[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Enam Pesan Kunci Jelang Hari TB Sedunia

Pada kolom pakar kali ini, Tjandra Yoga membahas enam aspek penting jelang Hari Tuberkulosis Sedunia.

Diterbitkan 27 Februari 2026, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Satu bulan lagi, tepatnya pada 24 Maret 2026 kita dan dunia akan memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia. Temanya tahun ini adalah “Yes! We can End TB! - Led by countries - Powered by people.”

Lewat tema itu, maka untuk menuntaskan TB memang diperlukan kepemimpinan yang baik dan gerak bersama berbagai lapisan masyarakat.

World Health Organization (WHO) sudah menyampaikan enam pesan kunci yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan Hari TB Sedunia bulan depan.

Enam pesan kunci itu adalah pertama agar negara memastikan bahwa investasi pengendalian TB bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi itu suatu keputusan politik dan ekonomi yang bijak pula.

Kedua, inovasi hasil riset baru akan bermanfaat kalau diimplementasi langsung di lapangan, antara lain tes diagnostik yang dikenal sebagai “WHO – near point of care TB diagnostic tests”.

Ketiga, negara harus menjamin pelayanan TB esensial terus berjalan, mencegah disrupsi dan menjaga keberhasilan yang ada.

Keempat, mengentaskan TB akan membuat sistem kesehatan meningkatkan ketahanan dan kekuatan sistem kesehatan dalam perwujudan ketahanan dan keamanan kesehatan (health security) nasional dan bahkan juga global.

Kelima, penanganan TB jelas membutuhkan aksi bersama multi sektor, tentu dengan akuntabilitas yang baik.

Keenam, pelayanan TB yang berorientasi ke pasien, keluarga dan masyarakatnya, dengan empat prinsip, dapat di akses, terjangkau, bebas stigma dan berorientasi ke masyarakat.

 

** Penulis adalah Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dan Badan Pengawas Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI)