Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam buah matoa dari biji menjadi pilihan menarik bagi pecinta tanaman yang ingin memiliki pohon peneduh sekaligus penghasil buah manis khas Papua. Pohon ini dikenal memiliki daya tahan yang kuat serta mampu beradaptasi di berbagai ketinggian lahan selama kebutuhan airnya terpenuhi.
Proses penanaman yang dimulai dari benih memang membutuhkan kesabaran ekstra karena fase pertumbuhannya yang tergolong lambat dibandingkan metode vegetatif. Namun, kepuasan saat melihat tunas pertama muncul memberikan kebanggaan tersendiri bagi setiap pegiat kebun rumahan.
Berikut Liputan6.com ulas lengkap cara menanam buah matoa dari biji, Jumat (23/1/2026).
Advertisement
Tahapan Persiapan dan Perkecambahan Benih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481627/original/044728400_1769140076-Membersihkan_biji_matoa_dari_lendir__Gemini_AI_.jpg)
1. Seleksi Biji Berkualitas Tinggi
Langkah pertama cara menanam buah matoa dari biji adalah memilih benih dari buah yang sudah benar-benar matang pohon dan berukuran besar. Biji harus segera dibersihkan dari lendir serta sisa daging buah untuk mencegah timbulnya jamur yang bisa menghambat pertumbuhan.
Pastikan biji yang dipilih memiliki kulit yang keras, berwarna cokelat tua mengkilap, dan tidak dalam kondisi cacat atau keriput.
2. Proses Perendaman Benih
Biji yang telah bersih sebaiknya direndam dalam air hangat kuku selama kurang lebih 15 hingga 30 menit. Proses ini bertujuan untuk memecah masa dormansi biji sehingga tunas dapat muncul lebih cepat secara seragam.
Menurut panduan dari Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika, kelembapan awal sangat krusial untuk mengaktifkan sel-sel pertumbuhan di dalam benih.
3. Penyemaian di Media Semai
Penerapan cara menanam buah matoa dari biji memerlukan media semai yang gembur, seperti campuran tanah, sekam bakar, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Biji diletakkan secara mendatar atau sedikit miring ke dalam tanah dengan kedalaman sekitar 2 sentimeter.
Siram media semai secara rutin setiap pagi agar kondisi lingkungan tetap lembap namun tidak terlalu basah agar biji tidak membusuk.
4. Pemindahan ke Polybag Kecil
Setelah benih mengeluarkan tunas dan memiliki minimal dua helai daun, bibit perlu dipindahkan ke dalam wadah polybag yang lebih besar.
Pemindahan dilakukan dengan sangat hati-hati agar sistem perakaran yang masih muda tidak mengalami kerusakan atau stres. Letakkan polybag di tempat yang teduh dengan intensitas cahaya matahari sekitar 50% untuk menjaga kestabilan suhu tanaman.
Advertisement
Penanaman di Lahan dan Perawatan Rutin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481626/original/038365500_1769140076-Benih_matoa_menumbuhkan_dua_tunas_daun__Gemini_AI_.jpg)
5. Persiapan Lubang Tanam Permanen
Dalam cara menanam buah matoa dari biji, pembuatan lubang tanam di lahan terbuka sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum bibit dipindahkan.
Ukuran lubang ideal adalah 50x50x50 sentimeter yang kemudian diisi dengan pupuk kandang sebagai nutrisi dasar bagi tanaman. Berdasarkan data teknis dari Dinas Pertanian, sirkulasi udara di dalam tanah harus dipastikan baik agar akar pohon matoa dapat berkembang dengan optimal.
6. Pemberian Nutrisi dan Pemupukan
Pohon matoa yang masih muda membutuhkan asupan nutrisi tambahan berupa pupuk NPK secara berkala setiap tiga bulan sekali. Dosis pemupukan harus disesuaikan dengan umur tanaman agar tidak menyebabkan pembakaran pada akar tanaman yang masih sensitif.
Selain pupuk kimia, pemberian mulsa organik di sekitar pangkal batang sangat disarankan untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma.
7. Pengendalian Hama dan Penyakit
Aspek penting cara menanam buah matoa dari biji adalah melakukan pengamatan rutin terhadap serangan hama seperti ulat daun atau kutu putih. Pemangkasan cabang yang tidak produktif perlu dilakukan untuk memastikan sinar matahari dapat menjangkau seluruh bagian pohon secara merata.
Penggunaan pestisida nabati dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk menjaga kualitas buah saat pohon mulai memasuki fase produktif di masa depan.
FAQ
Berapa lama biji matoa akan berkecambah?
Biji matoa biasanya mulai berkecambah dalam waktu 14 hingga 21 hari setelah disemai di media yang lembap.
Berapa kali penyiraman yang ideal untuk bibit matoa?
Penyiraman cukup dilakukan satu kali sehari pada pagi atau sore hari untuk menjaga kelembapan media tanam.
Kapan waktu terbaik memindahkan bibit ke lahan terbuka?
Bibit siap dipindahkan setelah mencapai tinggi minimal 50 cm atau berumur sekitar 5-6 bulan.
Apakah pohon matoa dari biji bisa berbuah cepat?
Pohon dari biji umumnya memerlukan waktu 6 hingga 10 tahun untuk mulai berbuah secara mandiri.
Pupuk apa yang paling bagus untuk pohon matoa?
Pupuk kandang yang sudah matang dan pupuk NPK seimbang sangat efektif untuk merangsang pertumbuhan vegetatif.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299087/original/053914000_1784192454-cek_fakta_-_Sherly_Tjoanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691763/original/031604000_1702982141-Serangan_macan_tutul_melukai_tiga_orang_di_Guwahati-AP__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298603/original/082269600_1784175792-gsafss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298662/original/060228200_1784179310-cek_fakta_bantuan_alat_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481628/original/050867600_1769140076-Menanam_hasil_semai_biji_matoa_ke_lubang_tanah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4893064/original/098068400_1721122752-FotoJet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297435/original/065011900_1784091222-000_C27U8NQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298223/original/011449900_1784155410-063_2286282854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288267/original/024620600_1783308427-eng10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5936533/original/005039500_1778833892-063_2276293040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298567/original/084606300_1784174337-000_C2B89X9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298224/original/042744300_1784155877-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298444/original/012761000_1784171006-Argentina_s_Leandro_Paredes__5__falls_as_he_battles_for_the_ball_with_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298306/original/004606900_1784166640-tuchel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298289/original/003845200_1784165599-063_2286277553.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298237/original/082194800_1784160981-England_head_coach_Thomas_Tuchel_talks_to_England_s_Jude_Bellingham.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298232/original/069179300_1784159975-England_s_Jude_Bellingham__10_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481636/original/019593900_1769140425-unnamed__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481593/original/038581800_1769138841-Menjaga_ketinggian_air_kolam_terpal_berisi_lobster_air_tawar_20-30_cm_saja__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2896079/original/021283800_1567063774-natural-3808184_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481422/original/065449600_1769129103-kebun_cabai_dan_tomat_edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481576/original/012438700_1769137721-Membersihkan_kulkas_berjamur_dengan_menyikat_pakai_sabun_cuci_piring_dan_air_hangat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5473461/original/080716200_1768445652-hgn_2026.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481559/original/013905200_1769137121-76e2e512-dc80-4dc8-a977-ba9783b455a1.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481429/original/015789000_1769130736-Ide_Jualan_dari_Ubi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437708/original/067556300_1765260819-Gemini_Generated_Image_9bc9or9bc9or9bc9.png)