Liputan6.com, Jakarta - Peningkatan kasus campak membuat orang tua perlu waspada. Hal ini disampaikan dokter spesialis anak Meisy Grania Amalinda Salekade.
Meisy bercerita, ia sempat memiliki pasien anak yang terkena campak dengan gejala demam tinggi. Bahkan, demamnya tak kunjung turun selama 10 hari berturut-turut.
"Oleh karena itu sebagai orangtua kita perlu waspada. Nah, agar Anda bisa lebih waspada, perlu mengetahui apa itu campak dan gejalanya," ujar dokter yang berpraktik di Eka Hospital Cibubur dalam keterangan pers, Selasa (10/3/2026).
Advertisement
Meisy menjelaskan, penyebab utama campak adalah infeksi virus dari famili Paramyxovirus. Metode penularannya terjadi melalui droplet (percikan air liur saat batuk atau bersin) serta melalui udara. Virus ini bisa bertahan di udara atau pada permukaan benda selama beberapa jam, sehingga anak-anak yang berada di ruangan yang sama dengan pasien sangat berisiko tertular jika belum memiliki kekebalan tubuh yang cukup.
Gejala campak sering kali dimulai dengan tanda-tanda yang mirip dengan flu biasa, tapi bisa semakin memburuk dengan pola yang sangat khas. Orang tua, perlu mengenali urutan gejalanya, yakni:
1. Demam tinggi yang terus menerus. Ini adalah gejala awal yang paling mencolok. Anak akan mengalami demam tinggi terus-menerus di atas 38°C selama kurang lebih 4 hingga 7 hari.
2. Muncul batuk, pilek, dan kondisi mata yang memerah (konjungtivitis) serta sensitif terhadap cahaya.
3. Sering kali disertai dengan diare.
4. Setelah beberapa hari demam, muncul ruam kemerahan yang dimulai dari wajah dan leher, biasanya diawali dari area belakang telinga. Ruam ini kemudian menyebar ke seluruh tubuh hingga ke tangan dan kaki.
5. Ruam biasanya bertahan selama sekitar 7 hari. Uniknya, saat ruam mulai mereda, warnanya akan berubah menjadi kehitaman (hiperpigmentasi) sebelum akhirnya mengelupas dan hilang.
Campak Tanpa Penanganan Medis
Banyak orang menganggap campak akan sembuh dengan sendirinya. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat atau jika kondisi imun anak sangat lemah, campak dapat memicu komplikasi serius yang mengancam nyawa, antara lain:
- Pneumonia: Infeksi paru-paru yang merupakan penyebab kematian paling umum pada kasus campak.
- Ensefalitis (radang selaput otak): komplikasi ini menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.
- Diare berat: bisa menyebabkan dehidrasi akut pada balita.
- Kematian: jika tidak ditangani, campak dapat menyebabkan gagal organ yang berujung pada kematian.
Advertisement
Cara Cegah Campak
Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit campak sehingga langkah pencegahan menjadi sangat penting. Perlindungan yang paling efektif dan terbukti secara ilmiah adalah dengan melengkapi imunisasi campak pada anak sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yakni:
- Imunisasi Pertama: Diberikan pada usia 9 bulan.
- Imunisasi Booster Pertama: Diberikan pada usia 18 bulan.
- Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS): Diberikan kembali saat anak menginjak usia sekolah dasar, yaitu sekitar 7-8 tahun.
Mengingat komplikasi campak bisa menyerang saraf dan otak (ensefalitis), penting sekali bagi orang tua untuk memantau perkembangan saraf anak selama dan setelah terinfeksi.
"Jika Anda menemukan gejala mencurigakan atau ingin memastikan status perlindungan imunisasi anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya," saran Meisy.Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403344/original/082193300_1762324754-back-school-covid-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5526549/original/046089800_1773125255-Depositphotos_266017344_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4617868/original/072798700_1697788718-_fpdl.in__shower-head-with-hot-water_23-2149088614_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571088/original/068013400_1777601887-Screenshot_2026-05-01_091636.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3089111/original/059276000_1585566203-467179-PFX8MC-198.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570683/original/093636100_1777536652-WhatsApp_Image_2026-04-30_at_3.10.00_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5294924/original/059949500_1753424920-aditya-romansa-5zp0jym2w9M-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566085/original/078490100_1777113036-campak__2_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566084/original/011688100_1777112415-imunisasi.jpeg)