Liputan6.com, Jakarta - Niatnya mungkin hanya ingin menyelesaikan pekerjaan, menonton satu episode lagi, atau sekadar asyik scrolling media sosial sebelum tidur. Tanpa terasa, waktu sudah semakin larut dan jam tidur pun ikut berkurang.
Jika terus menjadi kebiasaan, begadang dan kurang tidur bukan hanya membuat tubuh terasa lelah keesokan harinya, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, hingga aktivitas sehari-hari. Lantas, apa saja dampak yang bisa dirasakan tubuh ketika waktu istirahat terus berkurang?
Begadang Bisa Membuat Waktu Istirahat Jadi Berkurang
Sesekali tidur lebih larut mungkin sulit dihindari. Namun, ketika begadang mulai menjadi kebiasaan, waktu yang seharusnya digunakan tubuh untuk beristirahat pun bisa semakin berkurang. Apalagi jika kamu tetap harus bangun pagi untuk bekerja, kuliah, atau menjalani aktivitas lainnya.
Kebiasaan tidur singkat ternyata cukup banyak ditemukan di Indonesia. Berdasarkan survei YouGov pada Desember 2023 yang dikutip Katadata, 51% responden Indonesia terbiasa tidur selama enam jam atau kurang setiap harinya.
Di sisi lain, sebanyak 73% responden Indonesia menilai durasi tidur ideal berada pada kisaran 7-9 jam per hari. Data tersebut menunjukkan adanya jarak antara durasi tidur yang diperoleh sebagian responden dengan waktu istirahat yang mereka anggap ideal.
Begadang juga tak selalu menjadi satu-satunya alasan waktu tidur berkurang. Ada kalanya seseorang sudah mencoba tidur lebih awal, tetapi justru susah tidur karena pikiran masih aktif atau tubuh terasa kurang nyaman. Kondisi inilah yang membuat mengenali penyebab susah tidur menjadi penting agar waktu istirahat tidak terus terganggu.
Advertisement
Kurang Tidur Bisa Bikin Tubuh Terasa Lelah dan Kurang Fit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362572/original/040368300_1790822346-Depositphotos_183152560_L.jpg)
Kurangnya waktu istirahat dapat membuat tubuh terasa belum benar-benar pulih ketika bangun pada pagi hari. Alih-alih merasa segar, badan bisa masih terasa lelah, pegal, dan kurang bersemangat untuk memulai aktivitas.
Studi Kantar Exploring Consumer Needs menunjukkan bahwa kelelahan fisik dan mental dapat saling berhubungan. Responden memaknai pegal linu dan nyeri sendi sebagai sinyal tubuh saat mengalami kelelahan. Tekanan mental akibat tuntutan pekerjaan, mengurus keluarga, maupun persoalan finansial juga dapat muncul bersama keluhan fisik berupa pegal linu.
Sebaliknya, kelelahan fisik akibat perjalanan pergi-pulang kerja atau lembur dapat menurunkan kesehatan mental yang kemudian muncul bersama keluhan seperti susah tidur dan bad mood. Kondisi tersebut membuat kebutuhan untuk beristirahat dan memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan recovery menjadi semakin penting.
Ketika rasa pegal mengganggu kenyamanan, sebagian orang mungkin mencari obat pegal linu. Namun, memperhatikan pola dan kualitas tidur juga tak kalah penting agar tubuh mendapatkan kesempatan beristirahat setelah menjalani hari yang padat.
Konsentrasi hingga Mood Bisa Ikut Terganggu
Efek kurang tidur tak berhenti pada rasa lelah dan mengantuk. Kualitas istirahat yang kurang optimal juga dapat memengaruhi kemampuan tubuh dan pikiran dalam menjalani rutinitas keesokan harinya.
Dikutip dari National Sleep Foundation, kurang tidur dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Dampaknya dapat terlihat dari menurunnya konsentrasi dan produktivitas hingga meningkatnya risiko penyakit kronis. Kondisi ini tentu bisa ikut memengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama ketika tubuh dituntut untuk tetap fokus dan produktif.
Karena itu, menjaga pola tidur sehat bukan sekadar soal mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kebiasaan tidur yang lebih baik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup agar tubuh tetap siap menjalani berbagai aktivitas.
Advertisement
Mulai Perbaiki Kebiasaan Tidur agar Istirahat Lebih Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363071/original/056122300_1790838980-KV_TL_SLEEP_LANDSCAPE.jpg)
Jika begadang sudah menjadi kebiasaan, kamu bisa mulai membangun rutinitas malam yang lebih teratur. Cobalah memberi jeda dari pekerjaan menjelang tidur, mengurangi kebiasaan scrolling hingga larut malam, dan menciptakan suasana yang membuat tubuh lebih nyaman untuk beristirahat.
Bagi yang mencari cara mengatasi susah tidur, penting juga untuk mengenali kondisi yang dialami. Insomnia adalah gangguan tidur yang berbeda dengan sekadar sengaja begadang. Memahami apa itu insomnia dapat membantu membedakan kondisi sulit tidur dengan kebiasaan menunda waktu tidur. Jika gangguan tidur terjadi terus-menerus atau mengganggu aktivitas sehari-hari, pemeriksaan dengan tenaga kesehatan dapat menjadi langkah untuk mendapatkan obat susah tidur yang tepat.
Untuk membantu menemani rutinitas istirahat ketika badan terasa pegal sekaligus mengalami gangguan tidur, Tolak Linu Sleep dapat menjadi pilihan herbal. Formulanya mengandung cabe Jawa yang membantu meredakan pegal linu dan biji pala yang membantu merilekskan otot kaku agar tubuh terasa nyaman sebelum beristirahat.
Tolak Linu Sleep juga dilengkapi valerian yang membantu mempercepat waktu tidur serta passion flower untuk membantu menenangkan pikiran, menurunkan kecemasan, dan mencegah siklus tidur yang gelisah.
ÂÂÂView this post on Instagram
Jadi, daripada terus membiarkan waktu tidur terpotong karena kebiasaan begadang, mulailah memberikan tubuh kesempatan untuk mendapatkan istirahat yang lebih optimal. Lengkapi rutinitas malam bersama Tolak Linu Sleep untuk bantu wujudkan tidur nyenyak, badan enak, sehingga tubuh lebih siap menjalani aktivitas pada hari berikutnya. Yuk, waktunya siapkan stok Tolak Linu Sleep sekarang juga untuk mendukung kualitas tidur yang lebih baik! Tolak Linu Sleep bisa dengan mudah dibeli di toko terdekat dan apotek modern atau secara daring melalui www.sidomunculstore.com serta Sido Muncul Official Store di berbagai marketplace kesayangan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350031/original/038888200_1789552849-cek_fakta_-_Bank_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5230141/original/048825600_1747983618-PatungEmas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4854795/original/015060900_1717646117-cek_fakta_antam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365462/original/088186900_1791179107-HOAX__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362571/original/004410900_1790822346-Depositphotos_110739902_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362546/original/049786400_1790820978-Depositphotos_544210772_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342905/original/028898800_1788837111-20260907_142428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340441/original/099139100_1788506287-20260903_102709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334693/original/082939200_1787893124-Sido_Muncul_X_BPOM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111011/original/024501100_1783051379-20260702_105924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258514/original/082077700_1781355223-20260612_143400.jpg)