Orang Indonesia sepertinya tidak asing dengan makanan yang berasal dari mi. Tidak sedikit yang mengonsumsi mi instan sebagai pengganjal rasa lapar, "sepertinya saat cuaca dingin itu ya memang enak mengonsumsi mi mengenyangkan. Dan sepertinya semua orang Indonesia sudah tidak asing dengan mi," kata Pemain Drama Musikal Onrop, Dyah Rahmi Saraswati alias Aimee Saras.
Menurut penyanyi dan presenter salah satu stasiun televisi ini mengonsumsi mi sebaiknya diikuti dengan olahraga dan diimbangi dengan buah atau sayur. "Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Kalau makan mi ya diimbangi juga dengan makanan buah dan sayur," katanya di sela-sela acara peluncuran Indomie Goreng rasa Iga Penyet, Rabu (15/1/2014) di Kembang Goela, Jakarta.
Hal serupa juga dikatakan General Manager Marketing Noodles Division ICBP, Julia Atman. Menurutnya, mengonsumsi mi juga perlu diimbangi dengan makanan sehat lainnya.
"Cara makan mi yang sehat itu dicampurkan dengan sayuran juga, atau biasa juga dicampurkan dengan protein lain atau bisa dicampur telur misalnya. Semua makanan yang berlebihan memang tidak bagus yang penting diseimbangkan," kata Julia.
Chef, Lucky Andreono mengatakan mengonsumsi mi sebaiknya jangan tiap hari, "makan mi kan selera orang ya, mungkin bisa tiga hari sekali misalnya. Dan kalau ingin sehat dicampur dengan sayuran kan bisa atau telur, ayam, daging," kata juara masterchef Indonesia 2012 ini.
Â
Selain diimbangi dengan makanan sehat, Lucky mengatakan olahraga juga diperlukan ketika terlalu sering mengonsumsi mi. "Olahraga juga sangat perlu untuk membakar kalori setelah mengonsumsi mi, mi itu kan pengganti karbohidrat jadi sama saja kalau makan nasi, perlu olahraga juga," kata pria kelahiran Malang, 16 April 1980 ini. (Mia/)
Baca Juga :
Mi Instan Nggak Bikin Gemuk
Kapan Balita Boleh Makan Mi Instan?
Mi Instan Itu Bisa Menyehatkan, Asal....
Menurut penyanyi dan presenter salah satu stasiun televisi ini mengonsumsi mi sebaiknya diikuti dengan olahraga dan diimbangi dengan buah atau sayur. "Segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Kalau makan mi ya diimbangi juga dengan makanan buah dan sayur," katanya di sela-sela acara peluncuran Indomie Goreng rasa Iga Penyet, Rabu (15/1/2014) di Kembang Goela, Jakarta.
Hal serupa juga dikatakan General Manager Marketing Noodles Division ICBP, Julia Atman. Menurutnya, mengonsumsi mi juga perlu diimbangi dengan makanan sehat lainnya.
"Cara makan mi yang sehat itu dicampurkan dengan sayuran juga, atau biasa juga dicampurkan dengan protein lain atau bisa dicampur telur misalnya. Semua makanan yang berlebihan memang tidak bagus yang penting diseimbangkan," kata Julia.
Chef, Lucky Andreono mengatakan mengonsumsi mi sebaiknya jangan tiap hari, "makan mi kan selera orang ya, mungkin bisa tiga hari sekali misalnya. Dan kalau ingin sehat dicampur dengan sayuran kan bisa atau telur, ayam, daging," kata juara masterchef Indonesia 2012 ini.
Â
Selain diimbangi dengan makanan sehat, Lucky mengatakan olahraga juga diperlukan ketika terlalu sering mengonsumsi mi. "Olahraga juga sangat perlu untuk membakar kalori setelah mengonsumsi mi, mi itu kan pengganti karbohidrat jadi sama saja kalau makan nasi, perlu olahraga juga," kata pria kelahiran Malang, 16 April 1980 ini. (Mia/)
Baca Juga :
Mi Instan Nggak Bikin Gemuk
Kapan Balita Boleh Makan Mi Instan?
Mi Instan Itu Bisa Menyehatkan, Asal....
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/552146/original/mie-goreng-iga-1-140115b.jpg)