Sukses

Blocking adalah Menghadang Smash dari Lawan dalam Voli, Begini Cara Melakukannya

Liputan6.com, Jakarta - Bloking adalah teknik bertahan dalam permainan bola voli. Tujuan utama melakukan blocking adalah menghadang smash dari lawan. Teknik blocking bisa dilakukan oleh satu pemain dan maksimal tiga pemain.

Ada lima jenis blocking dalam permainan bola voli yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, yakni blocking bola open, blocking bola semi, blocking bola quick, blocking tunggal, dan blocking ganda. Blocking yang dilakukan lebih dari satu pemain dinilai lebih efektif.

Kelima jenis blocking tersebut cara melakukannya berbeda-beda. Secara umum, cara melakukan blocking adalah tangan lurus ke atas, jari-jari direnggangkan, dan bagian telapak tangan aktif mengikuti arah bola voli.

Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam tentang blocking, jenis-jenis blocking, dan cara melakukan blocking, Sabtu (5/11/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Blocking adalah Teknik Bertahan dalam Permainan Bola Voli

Blocking adalah salah satu teknik dalam permainan bola voli. Secara bahasa, istilah blocking berasal dari kata “block” yang artinya membendung atau bertahan. Pada permainan bola voli, blocking adalah teknik bertahan.

Dalam buku berjudul Melatih Gerak dengan Bola (Bola Voli dan Bola Kasti) (2020) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), block atau blocking adalah teknik bertahan yang dilakukan di atas net atau menahan smash dari lawan.

Blocking adalah teknik bertahan dalam permainan bola voli yang umumnya dilakukan tidak lebih dari tiga orang. Ada dua cara melakukan blocking yang perlu diketahui, yakni blocking aktif dan blocking pasif. Apa perbedaan kedua cara melakukan blocking tersebut?

Cara melakukan blocking yang benar, umumnya menggunakan kedua lengan. Tangan lurus ke atas, jari-jari direnggangkan, dan bagian telapak tangan aktif mengikuti arah bola voli.

Sementara cara melakukan blocking aktif adalah menggerakkan tangan secara kuat dan lengan dekat sekali dengan net voli. Kemudian, cara melakukan blocking pasif adalah menjulurkan tangan ke atas tanpa digerakkan.

3 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Blocking dalam Permainan Bola Voli

Ini jenis-jenis blocking dalam permainan bola voli yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber:

1. Blocking Bola Open

Block bola open atau blocking bola open adalah jenis blocking yang dilakukan dengan lompatan yang cukup tinggi. Menekuk lutut sampai 100 derajat untuk memulai lompatan. Jenis blocking voli ini, tujuannya untuk membendung smash tinggi dari lawan.

Cara melakukan blocking bola open:

- Melakukan pergerakan di depan net, tepatnya di depan pemain lawan yang akan melakukan smash.

- Mengambil sikap siap block dengan posisi kedua tangan ada di depan dada.

- Bersiap menolak dengan menekuk kedua lutut sampai membentuk sudut kira-kira 100 derajat.

- Melompat setelah smasher membuat lompatan.

2. Blocking Bola Semi

Block bola semi atau blocking bola semi adalah jenis blocking dengan membendung jenis smash cepat dari lawan. Teknik ini tidak memerlukan lompatan yang terlalu tinggi. Pemain hanya perlu menekuk lutut kira-kira 110 derajat untuk melompat.

Cara melakukan blocking bola semi:

- Bergerak ke depan net atau di depan lawan yang akan melakukan smash.

- Mengambil sikap siap block, yaitu posisi kedua tangan ada di atas kepala.

- Membuat tolakan dengan menekuk lutut hingga membentuk sudut sekitar 110 derajat.

- Melakukan lompatan setelah smasher juga melompat.

3. Blocking Bola Quick

Block bola quick atau blocking bola quick adalah jenis blocking yang mengharuskan pemain melompat dengan segera. Tujuan blocking ini, untuk membendung smash pendek atau cepat dari musuh. Pemain, membutuhkan tekukan lutut sekitar 135 derajat untuk melompat.

Cara melakukan blocking bola quick:

- Bergerak ke arah pemain lawan yang akan melakukan smash.

- Ambil sikap siap block dengan mengangkat kedua tangan yang lurus ke atas.

- Melakukan tolakan dengan lutut ditekuk sekitar 135 derajat.

- Melakukan lompatan bersama dengan smasher lawan, dan lompat setinggi mungkin.

4 dari 4 halaman

Jenis-Jenis Blocking dalam Permainan Bola Voli Selanjutnya

4. Blocking Tunggal

Block tunggal atau blocking tunggal adalah jenis blocking yang dilakukan oleh satu pemain saja. Pemain yang melakukan block tunggal harus memiliki pergerakan dan respon tangan cepat. Ini karena dia sendiri yang akan menghadang smash dari lawan.

Cara melakukan blocking tunggal:

- Membuat langkah ke kanan atau ke keri sesuai pergerakan bola yang di-smash lawan.

- Melakukan tolakan dengan dua kaki secara bersamaan untuk melompat.

- Jika bola di-set-up di dekat net, maka melompatlah sesaat setelah smasher atau lawan melakukan tolakan.

- Jika bola di-set-up jauh dari net, lakukan lompatan yang sedikit lambat.

- Kemudian dalam waktu yang sama, angkat kedua tangan dengan posisi telapak tangan terbuka untuk membendung smash dari lawan.

- Dalam posisi ini, pemain harus melakukan pendaratan dengan kedua kaki.

5. Block Ganda

Block ganda atau blocking ganda adalah jenis blocking dalam permainan bola voli yang dilakukan oleh lebih dari satu pemain, yaitu antara dua sampai tiga pemain. Blocking ganda disebut lebih kuat dari blocking tunggal.

Ini karena jumlah pemain yang akan membendung atau menahan bola smash dari lawan lebih banyak. Cara melakukan blocking ganda:

- Dilakukan sama dengan cara melakukan blocking tunggal, hanya saja ini dilakukan dengan jumlah pemain lebih dari satu.

- Pemain yang menghadang harus berjajar rapat di depan jaring, kemudian melakukan lompatan bersama-sama untuk menghadang datangnya smash dari lawan.

- Blocking ganda dinilai lebih efektif untuk menahan serangan yang kuat, tetapi membutuhkan timing yang pas antar pemain.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS