Sukses

6 Potret Desain Komputer Unik di Masa Lalu hingga Kini, Ada Bentuk Stop Kontak

Tak melulu kotak, desain komputer berikut ini punya bentuk unik yang bikin pengguna tak mudah bosan.

Liputan6.com, Jakarta Komputer yang diketahui secara umum berbentuk kotak. Bedanya, kini penampilan komputer sudah lebih tipis dari generasi sebelumnya. Di tahun 90-an hingga 2000-an awal, komputer masih berbentuk tabung, mirip seperti televisi zaman itu. Meski begitu, bentuknya masih sama-sama kotak.

Namun, tahukah kamu, jika ada komputer yang tidak berbentuk kotak. Yaitu piramida, keping hoki, hingga stop kontak. Dan semuanya adalah PC alias komputer. Bentuk yang tidak terduga itu nyatanya pernah dibuat dan dipakai.

Dalam hal penampilan, saat ini komputer menjadi semakin membosankan. Ketika semua orang berusaha membuat komputer tertipis dan teringan, tetapi tidak ada banyak ruang untuk menciptakan desain kreatif yang lebih unik.

Zaman ini berbeda dengan di masa lalu. Dahulu, produsen komputer terus-menerus berusaha mengalahkan satu sama lain dengan mesin yang kreatif dan sering kali aneh. Maka dari itu, ada beberapa desain komputer yang bentuknya anti mainstream.

Jadi, inilah enam desain komputer unik dari masa lalu hingga kini, dilansir Liputan6.com dari Oddee pada Sabtu (15/6/2024).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 7 halaman

1. IASIS IA7301 (1976)

Jack PC mungkin merupakan produk modern, namun orang-orang menginginkan komputer ramping sejak pertama kali komputer populer. Pada tahun 1976, IASIS merilis IA7301, dengan ukuran yang benar-benar datar.

Saking datarnya, sampai-sampai ada di dalam pengikat tiga cincin. IA7301 adalah komputer papan tunggal dengan RAM sebesar satu kilobyte, layar LCD kecil, dan keyboard minimalis. Hal ini dimaksudkan untuk mengajarkan pengguna komputer baru tahun ’76 dasar-dasar pengkodean dan komputasi.

Itulah gunanya pengikat. Komputer dasar dilengkapi dengan kursus pemrograman 250 halaman. Yang tidak disertakannya adalah catu daya, yang harus dibeli sendiri secara terpisah.

3 dari 7 halaman

2. PC Barbie/Hot Wheels (2000)

Saat itu tahun 2000 dan harga PC sudah cukup murah sehingga orang tua mungkin mempertimbangkan untuk membelikan anak mereka komputer sendiri. Tapi anak mana yang tertarik dengan casing komputer berwarna putih polos?

Hal itulah yang dipikirkan Mattel saat merilis PC Barbie dan Hot Wheels. Meski menarik bergambar Barbie dan mobil mainan, namun kinerja komputernya menyedihkan dan terus-menerus mengalami pembekuan dan crash.

4 dari 7 halaman

3. Gateway Profile 5.5 (2004)

Pembuat komputer Gateway telah membuat komputer all-in-one selama sekitar 25 tahun — dan mereka masih menjalankan bisnisnya. Pada tahun 2004, mereka merilis Profil 5.5.

Mesin ini berada pada tingkat menengah dalam hal kinerja seperti yang Anda bisa lakukan pada masa itu. Nilai jualnya adalah paket sederhana dan lengkap untuk orang yang membeli komputer pertama mereka.

Meski dipuji karena desainnya menghemat ruang, namun ada pula yang menyebut bentuknya jelek. Gateway sudah melakukan yang terbaik dengan teknologi saat itu, namun masih belum bisa membuat desainnya terlihat lebih cantik.

5 dari 7 halaman

4. Maingear Prysma (2006)

Pada tahun 2006, Maingear memutuskan mengganti desain kotak komputer menjadi bentuk lain. Mereka merilis Prysma. Sesuai namanya, Prysma berbentuk seperti prisma atau piramida. Tersedia dalam berbagai warna, termasuk merah, kuning, biru, perak, hitam, dan putih.

Dari segi performa, Prysma tidak terlalu bagus, tetapi kinerjanya cukup baik pada saat itu. Namun tidak mengherankan, solusi teknik yang berasal dari desain aneh ini membuat komputer menjadi sangat mahal sehingga kinerja rata-rata terbaiknya tidak sepadan.

6 dari 7 halaman

5. Sony Vaio TP1 (2007)

Gagasan memiliki PC di ruang tamu untuk memutar film dan musik bukan lagi sebuah impian. Masalahnya hanya ada pada casing komputer yang jelek. Sony mencoba memperbaiki situasi dengan PC home theater Vaio TP1.

Desainnya yang berbentuk keping mengingatkan pada Roomba. Vaio TP1 tidak memiliki performa yang bagus. Bukan karena diperlukan untuk memutar video, namun desain uniknya menghasilkan label harga yang seharusnya menjamin teknologi yang jauh lebih canggih.

Selain itu, casingnya masih berwarna putih pucat yang menurut banyak orang tidak menyenangkan. Sony kemudian merilis versi terbaru yang juga hadir dalam warna hitam, namun momen telah berlalu dan hampir tidak ada yang membelinya.

7 dari 7 halaman

6. Jack PC (2024)

Di masa kini yang serba canggih, komputer ramping modern dikatakan tidak memberikan banyak ruang untuk kreativitas. Namun, Jack PC hadir untuk membuktikan bahwa itu salah.

Anda tidak hanya melihat stop kontak di dinding — benda ini adalah komputer yang berfungsi penuh yang dipasang di dinding. Tentu saja, faktor bentuknya yang sangat ringkas berarti ia tidak memiliki daya dalam jumlah besar. Dan ya, itu masih terjual. Mungkin inilah arah yang harus dituju oleh teknologi komputer.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.