Liputan6.com, Jakarta Hikmah adalah kemampuan seseorang untuk memahami perbedaan antara yang baik dan buruk secara mendalam, lalu menerapkan pemahaman itu dalam setiap tindakan sehari-hari. Dalam Islam, hikmah dianggap sebagai karunia yang sangat mulia karena ia menuntun manusia untuk bertindak dengan bijak, bukan sekadar berdasarkan emosi atau nafsu. Orang yang memiliki hikmah cenderung bersikap tenang, mampu melihat dampak jangka panjang dari perbuatannya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran serta keadilan.
Menurut Al-Ghazali dalam karyanya yang berjudul Ihya Ulumuddin, menjelaskan bahwa hikmah adalah pengetahuan tentang yang paling utama dari segala ilmu, yang mengarahkan seseorang pada perbuatan yang paling utama.
Advertisement
Sementara itu, menurut Quraish Shihab dalam buku Membumikan Al-Qur’an (1992), menjelaskan bahwa hikmah bukan sekadar kecerdasan intelektual, melainkan integrasi antara akal sehat, pengalaman, dan nilai-nilai spiritual yang membentuk perilaku luhur seseorang. Kedua tokoh ini menunjukkan bahwa hikmah bukan sesuatu yang instan, tetapi hasil dari latihan jiwa dan kedalaman berpikir yang terus-menerus.
Contoh hikmah dalam kehidupan sehari-hari bisa dilihat ketika seseorang memilih untuk memaafkan meski memiliki kuasa untuk membalas, atau saat seseorang menasihati temannya dengan bahasa yang lembut tanpa mempermalukan. Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Jumat (13/6/2025).
Hikmah Adalah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3516536/original/071123800_1626851248-pexels-mikhail-nilov-7582420.jpg)
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hikmah adalah arti atau makna yang dalam. Hikmah adalah makna yang terkandung di balik suatu peristiwa. Hikmah adalah suatu kata yang berasal dari kata “hakama” atau kata yang menggunakan huruf ha, kaf, dan mim.
Menurut Al-Ghazali dalam karyanya yang berjudul Ihya Ulumuddin, menjelaskan bahwa hikmah adalah pengetahuan tentang yang paling utama dari segala ilmu, yang mengarahkan seseorang pada perbuatan yang paling utama.
Sementara itu, menurut Quraish Shihab dalam buku Membumikan Al-Qur’an (1992), menjelaskan bahwa hikmah bukan sekadar kecerdasan intelektual, melainkan integrasi antara akal sehat, pengalaman, dan nilai-nilai spiritual yang membentuk perilaku luhur seseorang.
Ayat-ayat Al-Qur’an menggambarkan hikmah adalah berhubungan dengan kehidupan akal, keadilan, keilmuan, pemikiran dan kebaikan sebagai hubungan saling menyempurnakan yang tidak dapat terpenuhi kecuali atas dasar kebijaksanaan. Di dalam kitab tafsir, kata hikmah terkadang didefinisikan dengan makna Al Qur’an, terkadang dengan makna As -Sunnah atau kenabian. Adapun hikmah dalam Al Qur’an, maka maksudnya adalah mengenai kebenaran dan mengamalkannya.
Hikmah kemudian dipahami dalam arti pengetahuan tentang baik dan buruk, serta kemampuan menerapkan yang baik dan menghindari yang buruk. Siapa mampu memilih yang terbaik dan melaksanakannya serta mampu pula menghindar dari yang buruk, dia telah dianugerahi hikmah.
Advertisement
Contoh Hikmah dalam Kehidupan Sehari-hari
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4464195/original/029739200_1686641419-pexels-anastasia-shuraeva-8749777.jpg)
1. Memilih Diam Saat Marah
Ketika seseorang difitnah atau dimarahi tanpa sebab, lalu ia memilih diam dan tidak langsung membalas, itu adalah bentuk hikmah. Ia menahan diri demi menghindari konflik yang lebih besar. Ini menunjukkan kematangan dalam memahami situasi dan mengendalikan emosi.
2. Menunda Kepuasan untuk Tujuan Jangka Panjang
Seorang pelajar yang menolak ajakan bermain demi belajar untuk ujian menunjukkan hikmah. Ia mampu membedakan antara kesenangan sesaat dan manfaat jangka panjang. Keputusan ini bukan hanya rasional, tetapi juga penuh kebijaksanaan.
3. Bersikap Adil dalam Perselisihan
Seorang teman yang dimintai pendapat dalam konflik antar dua orang sahabatnya, lalu menyampaikan pendapat dengan objektif tanpa memihak, sedang menerapkan hikmah. Ia menyadari bahwa kejujuran dan keadilan lebih penting daripada menjaga hubungan dengan hanya satu pihak.
4. Menghindari Ghibah dan Fitnah
Dalam obrolan santai, seseorang yang menolak ikut membicarakan aib orang lain dan mengalihkan topik ke hal yang bermanfaat sedang menunjukkan hikmah. Ia mampu menilai bahwa membicarakan keburukan orang lain lebih banyak mendatangkan dosa dan kerusakan sosial.
5. Menggunakan Bahasa yang Baik Saat Memberi Nasihat
Menasihati orang lain bukan sekadar menyampaikan kebenaran, tapi juga tentang bagaimana caranya. Orang yang memberi masukan dengan lembut, penuh empati, dan tidak merendahkan menunjukkan bahwa ia memahami pentingnya cara dalam menyampaikan pesan, itulah hikmah.
6. Mengatur Keuangan dengan Bijak
Seseorang yang tidak boros, menabung, dan menyiapkan dana darurat memperlihatkan bahwa ia mampu mengelola keuangan secara bijaksana. Ini bukan sekadar kemampuan menghitung, tetapi bentuk pemahaman baik terhadap manfaat dan risiko dalam hidup.
7. Memilih Lingkungan Pertemanan yang Baik
Orang yang secara sadar menjaga pergaulannya agar tidak terjerumus dalam keburukan telah menunjukkan hikmah. Ia paham bahwa lingkungan yang baik akan membentuk karakter yang baik pula.
Hikmah Melewati Quarter-life Crisis
Tentunya pasti ada hikmah dalam melewati fase quarter-life crisis ini. Beberapa hikmah yang dapat diambil dari fase ini antara lain:
1. Menjadi Seseorang yang Optimis Serta Terus Berjuang Maju dalam Hidup
Hikmah adalah suatu proses panjang yang telah dilalui oleh seseorang. Hikmah di balik kamu melewati fase ini juga sangat berguna bagi masa depan kelak, yaitu dapat membentuk kamu menjadi seseorang yang optimis serta terus berjuang dalam menjalani kehidupan.
2. Lebih Menerima Keadaan Hidup Saat Ini
Hikmah adalah suatu proses panjang yang perlu dilalui setiap orang. Ketika seseorang berada di dalam fase quarter-life crisis ini, maka hal tersebut juga dapat mengajarkan orang tersebut dapat lebih menerima keadaan hidupnya saat ini.
Krisis emosional yang kamu hadapi di usia menjelang dewasa merupakan proses untuk melatih diri menjadi seorang yang lebih bisa mengendalikan berbagai emosi yang ada pada diri. Di saat sudah bisa berdamai dengan diri sendiri, kamu dapat lebih legawa dalam menerima keadaan hidup saat ini.
3. Ajarkan Arti Kedewasaan dalam Mengambil Sikap
Hikmah adalah suatu proses yang telah dilalui seseorang dalam hal agama ataupun dalam kehidupan sehari-harinya. Ketika orang tersebut sedang dalam fase quarter-life crisis, maka hikmah yang diperoleh adalah akan dapat mengajarkan arti kedewasaan dalam mengambil sikap.
Kamu akan semakin cermat dalam mengambil setiap keputusan atau langkah hidup. Ini juga akan memengaruhi cara kamu bersikap dan bertindak. Karena di fase ini kamu juga akan dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih matang.
Advertisement
QnA yang Sering Dipertanyakan tentang Hikmah
Q: Apa pengertian hikmah secara sederhana?
A: Hikmah adalah kemampuan untuk membedakan yang baik dan buruk, serta bertindak dengan tepat berdasarkan pengetahuan, pengalaman, dan nilai moral. Hikmah mencerminkan kebijaksanaan dalam berpikir dan bersikap.
Q: Apakah hikmah sama dengan ilmu?
A: Tidak sama. Ilmu adalah pengetahuan, sedangkan hikmah adalah kemampuan menggunakan ilmu tersebut secara bijaksana. Seseorang bisa memiliki banyak ilmu, tapi belum tentu bijaksana jika tidak menerapkan ilmunya dengan benar.
Q: Bagaimana cara memperoleh hikmah?
A: Hikmah diperoleh melalui proses pembelajaran, perenungan, pengalaman hidup, dan kedekatan spiritual dengan Tuhan. Hikmah tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan akhlak dan introspeksi yang terus-menerus.
Q: Mengapa hikmah sangat penting dalam kehidupan sehari-hari?
A: Hikmah membantu seseorang membuat keputusan yang tepat, menghindari konflik, menyampaikan nasihat dengan baik, dan hidup lebih tenang. Dengan hikmah, seseorang bisa menyeimbangkan akal dan hati dalam segala tindakan.
Q: Apa contoh hikmah dalam dunia pendidikan?
A: Seorang guru yang menasihati muridnya dengan sabar ketika mereka melakukan kesalahan adalah contoh hikmah. Ia tidak marah, tapi justru mendidik dengan pendekatan yang membuat murid merasa dihargai dan belajar dari kesalahan.
Q: Apakah hikmah hanya dimiliki oleh orang tua atau orang bijak?
A: Tidak. Hikmah bisa dimiliki siapa saja, termasuk anak muda, selama mereka mau belajar, merenung, dan bertindak berdasarkan nilai kebaikan dan pemahaman yang dalam.
Q: Bagaimana Islam memandang hikmah?
A: Dalam Islam, hikmah adalah salah satu anugerah terbesar dari Allah. Al-Qur’an menyebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 269:
“Dan barang siapa yang diberi hikmah, sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak.”
Hikmah adalah ciri orang yang dekat dengan Allah.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3432770/original/026993700_1618800534-junior-reis-laRIC-OLf88-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812277/original/052062800_1684314288-Beach_life.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)