Liputan6.com, Jakarta - Rebung atau biasa yang dikenal bambu muda bisa menjadi alternatif pangan fungsional yang sehat. Bahkan sejak zaman dulu rebung sudah menjadi alternatif olahan pangan.
Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Prof Agung Endro Nugroho, mengatakan rebung memiliki dua manfaat komponen utama nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh yakni makronutrien dan mikronutrien.
Agung mengungkapkan mikronutrien rebung tergolong rendah kalori, rendah lemak, dan yang paling menonjol adalah kandungan serat yang tinggi. Kombinasi tersebut membuat rebung menghambat absorbsi gula juga membantu menurunkan kadar kolesterol.
Advertisement
“Indeks glikemiknya juga relatif rendah, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes maupun individu obesitas,” katanya melansir dari laman Universitas Gadjah Mada, Jumat (6/2/2026).
Sedang dari sisi mikronutrien, rebung mengandung mineral penting seperti kalium dan magnesium, serta vitamin C dan B. Kandungan tersebut mendukung fungsi tubuh secara umum dan memperkuat posisi rebung sebagai pangan fungsional.
Selain itu, Agung juga menyebutkan dari hasil penelitian. Rebung mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan, serta fitosterol yang membantu menurunkan kadar kolesterol.
“Senyawa-senyawa ini berpotensi dan bersifat anti inflamasi atau anti radang,” jelasnya.
Cara Mengolah Rebung yang Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5075662/original/067853100_1735870006-1735826658843_resep-lumpia-rebung.jpg)
Agung mengingatkan untuk mengolah rebung terlebih dulu sebelum dikonsumsi. Secara ilmiah, rebung mengandung glikosida sianogenik, yaitu senyawa yang berpotensi menghasilkan hidrogen sianida. Namun, senyawa ini mudah rusak oleh pemanasan.
“Dengan perebusan sekitar 10-15 menit, kemudian air rebusannya dibuang, senyawa berpotensi racun tersebut dapat dieliminasi. Jadi, rebung aman dikonsumsi dengan catatan harus diolah terlebih dahulu dan tidak dikonsumsi mentah,” tuturnya.
Agung juga menjelaskan bahwa senyawa dalam rebung yaitu fenolik dan flavonoid, dapat menghambat pembentukan akrilamida dan furan. Yaitu senyawa berpotensi berbahaya yang bisa muncul pada proses penggorengan atau pemanggangan suhu tinggi.
“Fakta ini menunjukkan bahwa bambu, termasuk rebung justru dapat berkontribusi membuat pangan lebih aman bila diolah dengan tepat,” terangnya.
Advertisement
Olahan Rebung Berdasarkan Daerah
Pada tradisi Jawa, rebung diolah sebagai isian lumpia, bahan sayur lodeh, hingga pengganti nangka pada sayur gudeg. Sedangkan di kalangan masyarakat suku Rejang di Sumatra, rebung fermentasi sudah menjadi menu makanan khas masyarakat setempat.
Agung menyebutkan rebung berpotensi menjadi superfood dimana bahan pangan ini padat gizi, dan memiliki efek kesehatan yang nyata, serta risiko yang rendah. Selain itu, rebung juga bisa meningkatkan nilai ekonomi.
“Kuncinya adalah pengolahan yang benar, edukasi kepada masyarakat, dan pemanfaatan yang sesuai kaidah ilmiah,” pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3922242/original/ACg8ocKGV_HnaYyqJHWKrB0RLbYH929ZFHOz6jzdWNt5X8hbJgJAt48%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1740001/original/057180700_1508071681-Sederet-Manfaat-Rebung-untuk-Kesehatan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3451004/original/011072500_1620374351-pexels-photo-708777.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494553/original/051612800_1770296758-gumoh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495175/original/005959500_1770358710-RSUD_PHTC.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5494512/original/008109200_1770294552-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_19.15.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5079611/original/075660400_1736152693-1735888251296_ciri-ciri-flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)