Liputan6.com, Jakarta Memulai kehidupan berumah tangga sering kali identik dengan impian memiliki rumah pertama. Bagi keluarga baru, hunian bukan hanya tempat tinggal, melainkan juga ruang tumbuh, berproses, dan menciptakan kenangan.
Namun, sering muncul pertanyaan: bagaimana menciptakan hunian sederhana tapi berkelas untuk keluarga baru tanpa harus menguras tabungan? Kuncinya terletak pada desain yang fungsional, fleksibel, dan tetap memperhatikan estetika.
Hunian berkelas tidak selalu berarti besar dan mewah. Banyak keluarga muda kini mengutamakan kesederhanaan yang terencana: tata ruang yang efisien, pencahayaan alami, serta pemilihan material yang tahan lama namun tetap indah. Pendekatan ini tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan dan mudah dirawat.
Advertisement
Dalam menciptakan rumah keluarga yang ideal, inspirasi dapat diambil dari berbagai laman desain internasional seperti Homebuilding.co.uk dan Bedthreads.com.au. Keduanya menekankan pentingnya keseimbangan antara fungsi, gaya, dan nilai emosional dalam rumah.
Dari sana, kita belajar bahwa hunian keluarga yang baik bukan hanya nyaman, tapi juga tumbuh bersama penghuninya. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (28/10/2025).
1. Rancang Ruang yang Fleksibel dan Fungsional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394546/original/047329400_1761635082-rumah_keluarga_muda_2.jpg)
Keluarga muda cenderung memiliki kebutuhan yang terus berubah. Menurut Homebuilding.co.uk, desain yang baik harus mampu beradaptasi seiring waktu. Ruang bermain anak misalnya, kelak bisa beralih fungsi menjadi ruang belajar atau bahkan home office. Pemanfaatan area multifungsi seperti dapur terbuka yang menyatu dengan ruang makan dan ruang tamu menciptakan suasana luas tanpa harus menambah luas bangunan.
Penting juga untuk menyeimbangkan ruang terbuka dan tertutup. Ruang keluarga bisa bersifat terbuka agar terasa lapang, sementara ruang kerja atau kamar tidur perlu ketenangan. Arsitek Paul Testa dari HEM Architects menekankan perlunya “snug space”, ruang kecil untuk menyendiri atau beristirahat di tengah aktivitas rumah tangga yang padat.
2. Gunakan Material yang Mudah Dirawat namun Estetis
Kesederhanaan tidak berarti mengorbankan keindahan. Pilih material alami seperti kayu, batu, atau semen ekspos yang tahan lama dan semakin indah seiring waktu. Homebuilding.co.uk menyebut bahwa lantai berbahan kayu solid, ubin batu alam, atau beton poles memberikan nuansa hangat sekaligus mudah dibersihkan. Untuk keluarga dengan anak kecil, cat dinding dengan formula tahan noda atau washable paint sangat disarankan.
Desainer interior Claire Zinnecker dari Bedthreads.com.au menambahkan pentingnya memilih furnitur yang “cantik meski sudah tampak hidup.” Ia menyarankan penggunaan perabot vintage, karpet linen, dan bahan alami yang tetap terlihat menarik meski ada sedikit “jejak kehidupan” seperti goresan atau tumpahan kecil.
3. Utamakan Tata Ruang Terbuka yang Hangat dan Akrab
Hunian keluarga baru sebaiknya mendorong interaksi antaranggota keluarga. Dapur terbuka yang menyatu dengan ruang makan misalnya, memungkinkan orang tua tetap bisa mengawasi anak sambil menyiapkan makanan. Jika memungkinkan, posisikan area bermain anak dekat jendela besar agar mendapat cahaya alami dan pandangan ke taman.
Namun, ruang terbuka total bisa menimbulkan kebisingan. Karena itu, sebaiknya padukan area terbuka dengan ruang semi-tertutup, seperti ruang baca atau sudut santai. Konsep ini membuat rumah tetap tenang tanpa kehilangan rasa kebersamaan.
Advertisement
4. Sediakan Ruang Penyimpanan Tersembunyi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394547/original/070865500_1761635092-rumah_keluarga_muda_3.jpg)
Salah satu tantangan terbesar keluarga baru adalah menjaga rumah tetap rapi. Homebuilding.co.uk menekankan pentingnya penyimpanan tersembunyi—lemari built-in, laci bawah tangga, atau bangku dengan ruang simpan di dalamnya. Arsitek Paul Testa menyarankan penggunaan pintu dan panel tertutup untuk menghindari tampilan berantakan akibat mainan anak atau perabot kecil.
Dengan sistem penyimpanan yang baik, rumah kecil tetap terasa luas dan tertata. Ini menjadi salah satu ciri utama dari hunian sederhana tapi berkelas untuk keluarga baru: bersih, rapi, dan bebas visual yang berlebihan.
5. Pilih Warna Netral dan Tekstur Alami
Warna memainkan peran penting dalam menciptakan kesan elegan. Warna lembut seperti krem, abu muda, atau hijau zaitun memberi nuansa hangat dan mudah dipadukan dengan elemen dekorasi lain. Desainer Sarah Corbett-Winder menyebut, “Saya ingin kamar anak terasa seperti ruang anak-anak tapi tetap chic.” Pendekatan ini bisa diterapkan dengan menambahkan tirai bermotif lembut, lukisan dinding sederhana, atau perabot kayu terang.
Gaya wabi-sabi yang dipopulerkan oleh Emily Yates juga menarik untuk diterapkan — fokus pada keindahan yang tidak sempurna, material alami, dan suasana yang hidup. Rumah yang “bernapas” dengan tekstur alami akan terasa lebih berkelas dibanding rumah dengan dekorasi berlebihan.
6. Perhatikan Kenyamanan dan Kesehatan Ruang
Hunian ideal bukan hanya indah, tetapi juga sehat. Ventilasi silang, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara yang baik membuat rumah terasa segar. Sistem ventilasi dengan heat recovery seperti yang disarankan oleh arsitek Paul Testa dapat membantu menjaga kualitas udara di dalam rumah sekaligus mencegah kelembapan berlebih. Pilih cat rendah VOC dan hindari bahan sintetis berlebihan agar udara di rumah tetap aman bagi anak kecil.
7. Bangun Suasana Rumah yang Personal dan Penuh Makna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394548/original/043346800_1761635102-rumah_keluarga_muda_3a.jpg)
Rumah keluarga baru sebaiknya mencerminkan identitas penghuninya. Menurut Bedthreads.com.au, kehangatan rumah tidak berasal dari perabot mahal, melainkan dari cerita yang dibangun di dalamnya. Menampilkan foto keluarga, karya seni anak, atau kenang-kenangan dari perjalanan akan membuat rumah terasa hidup.
“Saya ingin rumah ini terasa seperti perpanjangan dari siapa kami sebenarnya,” ujar Emily Yates, seorang desainer asal Byron Bay.
Menciptakan nuansa rumah yang berkelas bukan soal kemewahan, tetapi tentang keaslian, kehangatan, dan keterhubungan emosional antar penghuni.
FAQ Seputar Hunian Keluarga
1. Apa yang dimaksud dengan hunian sederhana tapi berkelas untuk keluarga baru?
Hunian sederhana tapi berkelas adalah rumah yang mengutamakan fungsi dan kenyamanan, dengan desain minimalis namun tetap elegan melalui pemilihan material, warna, dan tata ruang yang efektif.
2. Bagaimana cara membuat rumah kecil terasa luas?
Gunakan konsep ruang terbuka, pencahayaan alami, cermin besar, dan perabot multifungsi agar ruangan tampak lapang dan efisien.
3. Warna apa yang cocok untuk menciptakan kesan hangat di rumah keluarga baru?
Warna netral seperti krem, beige, putih tulang, abu muda, atau hijau sage dapat memberikan suasana lembut, tenang, dan elegan.
4. Apa elemen penting dalam rumah keluarga muda?
Ruang fleksibel, ventilasi baik, area bermain anak, penyimpanan praktis, serta dapur multifungsi merupakan elemen kunci.
5. Bagaimana cara menjaga rumah tetap rapi dengan anak kecil?
Gunakan sistem penyimpanan tertutup, biasakan rutinitas merapikan bersama anak, dan pilih furnitur yang mudah dibersihkan.
Sumber Rujukan:
Homebuilding.co.uk: “14 Steps to Designing a Home for a Young Family”
Bedthreads.com.au: “How to Create a Family Home That Doesn’t Sacrifice Your Personal Style”
HEM Architects dan Harvey Jones Kitchen Design Insights
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394545/original/051170500_1761635072-rumah_keluarga_muda_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)