Sukses

10 Contoh Mad Iwad dalam Alquran, Ini Ketentuan dan Cara Membacanya

Liputan6.com, Jakarta Dalam ilmu tajwid terdapat hukum bacaan mad. Mad adalah hukum bacaan di mana suatu huruf dibaca lebih panjang dari huruf lainnya karena suatu ketentuan. Ada banyak jenis hukum bacaan mad, salah satunya adalah mad iwad.

Contoh mad iwad juga cukup banyak ditemukan dalam Alquran. Bahkan contoh mad iwad juga dapat ditemukan dalam Alquran Juz 30 atau Juz Amma. Namun sebelum itu, penting juga untuk mengetahui apa itu hukum bacaan mad.

Mad adalah salah satu hukum tajwid, di mana suatu huruf harus dibaca lebih panjang dari huruf lainnya karena suatu ketentuan. Hukum bacaan mad biasanya ditandai dengan adanya huruf seperti hamzah, wawu, dan yak, yang terletak setelah uruf yang harus dibaca panjang.

Setidaknya ada 14 jenis hukum bacaan mad yang ada dalam Alquran. Namun dalam artikel ini pembahasan akan lebih fokus pada mad iwad saja. Berikut ini adalah penjelasan lebih menyeluruh mengenai mad iwad seperti yang telah dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (9/12/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Pengertian Mad Iwad

Istilah mad iwad teridri dari dua kata, yakni mad dan iwad. Mad secara bahasa artinya panjang, sedangkan iwad artinya pengganti. Secara istilah mad iwad ialah berhenti pada tanwin fathah di akhir ayat. Dari penjelasan tersebut dapat dipahami bahwa mad iwad merupakan acaan panjang pada akhir kata (kalimat) sebagai ganti dari suara tanwin fathah yang tidak lagi berbungi lagi karena bacaan diwaqofkan.

Ketentuan hukum mad iwad berlaku apabila fathahtain ( ـً ) pada akhir kata karena Waqaf (berhenti) dan dibaca mad sebagai pengganti tanwin, sehingga harakat tanwin tidak lagi dibunyikan. Adapun cara membaca hukum mad iwad adalah dibaca dengan panjang 1 alif atau 2 harakat/ketukan, seperti panjang mad thobi’i.

Penting untuk diketahui bahwa hukum mad iwad tidak berlaku pada bacaan Ta’ Marbuthah (ىة , ة). Apabila ada Ta’ Marbutah berharakat fathahtain (ـً) dan diwaqafkan, maka membacanya harus mengubah Ta’ Marbuthah menjadi Ha’ (ه, ىه) sukun/mati.

3 dari 4 halaman

Contoh Mad Iwad

Untuk lebih memahami apa itu hukum bacaan mad iwad, akan lebih mudah jika kita melihat langsung contoh mad iwad. Contoh mad iwad dapat dengan mudah kita temukan dalam Alquran. Bahkan contoh mad iwad dapat kita temukan dalam Alquran Juz 30 atau Juz Amma. Adapun contoh mad iwad dalam Juz Amma antara lain adalah sebagai berikut:

1. QS Al-Adiyat ayat 1

وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ

wal-‘ādiyaati ḍab-ḥaa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan ضَبْحًاۙ.

 

2. QS Al-Adiyat ayat 2

فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ

fal-mụriyaati qad-ḥaa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan قَدْحًاۙ.

 

3. QS Al-Adiyat ayat 3

فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ

fal-mugīrāti ṣub-ḥā

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan صُبْحًاۙ.

 

4. QS Al-Adiyat ayat 4

فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ

fa aṡarna bihī naq’ā

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan نَقْعًاۙ.

 

5. QS Al-Adiyat ayat 5

فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ

fa wasaṭna bihī jam’aa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan جَمْعًاۙ.

4 dari 4 halaman

Contoh Mad Iwad

6. QS Al-Insyirah ayat 5

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Fa inna ma'al usri yusraa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan يُسْرًا.

 

7. QS An-Nasr ayat 2

وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ في دِيْنِ اللَّهِ أَفْوَاجًا

Wa ra'aitan-naasa yadkhulūna fī dīnillāhi afwaaja

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan أَفْوَاجًا.

 

8. QS An-Nasr ayat 3

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا

Fasabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfirh, innahuu kāna tawwaabaa.

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan كَانَ تَوَّابًا.

 

9. QS Al-Balad ayat 6

يَقُوْلُ اَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًاۗ

Yaqụlu ahlaktu mālal lubadaa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan لُّبَدًا.

 

10. QS Al-Ahzab ayat 3

وَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلً

Wa tawakkal 'alallāh, wa kafā billaahi wakīlaa

Contoh mad iwad dalam ayat tersebut terdapat pada bagian akhir ayat, tepatnya pada bacaan وَكِيْلًا.

Demikian sejumlah contoh mad iwad dalam Alquran. Dari sejumlah contoh mad iwad tersebut dapat dipahami bahwa mad iwan merupakan hukum bacaan panjang dalam Alquran yang sebagian besar berada di akhir ayat. Ini Karena hukum mad iwad berlaku jika fathahtain ( ـً ) pada akhir kata karena Waqaf (berhenti) dan dibaca mad sebagai pengganti tanwin, sehingga harakat tanwin tidak lagi dibunyikan. Adapun cara membaca hukum mad iwad adalah dibaca dengan panjang 1 alif atau 2 harakat/ketukan, seperti panjang mad thobi’i.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS