Liputan6.com, Jakarta - Budidaya tanaman buah tropis semakin diminati masyarakat perkotaan. Melalui cara menanam buah bisbul di pekarangan rumah, siapa pun bisa menghadirkan pohon eksotis bernilai estetika tinggi tanpa memerlukan lahan luas.
Buah bisbul dikenal memiliki tampilan unik serta cita rasa khas. Keberadaannya mulai jarang dijumpai, sehingga penanaman mandiri menjadi langkah menarik. Panduan cara menanam buah bisbul di pekarangan rumah membantu pecinta tanaman, untuk memahami tahapan awal hingga perawatan dasar secara terarah.
Pemanfaatan lahan kosong sekitar rumah juga dapat dioptimalkan melalui penanaman pohon produktif. Bisbul termasuk pilihan tepat bagi penghobi tanaman tahunan. Informasi cara menanam buah bisbul di pekarangan rumah membuka peluang, menghadirkan sumber buah segar langsung dari halaman sendiri.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (24/1/2026).
Buah Bisbul dan Cara Menanamnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482633/original/095207100_1769234277-buah_bisbul_1.jpg)
Bisbul memiliki nama ilmiah Diospyros blancoi dan termasuk ke dalam kelompok tanaman buah tropis yang masih satu keluarga dekat dengan tanaman kesemek. Tanaman ini tergolong sebagai tanaman tahunan, artinya mampu hidup dalam jangka waktu panjang dan terus berproduksi apabila dirawat secara konsisten.
Pohon bisbul dikenal memiliki pertumbuhan yang cukup kuat dan dapat mencapai tinggi belasan meter saat ditanam langsung di lahan terbuka. Meskipun demikian, ukuran pohon tetap dapat dikendalikan melalui teknik pemangkasan rutin, sehingga cocok dibudidayakan di area pekarangan rumah tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Buah bisbul memiliki ciri khas berupa kulit luar berwarna cokelat kemerahan hingga oranye kusam, sementara bagian daging buahnya terasa lembut serta diselimuti bulu halus alami. Tekstur dan aromanya yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta buah tropis.
Dari sisi kandungan gizi, buah bisbul mengandung nutrisi cukup tinggi, terutama serat, vitamin, serta senyawa alami lain yang baik untuk kesehatan pencernaan. Oleh sebab itu, buah ini sangat layak dikonsumsi sebagai buah segar maupun olahan rumahan.
Persiapan Menanam Buah Bisbul di Pekarangan Rumah
1. Pemilihan Bibit Berkualitas
Langkah awal dalam cara menanam buah bisbul di pekarangan rumah dimulai dari proses pemilihan bibit berkualitas unggul. Bibit menjadi faktor penentu keberhasilan pertumbuhan tanaman di masa depan. Sangat disarankan menggunakan bibit hasil cangkok atau okulasi, sebab jenis bibit ini cenderung memiliki masa produktif lebih cepat serta karakter buah yang serupa induknya. Bibit sehat umumnya ditandai oleh batang yang terlihat kokoh, daun berwarna hijau segar, serta tidak menunjukkan tanda serangan hama maupun penyakit. Pemilihan bibit yang tepat akan memudahkan proses adaptasi tanaman setelah ditanam di pekarangan.
2. Menentukan Lokasi Tanam
Penentuan lokasi tanam juga memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya buah bisbul. Area pekarangan sebaiknya memiliki paparan sinar matahari cukup sepanjang hari agar proses pertumbuhan berjalan optimal. Tanaman bisbul memerlukan cahaya untuk mendukung perkembangan batang, daun, hingga pembentukan bunga dan buah. Selain itu, lokasi tanam perlu memiliki sistem drainase baik agar air tidak menggenang di sekitar perakaran, sehingga risiko pembusukan akar dapat diminimalkan.
3. Media Tanam yang Ideal untuk Buah Bisbul
Media tanam memiliki fungsi utama sebagai penopang akar sekaligus sumber nutrisi bagi tanaman. Oleh karena itu, pemilihan media tanam tidak boleh dilakukan secara asal. Campuran tanah gembur, kompos atau pupuk kandang matang, serta pasir dalam perbandingan seimbang sangat dianjurkan untuk budidaya bisbul. Kombinasi ini mampu menjaga kelembapan tanah, menyediakan unsur hara, serta memastikan sirkulasi udara di dalam tanah tetap baik sehingga akar dapat berkembang secara optimal.
Apabila penanaman dilakukan menggunakan pot berukuran besar, pastikan wadah tersebut memiliki lubang drainase di bagian bawah. Lubang ini berfungsi untuk mengalirkan kelebihan air agar tidak mengendap. Ukuran pot juga perlu disesuaikan agar sistem perakaran memiliki ruang tumbuh cukup dan tidak terhambat seiring bertambahnya usia tanaman.
Â
Advertisement
Langkah-Langkah Cara Menanam Buah Bisbul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482634/original/023396600_1769234278-cara_1.jpg)
- Tahap awal dimulai melalui pembuatan lubang tanam pada area pekarangan pilihan. Gali tanah sedalam serta selebar kurang lebih 50 sentimeter agar akar memperoleh ruang tumbuh optimal. Diamkan lubang selama beberapa hari supaya tanah terkena sirkulasi udara alami dan patogen di dalamnya berkurang.
- Campurkan tanah gembur, kompos matang, serta pasir halus hingga tercipta struktur media remah dan tidak mudah memadat. Media tanam berkualitas mendukung perkembangan perakaran serta membantu penyerapan unsur hara secara maksimal sejak awal penanaman.
- Lepaskan polybag bibit secara perlahan agar sistem perakaran tetap utuh. Tempatkan bibit bisbul tepat di bagian tengah lubang tanam agar posisi batang tegak dan seimbang. Penempatan rapi memudahkan tanaman beradaptasi terhadap lingkungan baru.
- Masukkan sisa media tanam hingga lubang tertutup seluruhnya. Padatkan tanah secara perlahan menggunakan tangan agar bibit berdiri kokoh tanpa merusak akar. Pastikan permukaan tanah rata dan tidak membentuk cekungan air.
- Siram area sekitar pangkal batang hingga kondisi tanah lembap merata. Penyiraman awal membantu menghilangkan rongga udara di dalam tanah serta mempercepat proses adaptasi bibit pascatanam.
- Pasang ajir dari bambu atau kayu di sisi batang apabila bibit masih berukuran kecil. Penyangga berguna menjaga posisi tanaman tetap tegak saat terkena angin atau hujan deras.
Perawatan Buah Bisbul di Pekarangan Rumah
Penyiraman Rutin
Penyiraman merupakan tahap perawatan dasar yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman bisbul, terutama pada fase awal setelah penanaman. Pada tahap ini, sistem perakaran masih dalam proses penyesuaian sehingga membutuhkan kelembapan tanah yang stabil.
Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur agar kondisi media tanam tetap lembap, tetapi tidak sampai tergenang atau terlalu basah. Tanah yang terlalu becek dapat menghambat pernapasan akar dan berpotensi menimbulkan pembusukan.
Pada musim hujan, frekuensi penyiraman perlu disesuaikan atau dikurangi agar kelembapan tanah tetap seimbang. Pengamatan kondisi tanah menjadi langkah penting agar tanaman memperoleh pasokan air sesuai kebutuhannya tanpa berlebihan.
Pemupukan Berkala
Pemupukan berfungsi sebagai sumber tambahan nutrisi bagi tanaman bisbul agar pertumbuhan berlangsung optimal. Pemberian pupuk dilakukan secara berkala setiap dua hingga tiga bulan menggunakan pupuk organik, pupuk kandang matang, atau pupuk NPK seimbang. Nutrisi yang cukup membantu mempercepat pertumbuhan batang, daun, serta mendukung pembentukan bunga dan buah pada fase berikutnya.
Selain menambah unsur hara, pemupukan juga berperan meningkatkan kesuburan tanah di sekitar perakaran. Tanah yang subur akan menciptakan lingkungan tumbuh yang sehat sehingga tanaman bisbul mampu berkembang lebih kuat dan produktif dalam jangka panjang.
Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan sebagai upaya untuk membentuk tajuk tanaman agar tumbuh rapi dan seimbang. Selain itu, tindakan ini bertujuan mengendalikan tinggi tanaman agar tetap sesuai dengan kondisi pekarangan rumah. Pemangkasan juga berfungsi merangsang pertumbuhan tunas baru yang berpotensi menjadi cabang produktif penghasil bunga dan buah.
Cabang-cabang yang tumbuh tidak teratur, terlalu rapat, atau terlihat lemah sebaiknya dipangkas secara berkala. Dengan pemangkasan yang tepat, sirkulasi udara di antara cabang menjadi lebih baik dan paparan cahaya dapat menjangkau seluruh bagian tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan penyakit menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan tanaman bisbul. Pemeriksaan tanaman secara rutin diperlukan untuk mendeteksi keberadaan hama seperti ulat atau kutu daun sejak dini. Apabila serangan masih tergolong ringan, penggunaan pestisida nabati dapat menjadi solusi aman tanpa menimbulkan dampak negatif berlebihan pada lingkungan.
Penanganan sejak awal akan mencegah penyebaran hama lebih luas dan membantu tanaman tetap tumbuh sehat. Tanaman yang terjaga kesehatannya akan lebih kuat, produktif, serta mampu menghasilkan buah secara optimal di pekarangan rumah.
Advertisement
FAQ Seputar Topik
Apa itu buah bisbul dan mengapa menarik ditanam di pekarangan rumah?
Buah bisbul, atau velvet apple, adalah tanaman eksotis berbulu halus dengan daging unik, kaya nutrisi, dan cocok sebagai pohon peneduh yang tahan badai, menjadikannya menarik ditanam di pekarangan rumah.
Bagaimana cara memilih bibit bisbul yang tepat untuk ditanam?
Pilih bibit hasil cangkok atau okulasi untuk panen lebih cepat (2-3 tahun), bukan dari biji (7-10 tahun). Pastikan bibit beradaptasi 1-2 minggu sebelum tanam.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan buah bisbul untuk berbuah setelah ditanam?
Bibit hasil cangkok atau okulasi dapat berbuah dalam 2-3 tahun, sedangkan bibit dari biji membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 7-10 tahun.
Bagaimana cara merawat pohon bisbul agar berbuah lebat?
Perawatan meliputi penyiangan gulma rutin, pemupukan NPK secara bertahap, dan pemangkasan cabang yang tumpang tindih atau menyentuh tanah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051581/original/016118100_1677134088-161278196_728489364509279_1743616452774133653_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482632/original/065966700_1769234277-buah_bisbul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263705/original/015489300_1781963735-Noni_Madueke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383836/original/060443200_1782262774-IMG-20260624-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261677/original/091626500_1781753480-063_2282078791.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8405832/original/011890700_1782288653-000_B83J62M.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261521/original/040972300_1781736777-Croatia_s_Josko_Gvardiol__4__challenges_for_the_ball_with_England_s_Noni_Madueke__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258037/original/028342400_1781299407-000_B6XD8QZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482645/original/011459900_1769235984-pexels-rachel-claire-5531022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482496/original/033264500_1769225020-ikan_tawes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482507/original/002228500_1769225819-buah_tin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482484/original/049490900_1769224293-budidaya_ikann.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482461/original/083010000_1769221807-Kulit_Bawang_Merah_untuk_Tanaman_Cabai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481752/original/011526600_1769144871-Screenshot_2026-01-23_114726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482453/original/077032300_1769220507-Membersihkan_Kerak_di_Wastafel_Keramik_Pakai_Sitrun.jpg)