100 Kata Benda Bahasa Arab, Lengkap Cara Baca dan Artinya

Simak 100 kata benda dalam Bahasa Arab lengkap dengan artinya.

Diperbarui 19 Juni 2025, 11:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dalam mempelajari bahasa Arab, pengenalan terhadap kata benda bahasa Arab yang disebut ism merupakan langkah awal yang sangat krusial. Ism mencakup kata-kata yang menunjukkan nama orang, tempat, benda mati, maupun konsep abstrak. Dengan memahami jenis kata benda ini, pembelajar akan lebih mudah membentuk kalimat sederhana, memperluas kosakata, dan meningkatkan kemampuan berbahasa Arab secara praktis.

Dikutip dalam buku Pengantar Mudah Belajar Bahasa Arab (2007) karya Abu Hamzah Yusuf Al‑Atsary, dijelaskan bahwa kata benda Bahasa Arab ditinjau dari jenisnya dibedakan antara mudzakkar (laki‑laki) dan muannats (perempuan), serta dilihat dari jumlahnya: mufrad, mutsanna, dan jamak, penjelasan ini membantu pembelajar mengenali pola dan struktur kata benda dalam berbagai konteks sederhana.

Sedangkan mengutip dari buku Hafal 3000+ Kata Bahasa Arab (2016) karya Akbar Syamsul Arifin, menyebutkan bahwa penguasaan kosakata, termasuk kata benda, merupakan indikator kualitas seseorang dalam menguasai bahasa Arab. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya fokus khusus pada ism dalam proses meningkatkan kefasihan bahasa Arab.

Berikut ini Liputan6.com ulas selengkapnya, Kamis (19/6/2025).

Mengenal Kata Benda Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab, kata benda dikenal dengan istilah "ism" (اِسْمٌ). Kata ini merujuk pada segala jenis kata yang memiliki makna tersendiri dan tidak menunjukkan waktu.

Artinya, kata benda bahasa Arab bukan kata kerja atau kata penghubung, melainkan digunakan untuk menyebut nama orang, hewan, benda, tempat, waktu, hingga hal abstrak seperti perasaan atau sifat. Misalnya, kata كِتَابٌ (kitābun) berarti "buku", dan وَقْتٌ (waqtun) berarti "waktu".

Kata benda bahasa Arab memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari jenis kata lain. Salah satunya adalah dapat dikenali dengan masuknya "al" (الـ) di awal kata, adanya tanwīn (nun mati ganda) di akhir, atau didahului oleh huruf jer seperti fī (di), min (dari), dan sebagainya.

Dalam buku Pengantar Mudah Belajar Bahasa Arab (2007) karya Abu Hamzah Yusuf Al‑Atsary, disebutkan bahwa ism dibedakan menurut jenis kelamin (mudzakkar dan muannats) serta menurut jumlahnya (mufrad, mutsanna, dan jamak).

Dengan memahami konsep dan ciri kata benda bahasa Arab, pembelajar bisa lebih mudah dalam menyusun kalimat sederhana dan memperluas kosakata. Ini menjadi dasar penting dalam tata bahasa Arab (nahwu) yang harus dikuasai terlebih dahulu sebelum mempelajari kata kerja (fi’il) atau struktur kalimat lainnya.

Contoh Kata Benda dalam Bahasa Arab di Rumah

1. Rumah = Baitun =  بَيْتٌ

2. Pintu = Baabun =  بَابٌ

3. Jendela = Syubbaakun =  شُبَّاكٌ

4. Ventilasi = Naafidzatun =  نَافِذَةٌ

5. Dinding = Jidaarun =  جِدَارٌ

6. Atap = Saqfun =  سَقْفٌ

7. Genteng = Qirmiidun =  قِرْمِيْدٌ

8. Tiang = Syaqqotun =  شَقَّةٌ

9. Tangga = Sullaamun =  سُلَّامٌ

10. Perabotan = Atsaatsun =  أَثَاثٌ

11. Lemari = Khizaanatun =  خِزَانَةٌ

12. Lemari Pakaian = Daulaabun =  دَوْلَابٌ

13. Kunci = Miftaahun =  مِفْتَاحٌ

14. Laci = Durjun =  دُرْجٌ

15. Meja = Mindhodatun =  مِنْضَدَةٌ

16. Kursi = Kursiyyun =  كُرْسِيٌّ

17. Kaca = Zujaajun =  زُجَاجٌ

18. Cermin = Mir-atun =  مِرْأَةٌ

19. Listrik = Kahrobaa =  كَهْرَبَاء

20. Televisi = Tilfiiziyuun =  بَ تِلفزِيُوْن

21. Kipas Angin = Mirwahatun =  مِرْوَحَةٌ

22. Kamar = Ghurfatun = غُرْفَةٌ

23. Kamar Tidur = Ghurfatun naumi = غُرْفَةُ النَّوْمِ

24. Kasur = Firoosyun = فِرَاشٌ

25. Bantal = Wisaadatun = وِسَادَةٌ

26. Sarung Bantal = Ghithooul wisadati = غِطَاءُ الوِسَادَةِ

27. Kapuk = Quthnun = قُطْنٌ

28. Gordeng = Sitaarun = سِتَارٌ

29. Sajadah = Sajjaadatun = سَجَّادَّةٌ

30. Permadani = Bisaathun = بِسَاطٌ

31. Gambar = Shuurotun = صُوْرَةٌ

32. Jam Beker = Saa’atun munabbihatun = سَاعَةٌ مُنَبِّهَةٌ

33. Kamar Tengah = Ghurfatul juluusi = غُرْفَةُ الجُلُوْسِ

34. Kamar Tamu = Ghurfatud dhiyaafati = غُرْفَةُ الضِّيَافَةِ

35. Asbak = Minfadhotun = مِنْفَضَةٌ

36. Dapur = Mathbakhun = مَطْبَخٌ

37. Toilet = Hammaamun = حَمَّامٌ

38. Pompa Air = Thulumbatun = طُلُمْبَةٌ

39. Kran = Hanafiyyatun = حَنَفِيَّةٌ

40. Sabun = Shoobuun = صَابُوْن

41. Sikat = Fursyatun = فُرْشَةٌ

42. Odol = Ma’juunl asnaani = مَعْجُوْنُ الأَسْنَانِ

43. Ember = Dalwun = دَلْوٌ

44. Jemuran = Mujaffifun = مُجَفِّفٌ

45. Halaman = Finaaun = فِنَاءٌ

46. Pagar = Suurun = سُوْرٌ

47. Teras = Sathiihatun = سَطِيْحَةٌ

48. Taman = Hadiiqotun = حَدِيْقَةٌ

49. Pot Bunga = Zuhriyyatun = زُهْرِيَّةٌ

50. Tempat Sampah = Mazbalatun = مَزْبَلَةٌ

Lanjutan

 

51. Sekolah = Madrosatun = مَدْرَسَةٌ

52. Kelas = Fashlun = فَصْلٌ

53. Bangku = Maq’adun = مَقْعَدٌ

54. Kursi = Kursiyyun = كُرْسِيٌّ

55. Lemari = Khizaanatun = خِزَانَةٌ

56. Laci = Durjun = دُرْجٌ

57. Jendela = Syubbakun = شُبَّاكٌ

58. Jam = Saa’atun = سَاعَةٌ

59. Kalender = Taqwiimun = تَقْوِيْمٌ

60. Papan Tulis = Sabbuurotun = سَبُّوْرَةٌ

61. Penggaris = Misthorotun = مِسْطَرَةٌ

62. Jangka = Firjaarun = فِرْجَارٌ

63. Kapur Tulis = Thobaasyirun = طَبَاشِرٌ

64. Spidol = Qolamul hibri = قَلَمُ الحِبْرِ

65. Penghapus = Mimsahatun = مِمْسَحَةٌ

66. Formulir = Istimaarotun = إِسْتِمَارَةٌ

67. Map = Malafun = مَلَفٌ

68. Buku Kehadiran = Kasyful ghiyaabi = كَشْفُ الغِيَابِ

69. Hadir = Haadhirun = حَاضِرٌ

70. Absen = Ghooibun = غَائِبٌ

71. Sakit = Mariidun = مَرٍيْضٌ

72. Seragam = Ziyyun =  زِيٌّ

73. Seragam Sekolah = Ziyyul madrosati = زِيُّ المَدْرَسَةِ

74. Baju = Tsaubun = ثَوْبٌ

75. Kaos = Faanilatun = فَانِلَةٌ

76. Kemeja = Qomiishun = قَمِيْصٌ

77. Dasi = Ribaathun = رِبَاطٌ

78. Celana = Sirwaalun = سِرْوَالٌ

79. Rok = Fustaanun = فُسْتَانٌ

80. Sabuk = Hizaamun = حِزَامٌ

81. Peci = Qolansuwatun = قَلَنْسُوَةٌ

82. Topi = Qubba’atun = قُـبَّـعَةٌ

83. Jilbab = Jilbaabun = جِلْبَابٌ

84. Sepatu = Hidzaaun = حِذَاءٌ

85. Kaos Kaki = Jaurobun = جَوْرَبٌ

86. Tas = Haqiibatun = حَقِيْبَةٌ

87. Buku = Kitaabun = كِتَابٌ

88. Buku Tulis = Daftarun = دَفْتَرٌ

89. Pulpen = Qolamun = قَلَمٌ

90. Pensil = Qolamur roshoshi = قَلَمُ الرَّصَاصِ

91. Pensil Warna = Qolamun mulawwanun = قَلَمٌ مُلَوَّنٌ

92. Rautan Pensil = Barroyatun = بَرَّيَةٌ

93. Tempat pensil = Miqlamatun = مِقْلَمَةٌ

94. Catatan = Mudzakkarotun = مُذَكَّرَةٌ

95. Sampul = Ghilaafun = غِلَافٌ

96. Garis = Sathrun = سَطْرٌ

97. Gunting = miqoshshun = مِقَصٌّ

98. Kertas = Qirthoosun = قِرْطَاسٌ

99. Tinta = Hibrun = حِبْرٌ

100. Tempat Tinta = Mihbarotun = مِحْبَرَةٌ

Pertanyaan Umum Seputar Kata Benda Bahasa Arab

Q: Bagaimana cara mengenali kata benda dalam bahasa Arab?

A: Kata benda bisa dikenali dari ciri-cirinya, seperti: bisa diawali dengan al- (الـ), diakhiri tanwīn, atau masuk setelah huruf jer seperti fī (di), min (dari), dan lainnya.

Q: Apa perbedaan kata benda (ism) dan kata kerja (fi’il) dalam bahasa Arab?

A: Ism tidak menunjukkan waktu, sedangkan fi’il (kata kerja) menunjukkan waktu (lampau, sekarang, atau akan datang). Contoh: kataba (كتب) berarti “dia telah menulis” → itu fi’il.

Q: Apa saja jenis-jenis kata benda dalam bahasa Arab?

A: Kata benda dalam bahasa Arab dibagi menurut:

  • Jenis kelamin: mudzakkar (laki-laki) dan muannats (perempuan).
  • Jumlah: mufrad (tunggal), mutsanna (dua), dan jamak (jamak/plural).

Q: Apakah semua kata benda dalam bahasa Arab diawali dengan alif-lam (ال)?

A: Tidak. Alif-lam hanya digunakan untuk membuat kata benda menjadi ma’rifah (diketahui). Kata benda tanpa alif-lam disebut nakirah (umum).

Q: Bagaimana cara menerjemahkan kata benda Arab ke dalam bahasa Indonesia?

A: Biasanya dengan melihat makna dasarnya, konteks kalimat, dan perubahan harakat. Contoh: baitun = rumah, madrasah = sekolah.

Q: Apa peran kata benda dalam susunan kalimat bahasa Arab?

A: Kata benda bisa berfungsi sebagai subjek (mubtada'), predikat (khabar), objek (maf’ul bih), atau bagian dari frase (idhafah).

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6