hilang.
Advertisement
2. Semprotkan Penghilang Bau Enzimatik
Setelah area tersebut kering dari sisa cairan, gunakan pembersih penghilang bau hewan peliharaan enzimatik yang dijual di pasaran. Pembersih ini dirancang khusus untuk memecah komponen penyebab bau dalam urin hewan peliharaan. Semprotkan larutan secara merata ke seluruh noda hingga area tersebut terasa lembap, sesuai dengan petunjuk penggunaan pada produk.
Biarkan larutan bekerja sesuai waktu yang tertera agar enzim dapat memecah sisa protein urin yang tertinggal. Sebelum mulai menyemprotkan ke area utama, pastikan untuk melakukan uji coba pada bagian kecil sofa yang tersembunyi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa bahan cairan tersebut tidak melunturkan warna atau mengubah tekstur kain sofa kesayangan.
3. Gunakan Larutan Cuka dan Air
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408854/original/046266100_1762836792-Larutan_Cuka.jpg)
Campuran cuka putih dan air merupakan pembersih alami yang sangat efektif untuk memecah garam urin dan menetralkan baunya yang menyengat. Campurkan kedua bahan ini dengan perbandingan seimbang yaitu 1:1 ke dalam botol semprot agar pengaplikasiannya lebih merata. Sifat asam pada cuka akan bekerja menetralisir sifat basa pada urin kucing, sehingga aroma pesing yang tajam bisa diredam secara alami.
Setelah cairan disemprotkan ke area noda, diamkan selama sekitar 10 - 15 menit agar larutan meresap ke serat kain dan bekerja secara maksimal. Setelah itu, gunakan kain bersih atau tisu untuk menepuk-nepuk area tersebut hingga sisa kelembapannya terangkat. Tidak perlu khawatir dengan bau cuka yang menyengat di awal karena aroma tersebut akan hilang dengan sendirinya seiring dengan mengeringnya sofa.
Advertisement
4. Taburkan Baking Soda
Baking soda atau soda kue adalah bahan penyerap bau yang sangat ampuh dan aman digunakan untuk furnitur berbahan kain. Setelah area sofa yang dibersihkan dengan larutan cuka sudah terasa agak lembap (tidak terlalu basah), taburkan bubuk baking soda dalam jumlah yang cukup banyak hingga menutupi seluruh noda. Bubuk ini akan bekerja menarik sisa-sisa kelembapan dan molekul bau yang masih terperangkap di dalam serat sofa.
Biarkan taburan baking soda tersebut mendiam selama minimal 8 jam atau idealnya semalaman agar hasilnya maksimal. Selama proses ini, baking soda akan menyerap aroma tidak sedap secara total hingga ke bagian dalam. Setelah benar-benar kering dan bau hilang, bersihkan sisa-sisa bubuk putih tersebut menggunakan vacuum cleaner sampai sofa kembali bersih dan permukaannya terasa halus.
Pertanyaan Umum tentang Topik
1. Apakah bau kencing kucing bisa hilang sepenuhnya dari sofa kain?
Bau pesing bisa hilang total asalkan penanganan dilakukan dengan cepat sebelum urin meresap ke dalam busa. Penggunaan pembersih enzimatik sangat disarankan karena mampu memecah asam urat yang menjadi penyebab utama bau menyengat yang bertahan lama. Jika hanya menggunakan pembersih biasa, bau mungkin hilang sementara namun akan muncul kembali saat udara lembap.
2. Bolehkah menggunakan produk pembersih yang mengandung amonia?
Sangat tidak disarankan menggunakan pembersih berbahan amonia untuk noda kencing kucing. Secara kimiawi, urin kucing mengandung amonia dan jika dibersihkan dengan produk serupa, maka kucing akan menganggap area tersebut masih kotor atau menjadi penanda wilayahnya. Hal ini justru memicu kucing untuk kembali kencing di titik yang sama di sofa tersebut.
3. Bagaimana cara menghilangkan noda kencing yang sudah terlanjur kering?
Noda yang sudah kering tetap bisa dibersihkan dengan cara membasahi kembali area tersebut menggunakan campuran air dan cuka atau pembersih enzimatik. Diamkan lebih lama agar cairan meresap dan melunakkan kristal urin yang sudah mengeras. Setelah itu, taburkan baking soda dalam jumlah banyak dan diamkan semalaman untuk menarik sisa bau dan noda ke permukaan sebelum disedot dengan vacuum cleaner.
4. Apakah aman menggunakan cuka putih untuk semua jenis sofa kain?
Cuka putih relatif aman dan efektif sebagai penetral bau alami, namun setiap jenis kain sofa memiliki ketahanan yang berbeda. Sangat penting untuk melakukan spot test atau uji coba pada bagian kecil sofa yang tidak terlihat sebelum diaplikasikan secara luas. Jika kain tidak mengalami perubahan warna atau tekstur setelah terkena cuka, maka pembersihan bisa dilanjutkan ke area noda.
5. Mengapa baking soda sering disarankan untuk membersihkan kencing kucing?
Baking soda atau natrium bikarbonat memiliki kemampuan alami sebagai penyerap bau yang sangat kuat. Tekstur bubuknya mampu menarik kelembapan dan molekul bau dari pori-pori kain sofa yang sulit dijangkau oleh lap. Penggunaan baking soda juga sangat praktis karena tidak memerlukan pembilasan air yang banyak, sehingga risiko sofa menjadi berjamur akibat terlalu basah bisa diminimalisir.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498548/original/063566200_1770710668-Gemini_Generated_Image_nmp4uynmp4uynmp4.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534936/original/090254300_1773901672-noda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515495/original/030500500_1772177923-a935fef8-40a1-4713-b16d-1d98534b07cf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493765/original/019350000_1770266498-cara_membersihkan_noda_saus_tomat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498593/original/002768000_1770711929-cara_membersihkan_air_fryer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3094775/original/092063500_1586151533-person-washing-his-hand-545014__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459089/original/019902100_1767153254-ide_jualan_tahu_dan_tempe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498217/original/024390600_1770700406-model_kandang_ayam__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496905/original/052862100_1770609487-Cokelat_praline_untuk_valentine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497399/original/013667300_1770627230-Pertimbangkan_Pompa_Dorong_jika_Ketinggian_Tidak_Mungkin.jpg)