Liputan6.com, Jakarta - Tata cara wudhu dimulai dengan niat dalam hati, yakni niat menghilangkan hadats kecil karena Allah SWT, sesuai dengan ketentuan fiqh Sunni (maliki, syafi'i, hanbali) seperti dijelaskan Syaikh Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah yang diterjemahkan Khairul Amru Harahap dkk.
Setelah niat, lakukan urutan wajib, seperti membasuh wajah, tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, dan membasuh kaki hingga mata kaki, dilakukan secara tertib tanpa jeda, sebagaimana dilansir dari cendikia.kemenag.go.id.
Advertisement
Kemudian seperti yang disebutkan dalam hadist dari Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi yang menjelaskan pentingnya untuk berwudhu, di mana Nabi Muhammad SAW bersabda, yang artinya: "Allah tidak menerima shalat salah seorang di antara kamu sampai ia berwudhu."
Tata Cara Wudhu yang benar dan doanya wajib dipahami setiap umat islam. Apalagi, wudhu merupakan salah satu rukun sholat, yang sangat penting agar salat atau ibadah yang kamu laksanakan dianggap sah dan diterima oleh Allah SWT.
Berikut Liputan6.com rangkum dari laman Kementerian Agama RI dan sumber lainnya, Minggu (8/5/2025) tentang tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah.
Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4726812/original/039632200_1706240470-close-up-hands-young-adult-by-waterfall.jpg)
Ilmuwan thaharah di Universitas Islam Riau atau UIR mencatat dalam journal.uir.ac.id, rukun wudhu yang sah antara lain, berupa niat, membasuh muka, tangan hingga siku, mengusap kepala sebagian, membasuh kedua kaki hingga mata kaki, dengan tertib (urutan) dan muwalah (kontinu). Proses ini sesuai ayat QS al-Ma'idah ayat 6, yang disebutkan secara berurutan dalam jurnal Al‑Risalah Vol. 20/2024 yang dipublikasikan jurnalstairakha.com.
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur." (QS al-Ma'idah ayat 6)
Berikut beberapa tata cara wudhu yang benar sesuai sunnah:
1. Niat
yang benar dan doanya yang pertama kali harus dilakukan tentunya berniat. Niat wudhu artinya sengaja dengan kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu karena melaksanakan perintah Allah SWT dan mengikuti anjuran Rasul-Nya.
“Rasulullah SAW menerangkan bahwa segala perbuatan tergantung kepada niatnya, dan seseorang akan mendapatkan balasan menururt apa yang diniatkannya…” (HR. Bukhari dalam Fathul Baary, 1:9; Muslim, 6:48).
"Nawaitul wudhuu-a liraf'll hadatsil ashghari fardhal lilaahi ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah."
2. Membasuh wajah
Menurut Imam Nawawi, batas wajah dalam wudhu secara vertikal adalah antara tempat tumbuhnya rambut hingga dagu bagian bawah. Secara horisontal, antara kedua telinga tangan-kiri.
3. Membasuh kedua tangan hingga siku
Dalam membasuh tangan, seluruh kulit, kuku, dan rambut mulai ujung jari hingga siku harus terbasuh. Termasuk kulit di bawah kuku. Karena itu, kulit yang ada bawah kuku perlu dijaga kebersihannya agar tak ada kotoran yang dapat mengahalangi air sampai pada kulit.
4. Mengusap sebagian kepala
Batasan minimal mengusap sebagian kepala adalah sampainya air ke sebagian kecil kepala atau sehelai rambut yang tumbuh di area kepala. Adapun mengusap rambut yang menjuntai di luar area kepala (misalnya rambut kepala yang menjuntai di wilayah bahu atau punggung) maka itu dianggap tidak sah.
5. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki
Dalam membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki ini adalah semua bagian anggota tubuh yang ada pada area tersebut seperti rambut, kuku dan sebagainya.
6. Tertib
Tertib adalah melakukan kegiatan wudhu tersebut secara berurutan sebagaimana urutan di atas, yakni dimulai dengan niat dan membasuh muka, membasuh kedua tangan beserta kedua siku, mengusap sebagian kecil kepala, dan diakhiri dengan membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki.
Advertisement
Wajib dan Sunah Wudhu
Berbagai sunnah memperkaya amalan wudhu. Dalam kitab Taqrib (Imam Abu Syuja’), disebutkan sunnah antara lain: bersiwak, basmalah, membasuh telapak tangan, berkumur, istinsyaq, mengusap kepala & telinga, menyela jari tangan dan kaki, mendahulukan anggota kanan, serta membasuh tiap anggota tiga.
Sunnah ini diperkuat pula di modul UIN SUKA yang dipublikasikan di digilib.uin-suka.ac.id sebagai praktik meningkatkan kesempurnaan dan keberkahan wudhu.
Adapun wajib dan sunah wudhu berdasarkan urutan dan rangkaiannya adalah sebagaimana berikut:
1. Bersiwak
2. Membaca basmalah
3. Membasuh kedua tangan
4. Berkumur 3 kali
5. Menghirup air ke dalam hidung (istinsyaq) 3 kali
6. Melafalkan niat
7. Memasang niat wudhu dalam hati berbarengan dengan membasuh wajah
8. Membasuh wajah 3 kali
9. Membasuh tangan hingga siku sebanyak 3 kali
10. Mengusap sebagian kulit kepala dengan air 3 kali
11. Menyapu seluruh bagian kepala
12. Menyapu kedua telinga 3 kali
13. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki sebanyak 3 kali
14. Menghadap kiblat
15. Membaca doa setelah wudhu
Doa Setelah Wudhu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3536712/original/099173000_1628588583-the-man-who-drank-the-water-4067318_1920.jpg)
Modul Kemenag RI menyebutkan sunnah membaca basmalah sebelum memulai, lalu membasuh tangan sambil doa menjaga dari dosa, berkumur dan istinsyaq sembari berdoa memohon wangi surga dan perlindungan dari neraka. Setelah selesai seluruh rukun, dianjurkan membaca doa akhir: Ash-hadu… waja’lni minal mutathahhirin, harapannya menjadi insan suci lahir dan batin
Adapun lafal doa setelah wudhu adalah sebagaimana berikut:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ، وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إلَهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوبُ إلَيْكَ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lahū, wa asyhadu anna Muhammadan abduhū wa rasūluhū. Allāhummaj’alnī minat tawwābīna, waj’alnī minal mutathahhirīna. Subhānakallāhumma wa bi hamdika asyhadu an lā ilāha illā anta, astaghfiruka, wa atūbu ilayka.
“Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya. Ya Allah jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang bertaubat. Dan jadikanlah saya termasuk golongan orang-orang yang suci. Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu). Wallâhu a‘lam.
Advertisement
Q&A
Apa urutan wajib rukun wudhu?
Niat, cuci muka, cuci kedua tangan hingga siku, usap sebagian kepala, cuci kaki hingga mata kaki—seluruhnya dilakukan tertib dan muwalah.
Apakah doa basmalah sunnah sebelum wudhu?
Ya, sunnah membaca Bismillâh sebelum memulai wudhu berdasarkan kitab Taqrib dan dukungan sunnah An-Nasa’i.
Berapa kali membasuh setiap anggota sunah?
Sunnah membasuh tiap bagian (tangan, muka, kaki) tiga kali untuk menyamai amalan Nabi dan para sahabat.
Apa pilihan bersiwak saat wudhu?
Sunnah bersiwak atau membersihkan gigi sebelum wudhu, berdasarkan hadits dalam Bukhari & Muslim dan dicatat al-Majmu’ & Taqrib.
Bagaimana cara sunnah membersihkan hidung?
Dengan istinsyaq (hirup air ke hidung) dan istintsar (hempus keluar air) sebanyak tiga kali, disunnahkan untuk kesempurnaan wudhu.
Kenapa urutan anggota wudhu harus kanan dulu?
Menurut kitab Taqrib berdasarkan sunnah, dimulai dari bagian kanan sebelum kiri sebagai bentuk adab mengikuti teladan Nabi ﷺ .
Apa doa setelah wudhu?
Doa setelah wudhu dipanjatkan permintaan agar menjadi orang yang bertaubat dan bersuci, seperti tertulis dalam modul NU dan bukti hadits.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4669396/original/057272700_1701340063-male-traveler-montenegro-outdoors.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)