Liputan6.com, Jakarta Kata majemuk merupakan gabungan dua kata dasar atau lebih yang membentuk makna baru dan tidak lagi bisa ditafsirkan secara harfiah dari masing-masing unsur katanya. Dalam bahasa Indonesia, kata majemuk kerap digunakan dalam komunikasi sehari-hari, baik lisan maupun tulisan, karena dapat memperkaya ragam ungkapan dan memperhalus makna.
Menurut M. Ramlan dalam buku Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis (1986), dijelaskan bahwa kata majemuk ditandai dengan kesatuan makna yang tidak bisa diuraikan secara lepas dari unsur penyusunnya, dan sering kali dituliskan dengan atau tanpa tanda hubung tergantung konteks dan kebakuannya.
Advertisement
Sementara itu, Abdul Chaer dalam Linguistik Umum (2014), menjelaskan bahwa kata majemuk dibentuk dari dua kata dasar atau lebih yang masing-masing kehilangan makna asalnya, lalu membentuk makna baru yang utuh dan tetap. Hal ini menegaskan pentingnya memahami jenis dan contoh kata majemuk, terutama yang disertai tanda hubung seperti ibu-bapak, tanda-tangan, atau anak-anak.
Mengetahui berbagai contoh kata majemuk dengan tanda hubung sangat penting bagi pelajar dan penulis agar bisa menggunakannya dengan tepat dalam konteks formal maupun nonformal. Kata majemuk yang ditulis dengan tanda hubung biasanya digunakan untuk memperjelas arti dan mencegah ambiguitas dalam kalimat. Dengan memahami bentuk dan fungsi kata majemuk secara mendalam, pengguna bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan berbahasa secara efektif dan benar sesuai kaidah yang berlaku.
Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Selasa (24/6/2025).
Mengenal Kata Majemuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4612263/original/024340300_1697441995-rod-long-VHS_CmxFBGI-unsplash.jpg)
Kata majemuk menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian kata majemuk berarti terdiri atas beberapa bagian yang merupakan suatu kesatuan. Secara umum, kata majemuk merujuk pada gabungan dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan makna baru, baik dalam bentuk kata majemuk maupun kalimat majemuk.Â
Kata majemuk dalam bahasa Indonesia adalah gabungan dua kata dasar atau lebih yang membentuk satu makna baru dan digunakan sebagai satu kesatuan leksikal. Gabungan ini bersifat tetap dan tidak dapat dipahami secara harfiah dari masing-masing kata penyusunnya, karena telah membentuk arti yang berbeda dari arti asal katanya. Kata majemuk lazim ditemukan dalam berbagai bentuk komunikasi dan memiliki peran penting dalam memperkaya kosakata bahasa Indonesia.
Bentuk kata majemuk dapat muncul baik dengan maupun tanpa tanda hubung, tergantung pada tingkat kekakuan struktur dan ketetapan penggunaannya dalam kebakuan bahasa. Secara fungsional, kata majemuk dianggap sebagai satu entitas gramatikal, sehingga sering dijadikan satuan dalam kalimat yang utuh dan memiliki arti tunggal dalam konteks tertentu.
Seperti dijelaskan oleh Gorys Keraf dalam Diksi dan Gaya Bahasa (2006), dijelaskan bahwa kata majemuk ialah bentuk kata yang terdiri atas dua kata atau lebih yang digabungkan dan dipergunakan sebagai satu kesatuan makna, serta biasanya memiliki arti idiomatik yang tidak dapat diterjemahkan secara lepas.
Terdapat beberapa ciri utama yang membedakan kata majemuk dari gabungan kata lainnya, seperti frasa. Ciri-ciri ini berkaitan dengan bagaimana kata-kata tersebut berinteraksi dan membentuk makna baru. Berikut penjelasannya:
- Ketaktersisipan: Unsur-unsur dalam kata majemuk tidak dapat disisipi oleh kata lain.
- Ketakterluasan: Unsur-unsur penyusun kata majemuk tidak dapat diberi imbuhan secara terpisah. Imbuhan harus diberikan pada kata majemuk secara keseluruhan.Â
- Ketakterbalikan: Urutan kata-kata penyusunnya tidak dapat dibalik tanpa mengubah makna atau menghasilkan kata yang tidak baku.Â
Advertisement
Contoh Kata Majemuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4347398/original/070329500_1678076644-high-angle-floral-bookmark-book.jpg)
1. Pintu geser
Pintu geser adalah jenis pintu yang memiliki mekanisme pembukaan dengan cara digeser ke samping, biasanya digunakan pada pintu kaca atau pintu geser otomatis. Kata "pintu" dan "geser" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "pintu" atau "geser" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Pintu geser ini memudahkan akses ke ruangan tanpa memakan banyak ruang."
2. Taman bermain
Taman bermain adalah tempat rekreasi yang terdiri dari berbagai macam permainan untuk anak-anak. Biasanya, taman bermain dilengkapi dengan ayunan, perosotan, jungle gym, dan permainan lainnya yang menyenangkan untuk anak-anak. Kata "taman" dan "bermain" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "taman" atau "bermain" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Anak-anak senang bermain di taman bermain karena ada banyak permainan yang menyenangkan."
3. Penggali kubur
Penggali kubur adalah orang yang bekerja untuk menggali lubang kubur saat proses pemakaman. Biasanya, penggali kubur bekerja di pemakaman atau tempat pemakaman yang lain. Kata "penggali" dan "kubur" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "penggali" atau "kubur" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Penggali kubur itu sangat ahli dalam menggali lubang kubur dalam waktu yang singkat."
4. Buku catatan
Buku catatan adalah buku kecil yang digunakan untuk mencatat informasi penting. Biasanya, buku catatan digunakan oleh siswa, mahasiswa, atau pekerja kantoran untuk mencatat informasi penting atau ide-ide. Kata "buku" dan "catatan" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "buku" atau "catatan" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya selalu membawa buku catatan ke mana-mana untuk mencatat ide-ide yang muncul di kepala saya."
5. Lampu sorot
Lampu sorot adalah lampu yang digunakan untuk menerangi objek atau area tertentu. Biasanya, lampu sorot digunakan untuk mengarahkan perhatian pada objek tertentu, seperti pada panggung teater atau konser musik. Kata "lampu" dan "sorot" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "lampu" atau "sorot" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Lampu sorot itu sangat membantu dalam memperlihatkan objek yang sedang dihadirkan di panggung."
6. Meja belajar
Meja belajar adalah meja yang digunakan untuk belajar atau menulis. Biasanya, meja belajar digunakan oleh siswa atau mahasiswa saat belajar di sekolah atau di rumah. Meja belajar memiliki bentuk dan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan belajar, seperti memiliki rak untuk menyimpan buku atau alat tulis. Kata "meja" dan "belajar" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "meja" atau "belajar" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Siswa-siswa duduk di meja belajar mereka sambil memperhatikan guru yang sedang menjelaskan pelajaran."
7. Mobil listrik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277413/original/089283200_1672391054-pexels-streetwindy-2912515.jpg)
Mobil listrik adalah jenis mobil yang menggunakan tenaga listrik, sebagai sumber energi penggeraknya. Mobil listrik menggunakan motor listrik sebagai penggerak roda, dan energi listrik disimpan dalam baterai yang terletak di dalam mobil. Kata "mobil" dan "listrik" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "mobil" atau "listrik" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Mobil listrik menjadi semakin populer karena ramah lingkungan dan hemat energi."
8. Perahu nelayan
Perahu nelayan adalah jenis perahu yang digunakan oleh nelayan untuk mencari ikan di laut. Perahu nelayan biasanya dilengkapi dengan alat tangkap ikan, seperti jaring atau pancing, dan memiliki mesin untuk membantu pergerakan perahu. Kata "perahu" dan "nelayan" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "perahu" atau "nelayan" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Perahu nelayan itu meninggalkan pelabuhan pada pagi hari untuk mencari ikan di laut."
9. Kopi susu
Kopi susu adalah minuman kopi yang dicampur dengan susu. Kopi susu biasanya disajikan dalam gelas atau cangkir, dan bisa dinikmati dengan atau tanpa gula. Kata "kopi" dan "susu" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "kopi" atau "susu" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya suka memesan kopi susu di kedai kopi untuk memulai hari dengan semangat."
10. Kebun binatang
Kebun binatang adalah tempat wisata yang menampilkan berbagai jenis binatang yang dipelihara dalam lingkungan yang menyerupai habitat asli binatang tersebut. Kebun binatang biasanya memiliki fasilitas pendukung, seperti taman bermain dan kafe. Kata "kebun" dan "binatang" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "kebun" atau "binatang" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Anak-anak senang berkunjung ke kebun binatang untuk melihat binatang-bintang yang menarik perhatian mereka."
11. Buku masak
Buku masak adalah jenis buku yang berisi resep-resep masakan. Buku masak biasanya dilengkapi dengan foto-foto makanan dan petunjuk langkah demi langkah untuk membuat masakan tersebut. Kata "buku" dan "masak" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "buku" atau "masak" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya membeli buku masak itu untuk mencari resep baru yang bisa saya coba di rumah."
12. Sepatu kets
Sepatu kets adalah jenis sepatu yang dirancang untuk kegiatan olahraga atau aktivitas santai. Sepatu kets biasanya memiliki sol karet yang tebal dan nyaman dipakai untuk jalan-jalan atau berlari. Kata "sepatu" dan "kets" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "sepatu" atau "kets" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya membeli sepasang sepatu kets baru untuk mengganti sepatu lama yang sudah aus."
Advertisement
13. Tas ransel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4287440/original/021062000_1673398731-amy-benton-blake-KvfNKteVKyc-unsplash.jpg)
Tas ransel adalah jenis tas yang dipakai dengan cara menggantungkan di atas bahu dan di belakang. Tas ransel biasanya digunakan untuk membawa barang-barang yang lebih banyak, seperti buku atau laptop. Kata "tas" dan "ransel" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "tas" atau "ransel" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya selalu membawa tas ransel ke kampus untuk membawa buku-buku dan laptop."
14. Pakaian dalam
Pakaian dalam adalah jenis pakaian yang dipakai di bawah pakaian luar dan berfungsi untuk melindungi bagian tubuh yang sensitif. Pakaian dalam biasanya terbuat dari bahan yang nyaman dipakai, seperti katun atau sutra. Kata "pakaian" dan "dalam" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "pakaian" atau "dalam" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya harus mencuci pakaian dalam sebelum tidur agar besok punya pakaian dalam yang bersih untuk dipakai."
15. Cuci tangan
Cuci tangan adalah kegiatan membersihkan tangan dengan sabun dan air, biasanya untuk menghindari penyebaran kuman dan bakteri. Cuci tangan biasanya dilakukan sebelum dan setelah makan, setelah menggunakan toilet, atau setelah bersentuhan dengan benda atau orang yang terinfeksi. Kata "cuci" dan "tangan" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "cuci" atau "tangan" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saat pandemi ini, penting untuk selalu mengingatkan orang untuk rajin cuci tangan agar terhindar dari penyebaran virus."
16. Kain lap
Kain lap adalah sepotong kain yang digunakan untuk membersihkan permukaan yang kotor atau basah. Kain lap biasanya terbuat dari bahan yang bisa menyerap air atau minyak, seperti kain flanel atau mikrofiber. Kata "kain" dan "lap" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "kain" atau "lap" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya memakai kain lap itu untuk membersihkan noda di meja makan."
17. Kunci inggris
Kunci inggris adalah jenis kunci yang digunakan untuk membuka atau memutar baut atau mur yang berbentuk segi-enam. Kunci inggris biasanya memiliki ukuran yang bisa diatur agar bisa digunakan untuk membuka baut atau mur dengan ukuran yang berbeda. Kata "kunci" dan "inggris" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "kunci" atau "inggris" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya meminjam kunci inggris itu untuk membuka baut di sepeda motor saya."
18. Handuk mandi
Handuk mandi adalah jenis handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi. Handuk mandi biasanya lebih besar dan tebal dibanding handuk biasa, dan terbuat dari bahan yang bisa menyerap air dengan baik. Kata "handuk" dan "mandi" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "handuk" atau "mandi" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya selalu membawa handuk mandi saat bepergian agar bisa mandi kapan saja."
19. Kertas lipat
Kertas lipat adalah jenis kertas yang digunakan untuk membuat origami atau membuat bentuk-bentuk lipatan. Kertas lipat biasanya berukuran kecil dan terbuat dari bahan yang fleksibel namun kuat, seperti kertas origami. Kata "kertas" dan "lipat" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "kertas" atau "lipat" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Anak saya suka membuat origami dengan kertas lipat yang baru saya beli."
20. Penghapus pensil
Penghapus pensil adalah alat yang digunakan untuk menghapus tinta pensil pada kertas. Penghapus pensil biasanya terbuat dari bahan karet dan memiliki tekstur yang bisa menghapus tinta pensil dengan mudah. Kata "penghapus" dan "pensil" digabungkan menjadi kata majemuk karena memiliki arti baru yang berbeda dengan kata "penghapus" atau "pensil" secara terpisah. Contoh penggunaannya dalam kalimat: "Saya membeli penghapus pensil baru karena yang lama sudah habis dan sulit digunakan."
QnA yang Umum Dipertanyakan tentang Kata Majemuk
Q: Apa itu kata majemuk dalam bahasa Indonesia?
A: Kata majemuk adalah gabungan dua kata dasar atau lebih yang membentuk makna baru sebagai satu kesatuan. Makna ini tidak bisa ditafsirkan secara harfiah dari masing-masing kata penyusunnya.
Q: Apa perbedaan kata majemuk dengan frasa biasa?
A: Kata majemuk memiliki makna baru yang tetap dan menyatu, sedangkan frasa biasa masih mempertahankan makna leksikal dari masing-masing kata. Frasa tidak selalu membentuk arti baru.
Q: Apakah semua kata majemuk harus ditulis dengan tanda hubung?
A: Tidak. Tanda hubung hanya digunakan pada kata majemuk tertentu yang bisa menimbulkan ambiguitas atau yang sudah baku penulisannya memakai tanda hubung, sesuai pedoman EYD/PUEBI.
Q: Apakah kata majemuk bisa berubah bentuk jika digunakan dalam kalimat?
A: Umumnya tidak. Kata majemuk bersifat tetap dan tidak mengalami perubahan bentuk, walaupun digunakan dalam konteks kalimat yang berbeda.
Q: Apa fungsi utama dari kata majemuk?
A: Fungsi utamanya adalah untuk menyederhanakan ungkapan, memperkaya kosakata, dan menciptakan makna baru yang lebih spesifik atau idiomatik.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2378469/original/055253400_1737413276-IMGE9883.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3974890/original/040801700_1648197190-book-gaedaa3889_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3051581/original/016118100_1677134088-161278196_728489364509279_1743616452774133653_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1860530/original/010220100_1777609466-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)