Liputan6.com, Jakarta Audrey Backeberg, seorang wanita berusia 20 tahun saat itu, menghilang dari rumahnya di Reedsburg, Wisconsin, Amerika Serikat pada Juli 1962. Ia sempat pamit untuk mengambil gaji, namun tak pernah kembali. Selama bertahun-tahun, penyelidik mengejar berbagai petunjuk, tapi kasus ini akhirnya menjadi kasus dingin tanpa penyelesaian.
Baru-baru ini, dalam peninjauan ulang terhadap kasus-kasus lama, seorang detektif meninjau kembali berkas dan bukti, serta mewawancarai saksi lama, hingga akhirnya berhasil menemukan Audrey yang kini berusia 82 tahun, hidup dan sehat di luar negara bagian Wisconsin.
Organisasi advokasi orang hilang di Wisconsin mengungkapkan bahwa Audrey sudah menikah dan memiliki dua anak saat menghilang. Setelah kepergiannya, seorang pengasuh berusia 14 tahun mengaku mereka sempat menumpang kendaraan ke Madison dan lanjut naik bus ke Indianapolis.
Advertisement
Namun, pengasuh itu kembali karena gugup, sedangkan Audrey menolak pulang dan terakhir terlihat berjalan dekat halte bus. Latar belakang pernikahan Audrey disebut bermasalah, bahkan sempat ada laporan kekerasan rumah tangga sebelum ia pergi.
Meski suaminya telah lolos tes poligraf, keluarga Audrey yakin ia tidak mungkin meninggalkan anak-anaknya tanpa alasan kuat. Berikut ulasan lengkapnya yang dilansir Liputan6.com dari Sky News, Selasa (6/5/2025).
Ditemukan Lewat Jejak Digital
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4914497/original/055850900_1723296781-fotor-ai-20240810202337.jpg)
Detektif Isaac Hanson, orang di balik penemuan Audrey, mengaku menemukan titik terang berkat akun Ancestry.com milik saudari Audrey. Melalui data silsilah, catatan kematian, dan laporan sensus, Hanson berhasil melacak keberadaan Audrey.
Ia kemudian menghubungi kantor sheriff setempat di daerah tempat Audrey tinggal kini dan meminta mereka memastikan kebenarannya. Tak lama kemudian, Audrey sendiri yang menelepon Hanson, dan mereka berbicara selama 45 menit.
Detektif menggambarkan Audrey sebagai wanita yang terdengar bahagia, percaya diri dengan keputusannya, dan tidak menyesal. Hanson menyebut bahwa Audrey kemungkinan besar meninggalkan rumah karena masalah rumah tangga, namun alasan mengapa ia tidak pernah kembali tetap menjadi misteri.
Meski demikian, ia menekankan bahwa percakapannya dengan Audrey bersifat pribadi, sesuai permintaan Audrey sendiri. Keputusan Audrey untuk menghilang dan memulai hidup baru dipahami sebagai bentuk kebebasan pribadi, bukan karena adanya tindak kriminal atau paksaan.
Advertisement
Tidak Ada Unsur Kriminal, Hanya Pilihan Hidup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352514/original/066106100_1610980207-pexels-edu-carvalho-2050994.jpg)
Kantor Sheriff Sauk County menyatakan bahwa tidak ditemukan indikasi kejahatan atau kekerasan dalam hilangnya Audrey. Ia memilih untuk pergi dan membangun kehidupan baru jauh dari masa lalunya.
Meski kisah ini menyisakan banyak pertanyaan, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan, kini setidaknya misteri 60 tahun itu telah terjawab. Audrey hidup, sehat, dan merasa damai dengan hidup yang ia jalani.
Kisah Audrey menjadi pengingat bahwa setiap orang membawa beban dan alasan masing-masing, dan kadang keputusan besar diambil demi keselamatan atau ketenangan batin.
Setelah enam dekade penuh tanda tanya, satu bab dalam sejarah orang hilang akhirnya ditutup dengan akhir yang tak terduga, dan sangat manusiawi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378466/original/050120100_1776331582-SaveGram.App_619209936_18103492564695711_7278761206763116097_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210613/original/009361500_1746512782-z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776150/original/042954000_1782857106-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263357/original/030094600_1781903941-063_2282397170.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)