Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan, dokter Benjamin P. Octavianus, mengatakan tiap tahun diperkirakan ada 1.090.000 kasus baru tuberkulosis di Indonesia. Namun, tidak semua bisa terdeteksi dan menjalani pengobatan.
Pada 2025, Kemenkes mencatat ada 867 ribu kasus tuberkulosis yang sudah mendapatkan pengobatan. "Jadi, masih ada sekitar hampir 300 ribu kasus yang belum ditemukan," kata pria yang karib disapa Benny itu.
Maka dari itu, tantangan Indonesia adalah menemukan orang dengan tuberkulosis agar bisa diobati. Bila tidak diobati, orang dengan TB bisa menularkan ke orang.
Advertisement
"Selama kasus TB-nya masih ada, otomatis masih menginfeksi. Seperti dulu COVID masih ada ya kuman COVID nularin orang," tutur Benny dalam konferensi pers Hari Tuberkulosis Sedunia di Kantor Kemenkes Jakarta pada Senin, 6 April 2026.
Dengan satu juta kasus TB tiap tahun menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban TB tertinggi di dunia.
Bila mengacu data global, Indonesia menyumbang 10 persen kasus tuberkulosis dunia. Sama seperti Indonesia, secara global masih banyak kasus tuberkulosis yang belum terdeteksi. Sekitar 2 juta kasus tuberkulosis tidak terdeteksi tiap tahunnya.
"Sama seperti yang dialami Indonesia, dari 10,7 juta kasus TB yang muncul setiap tahun masih ada gap sekitar 2,4 juta yang belum ketemu," kata perwakilan World Health Organization (WHO) Indonesia, dr. Setiawan Jati Laksono.
Dengan angka kasus TB, Indonesia berada di peringkat kedua kasus terbanyak TB global di bawah India. Lalu, di posisi ketiga ada Filipina disusul China."Ya, China sudah turun bukan lagi posisi tiga tapi empat," tutur Setiawan.
Kerja Sama Lintas Sektor Kendalikan TB
Kementerian Kesehatan tak bisa sendiri dalam mengatasi tuberkulosis. Diperlukan kolaborasi, salah satunya dengan Kementerian Dalam Negeri, mengingat rumah sakit daerah dan puskesmas berada di bawah kewenangan pemerintah daerah yang dipimpin oleh bupati atau wali kota.
Lalu, banyak pasien tuberkulosis yang masuk dalam desil 1 hingga 4. Padahal, kuman Mycobacterium tuberculosis penyebab tuberkulosis bisa hidup 1-3 bulan di dalam ruangan yang minim ventilasi dan tidak ada paparan sinar matahari. "Padahal kuman tuberkulosis kena matahari 30 menit sudah mati," katanya.
Maka dari itu, tugas dalam pemberantasan TB bukan hanya menemukan kasus tapi memperbaiki rumah tidak layak. Terkait ini, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah melakukan perbaikan pada sekitar 2 ribuan rumah pasien TB yang tidak layak.
"Maka pemberantasan tuberkulosis lintas sektoral. Kementerian Kesehatan di depan, bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Pangan, Kementerian Lingkungan Hidup. Ini saling berkaitan," kata Benny.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301033/original/004849700_1784434276-blt_umkm_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298964/original/044978900_1784188695-Screenshot_2026-07-15_123742bbbb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6454660/original/051756600_1779318782-1001276959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550686/original/070108200_1775706650-Barcelona_vs_Atletico_Madrid-06.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300874/original/043662800_1784416104-000_C2JW4HK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288075/original/063090000_1783298243-nor2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5432724/original/083241100_1764821781-AP25337713644646.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257094/original/041007200_1781205796-000_B6T99LB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294340/original/000872600_1783830200-000_B9XN79R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5484506/original/024457200_1769435277-arsene.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300878/original/067363300_1784417747-000_C2JX6TP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298206/original/007801400_1784152342-063_2286278842.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292354/original/015453200_1783592029-Wakil_Menteri_Kesehatan__Benjamin_Paulus_Octavianus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8707595/original/021851700_1782784915-55363999883_36c2ce3eea_w.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710337/original/083760000_1782790523-55363998433_de9f2f1e83_c.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Kaitan Rokok dan Tuberkulosis](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/bu9mGy89h2m_VVivFIn7y_7cuIQ=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7428244/original/002982300_1780205213-WhatsApp_Image_2026-05-31_at_11.27.47_AM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tuberkulosis dan Perempuan](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/DWNqz6QCcBmHkSxcTibKN3G3KWw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571275/original/085784900_1777614254-WhatsApp_Image_2026-05-01_at_12.06.04_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4370641/original/098930800_1679658981-_Gambar_2__Ilustrasi_Bakteri_TB_di_Saluran_Pernafasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569466/original/019836100_1777443259-Wakil_Menteri_Kesehatan_Republik_Indonesia__Benjamin_P._Octavianus..jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569431/original/074002600_1777442100-Wakil_Menteri_Kesehatan_RI__Benjamin_P._Octavianus.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 8 Hal tentang Tuberkulosis dan Diabetes Melitus](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/M31ygR8CiVbvv4Iyof53quZBApU=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5565374/original/062470600_1777021199-Screenshot_2026-04-24_155805.jpg)