Liputan6.com, Jakarta Memahami cara menghitung persen diskon adalah keterampilan esensial bagi setiap konsumen yang cerdas. Pengetahuan ini tidak hanya membantu Anda berhemat, tetapi juga memungkinkan Anda membuat keputusan pembelian yang lebih baik dan terinformasi. Dengan menguasai cara ini, Anda bisa memastikan bahwa penawaran yang terlihat menarik benar-benar memberikan keuntungan maksimal.
Diskon atau potongan harga adalah strategi pemasaran umum yang dapat membingungkan konsumen. Oleh karena itu, penting untuk memahami dasar-dasar persentase agar tidak salah dalam menginterpretasikan penawaran diskon. Menurut buku Matematika untuk SD/MI Kelas VI, persen adalah "bagian dari seratus." Istilah ini berasal dari bahasa Latin per centum, yang berarti "per seratus".
Berikut Liputan6.com membahas secara lengkap berbagai metode dan cara menghitung persen diskon yang sering Anda temui dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Persen Rumus Dasar Cara Menghitung Persentase Diskon
Pemahaman tentang persen sangat penting karena diskon adalah potongan harga dari harga awal suatu produk. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diskon adalah "potongan harga." Mengutip dari buku Biostatistik oleh Idauli Simbolon, dkk. (2023), persentase berasal dari bahasa Latin, per centum, yang artinya "per seratus." Pemahaman ini menegaskan bahwa persen selalu merujuk pada perbandingan terhadap keseluruhan 100 bagian.
Untuk menghitung persentase secara umum, kita bisa menggunakan rumus dasar yang berlaku universal. Rumus ini memungkinkan Anda mengubah pecahan menjadi persentase dan sebaliknya, tergantung kebutuhan.
Rumus:
Persentase (%) = Jumlah Bagian/Jumlah Total​ × 100%
Rumus ini juga bisa digunakan untuk menghitung persentase diskon, di mana "jumlah bagian" adalah nilai diskon yang diberikan, dan "jumlah total" adalah harga awal produk.
Contoh:
Jika sebuah tas seharga Rp 300.000 mendapat potongan harga sebesar Rp 75.000, berapa persen diskonnya?
Perhitungan:
Rp 300.000Rp 75.000​ × 100% = 25%
Jadi, tas tersebut mendapat diskon sebesar 25% dari harga aslinya.
Advertisement
Cara Menghitung Diskon x% (atau x% off)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320827/original/077453600_1755649398-pexels-max-fischer-5872186.jpg)
Model diskon ini adalah yang paling umum. Papan diskon 30% atau 50% off adalah contohnya. Keduanya memiliki makna yang sama.
- Rumus:
- Diskon (D) = Persen Diskon (%) x Harga Awal (A)
-
Langkah-langkah:
-
Hitung Jumlah Diskon: Kalikan harga awal dengan persentase diskon.
- Contoh: Sebuah baju seharga Rp 250.000 mendapat diskon 30%.
- Diskon = 30% x Rp 250.000 = Rp 75.000
-
Hitung Harga Akhir: Kurangi harga awal dengan jumlah diskon.
- Harga Akhir = Rp 250.000 - Rp 75.000 = Rp 175.000
- Dengan demikian, Anda cukup membayar Rp 175.000.
-
Hitung Jumlah Diskon: Kalikan harga awal dengan persentase diskon.
Cara Menghitung Diskon x% + x%
Model diskon bertingkat ini (misalnya 50% + 20%) sering membingungkan. Perhitungannya tidak sesederhana menjumlahkan persentasenya. Diskon kedua diterapkan pada harga setelah diskon pertama, bukan pada harga awal.
-
Langkah-langkah:
-
Hitung Diskon Pertama: Terapkan diskon pertama pada harga awal.
- Contoh: Sebuah tas seharga Rp 300.000 mendapat diskon 50% + 20%.
- Diskon 1 = 50% x Rp 300.000 = Rp 150.000
- Harga Setelah Diskon 1 = Rp 300.000 - Rp 150.000 = Rp 150.000
-
Hitung Diskon Kedua: Terapkan diskon kedua pada harga yang sudah didiskon.
- Diskon 2 = 20% x Rp 150.000 = Rp 30.000
-
Hitung Total Diskon dan Harga Akhir: Jumlahkan kedua diskon, lalu kurangi dari harga awal.
- Total Diskon = Rp 150.000 + Rp 30.000 = Rp 180.000
- Harga Akhir = Rp 300.000 - Rp 180.000 = Rp 120.000
- Dalam kasus ini, diskon 50% + 20% sebenarnya setara dengan diskon total 60%.
-
Hitung Diskon Pertama: Terapkan diskon pertama pada harga awal.
Â
Cara Menghitung Persen Diskon untuk Pembelian Berikutnya
Model ini menawarkan diskon yang baru bisa digunakan pada pembelian selanjutnya. Tujuannya adalah mendorong konsumen untuk melakukan pembelian berulang.
-
Langkah-langkah:
-
Hitung Biaya Pembelian Pertama:
- Contoh: Sepatu seharga Rp 300.000, dengan kupon diskon 50% untuk sepatu yang sama di pembelian berikutnya.
- Biaya Pembelian 1 = Rp 300.000
-
Hitung Biaya Pembelian Kedua:
- Biaya Pembelian 2 = Rp 300.000 - (50% x Rp 300.000) = Rp 150.000
-
Hitung Total Pengeluaran dan Penghematan:
- Total Pengeluaran = Rp 300.000 + Rp 150.000 = Rp 450.000
- Jika tanpa promo, total biaya 2 sepatu adalah 2 x Rp 300.000 = Rp 600.000.
- Penghematan = Rp 600.000 - Rp 450.000 = Rp 150.000
-
Hitung Biaya Pembelian Pertama:
Cara Mengetahui Harga Awal Produk yang Didiskon
Terkadang, produk dijual dengan harga diskon tanpa mencantumkan harga aslinya. Mengetahui harga awal membantu Anda mengevaluasi keuntungan sebenarnya.
- Rumus:
- Harga Awal = Harga Akhir / (100% - Persentase Diskon)
- Contoh:
- Jika sebuah baju seharga Rp 150.000 sudah didiskon 25%, berapa harga awalnya?
-
Perhitungan:
- Persen yang Dibayar = 100% - 25% = 75%
- Ubah persentase menjadi desimal: 75% = 0,75
- Harga Awal = Rp 150.000 / 0,75 = Rp 200.000
- Jadi, harga awal baju tersebut adalah Rp 200.000.
-
Perhitungan:
Advertisement
Tanya Jawab Seputar Menghitung Persentase Diskon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320828/original/003957400_1755649399-pexels-karolina-grabowska-5650026.jpg)
Mengapa diskon 50% + 20% tidak sama dengan 70%?
Diskon 50% + 20% adalah diskon bertingkat. Diskon 20% diterapkan pada harga yang sudah didiskon 50%, bukan pada harga awal. Jadi, setelah harga didiskon 50%, sisanya tinggal 50%. Kemudian, 20% dari 50% adalah 10%. Jika dijumlahkan, total diskon yang Anda dapatkan adalah 50% + 10% = 60%, bukan 70%. Ini adalah strategi yang sering digunakan penjual.
Apakah ada cara cepat untuk menghitung harga akhir setelah diskon?
Ya, ada cara yang lebih cepat. Cukup kurangi persentase diskon dari 100%, lalu kalikan hasilnya dengan harga awal. Misalnya, jika ada diskon 30%, artinya Anda hanya perlu membayar 70% dari harga awal. Jadi, Anda bisa langsung menghitung 70% x Harga Awal.
Bagaimana cara menghitung diskon jika harga produk memiliki angka desimal?
Prinsip perhitungannya sama, baik dengan angka bulat maupun desimal. Cukup ikuti rumus yang ada. Kalkulator Anda akan menangani desimal secara otomatis. Misalnya, untuk menghitung diskon 15% dari Rp125.500, Anda cukup memasukkan 15% x Rp125.500 ke kalkulator.
Apa yang harus saya lakukan jika label diskon tidak mencantumkan persentase, hanya harga awal dan harga akhir?
Anda bisa menemukan persentasenya dengan rumus (Harga Diskon / Harga Awal) x 100%. Misalnya, jika harga awal Rp500.000 dan harga diskonnya Rp400.000, maka diskon yang didapatkan adalah Rp100.000. Persentasenya adalah (Rp100.000 / Rp500.000) x 100% = 20%.
Apakah ada perbedaan antara "Diskon 50%" dan "Potongan Harga 50%"?
Tidak, keduanya merujuk pada hal yang sama. Diskon, potongan harga, atau obral adalah istilah yang berbeda untuk menjelaskan pengurangan harga dari harga asli produk. Anda bisa menggunakan rumus yang sama untuk menghitung ketiganya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2608262/original/030108300_1666512422-pexels-ibrahim-hasan-3944317.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320826/original/024576000_1755649398-pexels-gustavo-fring-5622858.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263870/original/059767400_1782025319-Diskon_tiket_transportasi_selama_libur_sekolah_2026-21_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263270/original/011050800_1781874244-1000353365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231736/original/082184600_1781092165-DSC02067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520965/original/040339500_1772671959-1000030271.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804918/original/013227900_1422934136-Ilustrasi-Pajak-150203-2-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5427523/original/002823900_1764393481-1000100028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7007072/original/067377900_1779778735-1000329743.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5635118/original/061181000_1778235960-Direktur_Utama_BPJS_Ketenagakerjaan__Saiful_Hidayat-_8_Mei_2026a.jpg)