Liputan6.com, Jakarta Menjelang Idul Adha, Allah SWT memberikan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah melalui ibadah puasa. Niat puasa tarwiyah arafah idul adha menjadi kunci utama untuk mendapatkan keutamaan yang luar biasa, dimana satu hari berpuasa di bulan Dzulhijjah setara dengan pahala puasa satu tahun penuh. Dua hari khusus sebelum Idul Adha yakni hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan hari Arafah (9 Dzulhijjah) memiliki keistimewaan tersendiri yang tidak boleh dilewatkan oleh setiap Muslim yang mengharapkan ridha Allah.
Memahami niat puasa tarwiyah arafah Idul Adha dengan benar sangat penting agar ibadah kita diterima. Bacaan niat puasa tarwiyah adalah "Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala" yang berarti "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala". Sedangkan niat puasa Arafah adalah "Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta'ala" yang berarti "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'ala". Kedua niat ini sebaiknya diucapkan pada malam hari sebelum puasa, meskipun untuk puasa sunnah seperti ini, kita masih diperbolehkan berniat hingga sebelum waktu dzuhur asalkan belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Advertisement
Keutamaan melaksanakan puasa dengan niat puasa tarwiyah arafah idul adha telah dijelaskan dalam banyak hadits. Rasulullah SAW menyatakan bahwa puasa Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Sementara puasa Tarwiyah mampu menghapus dosa selama satu tahun penuh. Inilah mengapa kedua puasa ini tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan oleh Hafsah binti Umar bin Khattab RA bahwa beliau selalu istiqamah melaksanakan puasa sunnah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Selain bacaan niat puasa tarwiyah arafah idul adha yang benar, kita juga perlu memperhatikan waktu pelaksanaannya. Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum Idul Adha. Menariknya, puasa ini hanya dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Bagi jamaah haji yang sedang berada di tanah suci, justru lebih diutamakan untuk tidak berpuasa pada hari Arafah agar memiliki kekuatan penuh saat melaksanakan wukuf. Hal ini menunjukkan betapa Islam adalah agama yang penuh hikmah dan selalu mempertimbangkan kondisi umatnya.
Berikut ini Liputan6.com ulas mengenai puasa sebelum Idul Adha dan bacaan niatnya yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (12/6/2024).
Puasa Dzulhijjah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187900/original/085097100_1595477323-side-view-muslim-woman-praying_23-2147794157__1_.jpg)
Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah, bulan ke-12 dalam kalender Islam. Puasa ini terutama dianjurkan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, yang memiliki banyak keutamaan dan dianggap sebagai hari-hari yang penuh berkah. Puasa ini dilakukan sebanyak 7 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Setiap hari memiliki pahala dan keutamaan tersendiri.Berikut bacaan niat puasa Dzulhijjah:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala.
Keutamaan mengerjalan puasa Dzulhijjah akan mendapatkan pahala seperti puasa satu tahun dan sholat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan sholat pada malam lailatul qadar. Hal ini sebagaimana yang ditegaskan dalam hadis riwayat Tarmidzi, yang artinya:
“Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah untuk dipakai beribadah lebih dari sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Berpuasa pada siang harinya sama dengan berpuasa selama satu tahun dan sholat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan sholat pada malam lailatul qadar.” (HR. Tarmidzi)
Advertisement
Puasa Tarwiyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187023/original/006165600_1595399762-muslim-man-woman-praying-white-traditional-clothes-ihram_8595-1179.jpg)
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini merupakan bagian dari amalan yang dianjurkan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha dan menyempurnakan ibadah di bulan Dzulhijjah, yang merupakan salah satu bulan suci dalam kalender Islam.
Nama "Tarwiyah" sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti "merenung" atau "mempertimbangkan". Hari Tarwiyah dianggap sebagai hari persiapan bagi jamaah haji sebelum menuju ke Arafah, tempat puncak pelaksanaan haji. Berikut ini bacaan niat puasa Tarwiyah, yakni:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّهِ تَعَلٰى
Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnata lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Berikut ini beberapa keutamaan melaksanakan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, yakni:
a. Penggugur dosa setahun sebelumnya
Keutamaan melaksanakan puasa Tarwiyah sebelum Idul Adha adalah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya. Hal ini dijelaskan oleh ulama Malikiyah dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah,
“Untuk mendorong puasa di hari Tarwiyah, telah diriwayatkan bahwa pahala puasa di hari Tarwiyah dapat menyamai pahala puasa setahun penuh. Ulama Malikiyah menegaskan bahwa puasa di hari Arafah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya.”
b. Mendapatkan pahala seperti pahala yang didapat Nabi Ayyub
Keutamaan melaksanakan puasa Tarwiyah sebelum Idul Adha yang berikutnya adalah mendapatkan pahala seperti pahala yang didapatkan oleh Nabi Ayyub. Sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais,
“Barangsiapa yang berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayyub alaihissalam atas musibahnya. Barangsiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa alaihissalam.”
Puasa Arafah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4483900/original/068789800_1687915510-20230628-Cuaca_Panas_Wukuf_Arafah-AP-3.jpg)
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa ini dinamakan "Arafah" karena bertepatan dengan hari ketika para jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah, yang merupakan salah satu rukun haji yang paling utama. Puasa Arafah memiliki keutamaan yang besar dan sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Supaya puasa Arafah sah dan bisa mendapatkan keutamaannya, anda perlu mengamalkan bacaan niatnya. Berikut ini bacaan niat puasa Arafah, yakni:
نَوَيْتُ صَو ْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِل َّهِ تَعَالَ ى
Arab Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala."
Menurut buku berjudul Cinta Shaum, Zakat, dan Haji, terdapat sebuah keutamaan yang sangat besar bagi mereka yang berpuasa Arafah, yaitu Allah akan menghapus dosa mereka selama satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Selain itu masih banyak keutamaan yang akan didapatkan umat Muslim jika melaksanakan puasa Arafah. Berikut ini beberapa keutamaan puasa Arafah sebelum Idul Adha, yakni:
a. Menghapus dosa mereka selama satu tahun lalu dan yang akan datang
Keutamaan ini sesuai dengan hadits berikut yang diriwayatkan dalam kitab Imam Muslim:
"Dan Rasulullah SAW ditanya tentang berpuasa di hari Arafah. Maka, Rasulullah bersabda, 'Puasa ini dapat menebus dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang.'" (HR. Muslim)
b. Terbebas dari api Neraka
Keutamaan ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw.,
“Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api Neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah.” (HR. Muslim)
c. Doa yang paling baik
Keutamaan ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw.,
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para nab sebelumku adalah ucapan ‘La ilaaha illallaah wahdahuu laa syariikalah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli sya-in qadiir’ (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah, kecuali Allah semata. Tidak ada sekutu bagiNya. MilikiNya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu).” (HR. Tirmidzi)
d. Mempererat Hubungan dengan Allah
Puasa pada hari Arafah dapat memperkuat hubungan seseorang dengan Allah, karena ini merupakan bentuk ibadah yang dapat menunjukkan ketaatan dan kesungguhan hati. Dengan melakukan puasa, seseorang dapat memperdalam rasa taqwa dan memperkuat hubungan dengan Allah. Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan membebaskannya dari neraka.'" (HR. Tirmidzi)
Advertisement
Tata Cara Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah yang Sesuai Sunnah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013574/original/073075600_1732075149-tips-sahur-agar-tidak-lapar-saat-puasa.jpg)
Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan dengan tata cara yang hampir sama dengan puasa-puasa sunnah lainnya. Namun, ada beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan agar pelaksanaannya sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.
Waktu Pelaksanaan
Puasa sunnah Dzulhijjah dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, dengan penekanan khusus pada hari ke-8 (Tarwiyah) dan hari ke-9 (Arafah). Seperti puasa pada umumnya, puasa ini dimulai sejak terbit fajar (subuh) hingga terbenamnya matahari (maghrib).
Niat yang Benar
Sebagaimana puasa pada umumnya, waktu ideal untuk berniat puasa Dzulhijjah adalah pada malam hari sebelum puasa, yaitu sejak terbenamnya matahari hingga sebelum terbit fajar. Namun, karena ini adalah puasa sunnah, maka bagi yang lupa berniat malam hari masih diperbolehkan berniat hingga sebelum waktu dzuhur, dengan syarat belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Amalan yang Dianjurkan Selama PuasaSelama menjalankan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak:
- Membaca Al-Qur'an
- Berdzikir dan bertasbih
- Bersedekah
- Menjalin silaturahmi
- Memperbanyak doa, terutama pada hari Arafah yang merupakan hari dimana doa-doa mustajab
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Bagi yang memiliki utang puasa Ramadhan, diperbolehkan untuk mengqadhanya bersamaan dengan puasa sunnah Dzulhijjah. Bahkan, jika hanya berniat untuk mengqadha puasa, tetap akan mendapatkan pahala dari keduanya.
- Puasa Tarwiyah dan Arafah tidak dianjurkan bagi jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah haji. Mereka lebih diutamakan untuk tidak berpuasa agar memiliki kekuatan penuh saat melaksanakan rangkaian ibadah haji.
- Untuk mendapatkan keutamaan penghapusan dosa, puasa harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan menghindari segala hal yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti ghibah, berkata kasar, atau perbuatan tercela lainnya.
Dengan melaksanakan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah sesuai dengan tata cara yang benar, insya Allah kita akan mendapatkan keutamaan dan keberkahan dari Allah SWT, termasuk penghapusan dosa dan pelipatan pahala yang luar biasa.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051591/original/000650000_1657289366-IMG_20220526_150737_149.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4482816/original/057401700_1687846159-Kekhusyukan_jemaah_haji_panjatkan_doa_di_Jabal_Rahmah-AP__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3187902/original/089581000_1595477323-eid-al-fitr-concept-with-people-eating-table_23-2147799467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6928390/original/095302700_1779698423-11824465049152326948.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5210970/original/079171200_1746521381-4030a27f-cf92-4a92-baa9-034b02eeb77e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525602/original/003097400_1773046669-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6196071/original/033486800_1779075609-Gemini_Generated_Image_qgai7cqgai7cqgai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3343121/original/038184100_1610024393-asian-young-woman-praying-with-al-qur-prayer-beads_8595-1178.jpg)