Sukses

Macam-Macam Warna, Contoh, dan Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta Macam-macam warna perlu dikenali oleh setiap orang. Pasalnya, warna memiliki peran besar dalam cara setiap orang memandang dunia. Setiap warna memiliki makna yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini tentunya perlu kamu pahami.

Berdasarkan standar internasional, warna memiliki satuan sendiri, yaitu RGB. RGB merupakan abreviasi dari Red, Green, dan Blue yang merupakan warna dasar pembentuk dari berjuta-juta warna lainnya. Walaupun sudah memiliki standar, warna masih sering dinyatakan dengan nama lain.

Macam-macam warna terbagi menjadi tiga, yaitu warna primer sekunder, dan tersier. Di dunia ini terdapat macam-macam warna yang semuanya memiliki arti tesendiri. Ada banyak teori yang mengklasifikasikan macam-macam warna sesuai dengan kebutuhannya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (28/10/2022) tentang macam-macam warna.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Macam-Macam Warna

Macam-macam warna tentunya perlu dipahami oleh setiap orang. Pasalnya, warna sangat berguna untuk mengekspresikan perasaan. Dalam psikologi warna, paduan warna memiliki potensi untuk membuat orang merasakan emosi. Mengenali macam-macam warna juga berguna untuk hal-hal sepele seperti sekadar memadu padankan baju yang akan kamu pakai esok hari, ulasan ini sangat cocok.

Macam-macam warna terdiri dari 3, yaitu warna primer, sekunder, dan tersier. Macam-macam warna primer di antaranya yaitu merah, kuning, dan biru. Sementara itu, macam-macam warna sekunder adalah hijau, oranye, dan ungu. Macam-macam warna tersier adalah kuning-oranye, merah-oranye, merah-ungu, biru-ungu, biru-hijau, dan kuning-hijau. Macam-macam warna ini adalah 12 warna yang biasanya muncul pada color wheel atau roda warna.

Warna Primer

Macam-macam warna yang pertama yaitu warna primer. Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru. Warna primer adalah warna yang paling dasar. Warna primer dikenal sebagai warna dasar karena tidak dapat dihasilkan dengan mencampurkan warna lain. Manusia adalah trikromatik, di mana kondisi mata manusia mampu membedakan tiga kanal warna yang berbeda, warna primer kuning, merah, dan biru sangat mendasar bagi penglihatan manusia. Warna primer adalah pembangun semua blok warna lainnya.

Warna Sekunder

Warna sekunder adalah macam-macam warna berikutnya. Warna sekunder diciptakan oleh gabungan yang seimbang dari dua warna primer. Misalnya, kuning dan merah menghasilkan jingga, merah dan biru menghasilkan ungu, serta biru dan kuning menghasilkan hijau. Pada roda warna, warna sekunder terletak di antara dua warna primer.

Warna Tersier

Warna tersier juga sering disebut warna menengah. Saat kamu memadukan warna sekunder dan primer menjadi satu, kamu menghasilkan apa yang disebut warna tersier, atau warna menengah. Pada roda warna, warna tersier ditemukan antara warna primer dan sekunder. Kuning-oranye, merah-oranye, merah-ungu, biru-ungu, biru-hijau, dan kuning-hijau adalah contoh warna tersier.

3 dari 4 halaman

Istilah dari Macam-Macam Warna

Selain ketiga macam-macam warna tersebut, ada juga istilah lain mengenai macam-macam warna yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Macam-macam warna yang biasa disebutkan dalam kehidupan sehari-hari di antaranya, yaitu:

Warna Analog

Macam-macam warna yang terletak saling berdekatan pada roda warna dikenal sebagai warna analog. Warna analog saling mendukung ketika digunakan bersama karena mereka begitu mirip satu sama lain pada roda warna. Saat menggunakan warna analog, pelukis memastikan mereka memiliki kontras yang cukup, seringkali mereka memilih satu warna dominan, warna pendukung kedua, dan warna ketiga yang bertindak sebagai penekanan. Warna analog ini antara satu warna dengan warna lain biasanya hampir mirip kecerahan warnanya. Contohnya, biru yang berdekatan dengan warna ungu, merah, atau juga merah keunguan.

Warna Monokrom

Warna monokrom atau monokromatik sebenarnya merupakan variasi dari satu warna. Skema warna monokrom menggunakan variasi warna dasar untuk menciptakan paduan warna yang bersih, elegan, dan berwarna tunggal. Menggunakan macam-macam warna ini akan membentuk satu suasana hati secara keseluruhan dan dapat menarik secara visual.

Warna Netral

Warna netral tidak muncul di roda warna. Macam-macam warna ini dapat dibuat dengan mencampur dua warna secara bebas atau menggabungkan warna murni dengan putih, hitam, atau abu-abu. Warna netral murni termasuk hitam, putih, dan semua abu-abu sementara warna netral terdekat termasuk warna cokelat, kecokelatan, dan lebih gelap lagi. Biasanya warna netral digunakan untuk memadukan warna lain agar terlihat lebih serasi satu sama lain.

4 dari 4 halaman

Istilah dari Macam-Macam Warna

Warna Komplementer

Warna komplementer akan lebih jelas ketika digabungkan. Warna komplementer adalah dua warna yang diselaraskan pada sisi yang berlawanan satu sama lain pada roda warna. Warna komplementer sebenarnya berlawanan satu sama lain, tapi jika dipadukan akan memiliki keindahan tersendiri.

Sebagai contoh, warna komplementer merah adalah hijau, dan warna komplementer biru adalah oranye. Sebuah lukisan atau karya seni yang mengandalkan warna komplementer akan memiliki kontras yang paling kuat. Palet warna ini akan paling menarik perhatian dan sangat menyenangkan bagi mata.

Warna Aktif dan Pasif

Warna yang aktif, alias warna yang lebih cerah, cenderung menggairahkan pikiran dan tubuh serta dapat menjadi sumber energi dan kreativitas. Warna pasif, alias warna yang lebih netral dan tidak bersuara, cenderung meningkatkan fokus mental dan memiliki efek menenangkan.

Pada roda warna, warna-warna aktif adalah warna-warna hangat dan lebih menarik dari warna-warna pasif. Warna pasif yang merupakan warna dingin, lebih tenang secara visual. Demikian ulasan mengenai macam-macam warna yang akan berguna untuk anda dalam bermain dengan warna kesukaan kamu.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS