Liputan6.com, Jakarta Kematian adalah keniscayaan yang akan dialami setiap makhluk hidup. Dalam Islam, penghormatan terakhir kepada sesama Muslim yang wafat dilakukan melalui serangkaian ibadah, salah satunya adalah sholat jenazah. Sholat ini memiliki kedudukan penting sebagai bentuk kepedulian umat terhadap saudaranya yang telah berpulang ke rahmatullah. Meskipun tidak seperti sholat lima waktu yang dilakukan secara rutin, pelaksanaan sholat jenazah tetap menjadi kewajiban kolektif.
Sholat jenazah merupakan ibadah khusus yang tidak dilakukan dengan rukuk, sujud, dan duduk seperti sholat lainnya. Hanya terdiri dari berdiri dan empat kali takbir, sholat ini sarat dengan doa dan permohonan ampunan bagi si mayit. Oleh sebab itu, umat Islam perlu memahami tata cara dan rukun sholat jenazah secara benar agar pelaksanaannya sah dan sesuai tuntunan syariat.
Advertisement
Liputan6.com akan membahas secara lengkap rukun, tata cara, bacaan-bacaan dalam sholat jenazah berdasarkan Buku Pintar Shalat karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, serta penjelasan hukum pelaksanaannya berdasarkan dalil dan pandangan para ulama, Selasa (1/7/2025).
Rukun Sholat Jenazah
Berdasarkan Buku Pintar Shalat karya M. Khalilurrahman Al Mahfani, rukun sholat jenazah adalah:
- Niat
- Berdiri bagi yang mampu
- Takbir empat kali
- Membaca Al-Fatihah setelah takbir pertama
- Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW setelah takbir kedua
- Membaca doa untuk jenazah setelah takbir ketiga
- Membaca doa untuk jenazah dan orang yang menshalatinya setelah takbir keempat
- Salam
Niat Sholat Jenazah
Untuk jenazah laki-laki:
أُصَلَّى عَلَى هَذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ (إِمَامًا / مَأْمُومًا) لِلَّهِ تَعَالَى. اللَّهُ أَكْبَرُ
Ushalli 'ala hadzal mayyiti arba'a takbiratin fardhu kifayati (imaman/ma'muman) lillahi Ta'ala. Allahu akbar.
Artinya: Saya berniat sholat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar.
Untuk jenazah perempuan:
أُصَلِّي عَلَى هَذِهِ الْمَيْتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ (إِمَامًا / مَأْمُومًا) لِلَّهِ تَعَالَى. اللَّهُ أَكْبَرُ
Ushalli 'ala hadzihil mayyitati arba'a takbiratin fardhu kifayati (imaman/ma'muman) lillahi Ta'ala. Allahu akbar.
Artinya: Saya berniat sholat untuk mayat ini empat takbir karena menjalankan fardhu kifayah sebagai (imam/makmum) karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar.
Advertisement
Urutan Bacaan Doa Sholat Jenazah
1. Takbir Pertama
Membaca surat Al-Fatihah:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim gairil-magḍụbi 'alaihim wa laḍ-ḍāllīn
Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
2. Takbir Kedua
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنا إِبْرَاهِيمَ وَ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيدٌ
Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad, wa 'ala ali sayyidina Muhammad, kama shollaita 'alaa sayyidina Ibrahum, wa 'ala ali sayyidina Ibrahim, wa baarik 'ala sayyidina Muhammad, wa 'alaa ali sayyidina Muhammad, kama barokta 'ala sayyidina Ibrahim, wa 'alaa ali sayyidina Ibrahim, fil 'alamina innaka hamiidum majid.
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim. Limpahkanlah pula keberkahan bagi Nabi Muhammad dan bagi keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau limpahkan keberkahan bagi Nabi Ibrahim dan bagi keluarga Nabi Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung.
3. Takbir Ketiga
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسَعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجِ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَفِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ
Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkhalahu wa aghsilhu bimaa-in wa tsaljin walbaradin wa naqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minaddanasi wa abdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairon min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa qihi fitnatal qabri wa 'adzaa ban naar.
Artinya: Ya Allah, ampunilah dia, kasihanilah dia, berilah keselamatan dan ampunilah dosanya, muliakanlah tempat tinggalnya dan lapangkanlah tempat keluarnya, sucikanlah ia dengan air, es, dan embun, serta bersihkanlah ia dari segala dosa dan kesalahan sebagaimana Engkau telah membersihkan baju putih dari kotoran. Berilah ganti baginya tempat yang lebih baik dari tempatnya yang terdahulu, keluarga yang lebih baik dari keluarga semula, pasangan yang lebih baik dari pasangan semula, serta lindungilah ia dari fitnah kubur dan siksa neraka. (HR Muslim dari Auf bin Malik).
Catatan: untuk doa yang dibaca هُ (hu) diganti dengan هَا (ha) apabila jenazah perempuan.
4. Takbir Keempat
اللَّهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَا بَعْدَهُ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ
Allahumma laa tahrimna ajrohu wa laa taftinna ba'dahu waghfir lana wa lahu.
Artinya: "Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia."
Hukum Sholat Jenazah dalam Islam
Sholat jenazah hukumnya fardhu kifayah. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah, di mana Rasulullah SAW menolak menyalatkan jenazah yang masih memiliki utang dan tidak memiliki pelunasan, namun mempersilakan kaum Muslimin menyalatkannya.
Dalam hadits lain disebutkan bahwa semakin banyak Muslim yang menyalatkan jenazah, semakin besar peluang syafaat baginya:
“Tidaklah seorang Muslim meninggal, lalu dishalatkan oleh kaum muslimin yang jumlahnya mencapai seratus orang, semuanya mendo’akan untuknya, niscaya mereka bisa memberikan syafa’at untuk si mayit.” (HR. Muslim no. 947)
Sholat jenazah juga dilakukan oleh Rasulullah SAW baik di tanah lapang maupun di dalam masjid, membuktikan fleksibilitas tempat pelaksanaannya. Bahkan orang yang tidak sempat menshalatkan jenazah sebelum dikubur masih bisa melakukannya di atas kuburnya.
Advertisement
FAQ tentang Sholat Jenazah
1. Apakah wanita boleh ikut sholat jenazah?
Ya, wanita boleh ikut menshalatkan jenazah, meski sebagian ulama lebih menyarankan agar mereka tidak ikut mengantar ke pemakaman kecuali dibutuhkan.
2. Apakah boleh sholat jenazah di dalam masjid?
Boleh. Meskipun lebih utama di lapangan, Nabi SAW juga pernah menyalatkan jenazah di dalam masjid.
3. Apakah jenazah harus segera dishalatkan?
Ya, sebaiknya segera dishalatkan dan dikuburkan agar tidak tertunda haknya sebagai Muslim.
4. Apakah satu orang saja boleh shalat jenazah?
Boleh, tetapi lebih utama jika dilakukan secara berjamaah.
5. Apakah sholat jenazah bisa dilakukan setelah jenazah dikubur?
Bisa, selama sebelumnya belum dishalatkan, seperti yang dilakukan oleh Nabi SAW terhadap seorang sahabat yang dikubur malam hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520488/original/002175600_1782447973-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T112427.080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261577/original/041528400_1781746737-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_07.45.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
![[Bintang] Suasana Sholat Jenazah Oon](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/1zedHSFeKQf2V3xwL0rV-g09P28=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1471281/original/46776a5dfcaf3841a3c4b0cf83069703age_2017-01-13_at_1.55.43_PM_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/916085/original/009668100_1435788780-Cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261449/original/024360400_1781704034-000_B7CB6XN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530300/original/023508000_1782462492-AP26175847717345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528304/original/000911800_1782459714-AP26177049351866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5448078/original/040755400_1765983961-Barcelona-Pau-Cubarsi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524143/original/085744300_1782453577-Yuto_Nagatomo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520782/original/001156700_1782448403-turki.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5378177/original/005816700_1760215354-Spain_s_Mikel_Oyarzabal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257100/original/080406300_1781208059-selebrasi_julian_quinones_meksiko_afrika_selatan_ap_eduardo_verdugo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4035407/original/072122500_1653645098-Presiden_Jokowi_Bertakziah_ke_Persemayaman_Almarhum_Buya_Syafii_Maarif-Muchlis_Jr-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5417359/original/042139100_1763531098-ilustrasi_sholat_jenazah.jpg)