Cara Mengatasi Pegal Saat Hamil dan Menyusui, Ini Penyebab dan Tipsnya

Cara mengatasi pegal saat hamil dan menyusui dengan tips sederhana, mulai dari peregangan hingga menjaga postur agar tubuh tetap nyaman.

Diterbitkan 26 Maret 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masa kehamilan dan menyusui menjadi momen penting sekaligus penuh tantangan bagi seorang ibu. Selain perubahan hormon, tubuh juga harus beradaptasi dengan bertambahnya berat badan hingga aktivitas menggendong bayi. Tak heran jika keluhan pegal di punggung, bahu, pinggang, hingga kaki sering muncul.

Meski tergolong wajar, rasa pegal tetap perlu diatasi agar ibu tetap nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

Mengapa Ibu Hamil dan Menyusui Mudah Pegal?

Dokter spesialis kandungan, Boyke Dian Nugraha menjelaskan bahwa selama kehamilan, tubuh bekerja ekstra untuk menopang pertumbuhan janin. Perubahan postur dan peningkatan berat badan membuat otot dan sendi menerima tekanan lebih besar, terutama di area punggung dan pinggang.

Setelah melahirkan, kata Boyke, kondisi ini tidak langsung hilang. Aktivitas menggendong bayi, posisi menyusui yang kurang tepat, hingga kurangnya waktu istirahat turut memperparah ketegangan otot.

Menurut Boyke, perubahan pusat gravitasi tubuh menjadi salah satu penyebab utama. "Selama kehamilan terjadi perubahan pada pusat gravitasi tubuh sehingga otot punggung dan pinggang bekerja lebih keras. Karena itu wajar jika ibu hamil sering merasakan pegal," katanya.

Cara Mengatasi Pegal Saat Hamil dan Menyusui

Agar tubuh tetap nyaman, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah:

1. Lakukan Peregangan Ringan

Peregangan membantu melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan otot. Gerakan sederhana seperti memutar bahu, meregangkan kaki, atau stretching ringan bisa dilakukan setiap hari.

2. Perhatikan Posisi Duduk dan Menyusui

Posisi yang salah, seperti membungkuk terlalu lama, dapat memperparah rasa pegal. Gunakan bantal penyangga saat menyusui agar tubuh tetap dalam posisi ergonomis dan rileks.

3. Istirahat yang Cukup

Meski sulit dilakukan, terutama bagi ibu baru, istirahat tetap penting untuk memulihkan energi dan mengurangi ketegangan otot. Cobalah beristirahat saat bayi tidur.

4. Pijat Ringan pada Area Pegal

Pijatan lembut di area bahu, punggung, atau kaki dapat membantu meredakan nyeri otot. Selain itu, pijat juga bisa meningkatkan rasa relaksasi secara keseluruhan.

 

Melakukan Relaksasi dengan Cara Sederhana

Selain peregangan dan pijatan, beberapa ibu memilih menggunakan gel pijat untuk membantu memberikan sensasi hangat pada tubuh yang pegal. Salah satu yang bisa digunakan adalah Carukési Gel Relaxing, yang telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA18260101010.

Gel pijat ini memiliki tekstur lembut dan aroma segar, serta digunakan pada bagian luar tubuh. Cara pemakaiannya cukup praktis, yaitu dengan mengoleskan secukupnya pada area yang terasa pegal, lalu dipijat perlahan hingga meresap.

Boyke mengingatkan bahwa penggunaan produk seperti ini dapat menjadi pelengkap untuk membantu tubuh lebih rileks setelah beraktivitas seharian.