7 Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas yang Mudah, Unik dan Lucu

Cara membuat pot bunga dari botol bekas bisa mempercantik tampilan rumah kamu.

Diperbarui 23 Juni 2025, 12:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cara membuat pot bunga dari botol bekas tidak begitu sulit dipraktikkan. Kamu bisa membuatnya di rumah sebagai aktivitas yang menyenangkan. Apalagi, pot bunga yang akan kamu buat adalah dari botol bekas, jadi mengumpulkan bahannya juga tidak sulit.

Pot bunga dari botol bekas tentunya lebih menghemat pengeluaran. Selain itu, kamu juga bisa mengkreasikan pot bunga dari botol bekas ini sesuai selera. Kamu bisa mewarnainya dan membentuknya agar enak dipandang.

Cara membuat pot bunga dari botol bekas bisa mempercantik tampilan rumah kamu. Kamu bisa membuat pot bunga gantung ataupun yang diletakkan di lantai. Kamu juga bisa memberi warnanya dengan cat sesuai selera.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (23/6/2025) tentang cara membuat pot bunga dari botol bekas.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas

Alat dan bahan:

- Botol plastik bekas

- Pisau atau cutter

- Cat aklirik

- Pensil gambar

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Langkah pertama yaitu menggambar pola pada botol bekas yang akan kamu buat. Kamu bisa menggambar hewan, bunga, atau beberapa buah-buahan.

2. Kemudian gambar sesuka hati kamu, lalu potong mengikuti pola gambaran pada botol.

3. Kemudian siapkan cat aklirik, lalu warnai semua botol yang sudah digambar dengan warna dasar seperti putih.

4. Selanjutnya, kamu dapat mewarnai sesuai dengan karakter yang kamu buat, sesuaikan dengan gambaran serta pola yang sudah ada di botol sesuka hati.

5. Jika sudah diwarnai, keringkan botol agar cat tidak luntur.

6. Botol bekas sudah diap dijadikan sebagai pot bunga yang cantik.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Digantung)

Alat dan bahan:

- Botol plastik bekas

- Gunting atau cutter

- Benang pancing

- Paku

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Langkah pertama yaitu siapkan botol plastik bekas.

2. Kemudian potong bagian tengahnya saja dan bagian samping menggunakan cutter atau gunting.

3. Setelah itu, lubangi menggunakan paku di sekitar botol plastik tersebut.

3. Lalu buat gantungan di atas atau di kedua sisinya untuk potongan botol.

4. Selanjutnya, kamu dapat mengisi tanaman, lalu gantung pot tersebut.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Botol Kaca)

Alat dan bahan:

- Botol kaca bekas (bisa berwarna bening atau lainnya)

- Cutter

- Sabun

- Sponge

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Langkah pertama adalah menyiapkan botol kaca, lalu cutter sticker yang tertempel pada botol.

2. Setelah itu, kamu dapat membersihkan sisa botol kaca menggunakan sabun agar benar-benar bersih.

3. Keringkan botol kaca yang sudah dibersihkan.

4. Botol kaca siap dijadikan pot untuk tanaman.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Digantung Vertikal)

Alat dan Bahan:

- Botol bekas

- Pupuk

- Tanah

- Tanaman

- Tali

- Paku dan palu

- Gunting

- Cat warna

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Potonglah bagian tengah botol, sesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan untuk menanam.

2. Siapkan tanah dengan mencampur pupuk kompos dan tanah gembur.

3. Lepas plastik yang masih menempel pada botol plastik. Bersihkan lalu, cat dengan cat warna yang sudah disediakan. Tunggu sampai cat mengering dan tambahkan motif sesuai dengan selera.

4. Jika sudah kering, masukkan campuran pupuk kompos dan tanah gembur yang sudah disiapkan dalam botol.

5. Tambahkan tanaman ke dalam pot. Pasang juga tali pada bagian ujung botolnya.

6. Buat gantungan di tembok dengan menggunakan paku dan tali.

7. Gantung botol yang sudah dibuat dan beri tanaman di tembok secara vertikal.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Kaleng Susu)

Alat dan Bahan:

- Kaleng susu bekas

- Kuas

- Cat warna-warni

- Paku

- Tali

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Bersihkan kaleng susu bekas dari sisa noda atau tempelan kertas. Jika perlu cuci terlebih dahulu.

2. Lubangi bagian bawah kaleng susu menggunakan paku untuk tempat pembuangan kelebihan air saat tanaman disiram. Lubangi juga bagian samping kanan dan kirinya untuk wadah tali agar bisa digantung.

3. Cat kaleng bekas dengan warna favorit menggunakan kuas. Tambahkan juga motif dengan warna cat yang berbeda. Jika kesulitan menggambar dengan kuas, gunakan spidol permanen.

4. Tunggu sampai cat pot kaleng susu kering dan kemudian pasang tali untuk menggantung pot bunga tersebut.

5. Tambahkan tanah gembur dan pupuk kompos yang sudah dicampurkan. Tambah juga tanaman untuk mempercantik pot bunganya.

6. Pasang paku dan gantung pot bunga yang sudah dibuat di tempat yang kau inginkan.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Karakter)

Alat dan Bahan:

- Botol plastik bekas

- Pisau pemotong/cutter

- Cat akrilik

- Pensil gambar

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Siapkan pola gambar karakter lucu yang akan ditempatkan pada botol plastik. Misalnya pola gambar beruang, kelinci, dan kucing.

2. Gambar pola pada botol plastik lalu potong dengan gunting sesuai dengan gambar polanya.

3. Jika sudah, cat potongan botol yang telah dibentuk dengan cat akralik dengan warna dasar polos. Lalu tumpuki warna dasar dengan cat warna sesuai karakter pola gambar. Gambarkan mata, hidung, dan telinga pada polanya agar semakin tampak lucu dan persis kartun.

4. Terakhir, keringkan sampai catnya tidak melumer.

5. Pot dari botol bekas sudah siap dijadikan hiasan.

5. Untuk menjadi pot hias gantung bisa diberi gantungan tali pada kedua sisinya.

Cara Membuat Pot Bunga dari Botol Bekas (Polkadot)

Alat dan Bahan:

- Botol Plastik Bekas

- Gunting atau Cutter

- Benang pancing

- Paku

- Cat

- Spidol

Cara membuat pot bunga dari botol bekas:

1. Siapakan 1 botol plastik bekas, setelah itu potong tengah yang bagian samping menggunakan gunting atau cutter.

2. Setelah itu buat lubang dengan menggunakan paku di sekitar potongan botol plastik itu.

3. Lalu cat dengan banyak titik-titik besar hingga seperti polkadot. Lebih bagus lagi jika mengecatnya dengan warna dasar polos lalu menambahnya dengan warna gelap untuk polkadotnya.

4. Kemudian buat gantungan di atas potongan botol itu.

5. Terakhir, isi tanah dan tanaman.

6. Jadilah pot bunga dari botol plastik bekas.

Mengapa Botol Plastik Sebaiknya Di-recycle?

Botol plastik adalah salah satu jenis sampah rumah tangga yang paling sering ditemui. Sayangnya, jika tidak dikelola dengan benar, limbah plastik bisa mencemari lingkungan selama ratusan tahun. Maka dari itu, mendaur ulang botol plastik, misalnya menjadi pot bunga, adalah salah satu solusi kreatif dan bermanfaat.

Daur ulang membantu mengurangi limbah plastik yang mencemari tanah, laut, dan udara. Berdasarkan data dari Buxton Water, jika plastik tidak dibuang secara bertanggung jawab, maka akan menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Sebaliknya, mendaur ulang plastik menjadi produk berguna seperti pot bunga:

  • Mengurangi emisi karbon: Proses daur ulang jauh lebih hemat energi dibandingkan memproduksi plastik baru dari bahan baku minyak bumi. Menurut laporan dari Tide.Earth, proses daur ulang plastik dapat mengurangi emisi karbon hingga 80%.
  • Menjaga laut tetap bersih: Sekitar 80% polusi laut berasal dari plastik. Botol plastik yang tidak didaur ulang dapat berakhir di laut dan membahayakan kehidupan biota laut. Daur ulang membantu mencegah hal ini.
  • Mendorong ekonomi sirkular: Daur ulang memungkinkan bahan plastik terus digunakan dalam siklus produksi, mengurangi kebutuhan akan plastik baru, dan menciptakan sistem yang lebih berkelanjutan.

Mengubah botol bekas menjadi pot bunga bukan hanya solusi praktis, tapi juga langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak negatif limbah plastik.

Ide Recycle Botol Plastik Selain Pot

Selain dijadikan pot bunga, botol plastik juga bisa diubah menjadi berbagai barang unik dan berguna, seperti:

  • Irigasi tetes: Botol dengan lubang di tutupnya bisa ditanam terbalik di dekat tanaman untuk memberi air secara perlahan.
  • Alat penyiram tanaman: Cukup lubangi tutup botol minuman dan isi dengan air. Cocok untuk menyiram bibit kecil.
  • Pelindung bibit: Botol bening bisa menjadi rumah kaca mini untuk tanaman muda.
  • Sendok taman: Gunakan botol susu besar untuk membuat scoop tanah.
  • Pemetik buah: Botol dipasang di ujung tongkat untuk menjangkau buah yang tinggi.
  • Wadah semai atau self-watering pot: Botol bisa dibuat menjadi wadah tanam dengan sistem irigasi otomatis dari sumbu kain.
  • Label tanaman: Potongan botol bisa dipakai sebagai penanda nama tanaman.
  • Rumah kaca dari botol plastik: Mengumpulkan ratusan botol bekas bisa membangun rumah kaca yang murah dan ramah lingkungan.

Dengan kreativitas dan kepedulian, botol bekas bisa menjadi sumber daya yang tak kalah berharga dari produk baru.

FAQ Tentang Recycle

1. Mengapa plastik perlu didaur ulang?

Karena plastik sulit terurai secara alami dan dapat mencemari lingkungan hingga ratusan tahun. Daur ulang membantu mengurangi limbah dan menciptakan produk baru yang bermanfaat.

2. Apakah semua plastik bisa didaur ulang?

Tidak semua jenis plastik bisa didaur ulang secara umum. Lihat simbol daur ulang di kemasan—jenis PET dan HDPE paling umum didaur ulang. Beberapa jenis lainnya perlu dikumpulkan di titik khusus, seperti di supermarket besar.

3. Apa dampak plastik terhadap kehidupan laut?

Plastik menyebabkan 100.000 mamalia laut dan 1 juta burung laut mati setiap tahun karena tertelan atau terjerat plastik. Daur ulang membantu mencegah plastik masuk ke laut.

4. Apakah mendaur ulang bisa mengurangi pemanasan global?

Ya. Proses daur ulang plastik menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih sedikit dibandingkan produksi plastik baru dari bahan mentah.

5. Apa itu ekonomi sirkular dalam konteks plastik?

Ekonomi sirkular adalah sistem di mana bahan seperti plastik terus digunakan kembali sehingga mengurangi limbah, menekan penggunaan sumber daya baru, dan mendukung keberlanjutan jangka panjang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6