Merasa Amat Takut Tidak Sempurna di Mata Orang Lain? Bisa Jadi Atelofobia, Kenali Gejalanya

Atelofobia adalah kondisi dimana seseorang kerap merasa tidak sempurna. Ketika sudah mengalami atelofobia yang parah bisa menyebabkan seseorang merasa rendah diri.

Diterbitkan 25 Januari 2026, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, terkadang ada yang memiliki ketakutan mendalam terhadap ketidaksempurnaan yang dapat mengganggu kemampuan mereka menjalani hidup.

Bahkan ada sebutan untuk orang yang fobia terhadap ketidaksempurnaan yakni atelofobia. Ini adalah sebuah perasaan sangat khawatir melakukan kesalahan karena tidak memenuhi standar realistis untuk diri sendiri atau orang lain. Sehingga seringkali ia menghindari tugas atau situasi, takut karena hasilnya tidak sempurna. Bahkan dapat menyebabkan merasa rendah diri.

"Atelofobia adalah ketakutan yang intens dan berlebihan terhadap ketidaksempurnaan atau membuat kesalahan," kata psikolog klinis Aimee Daramus mengutip laman Verywell Mind, Sabtu, 24 Januari 2026.

Gejala atelofobia antara lain, memiliki tujuan yang tidak realistis, menetapkan standar yang terlalu tinggi dan tujuan yang tidak bisa dicapai untuk diri sendiri. Seseorang tersebut biasanya tidak bisa menerima kekurangan dalam dirinya.

Gejala lainnya adalah menghakimi diri sendiri dengan keras, karena ia merasa tidak mampu mencapai tujuannya, tidak ingin dikritik karena itu terasa serangan baginya.

Perasaan panik ketika dalam kondisi tidak baik dan biasanya akan merasakan kecemasan, sesak nafas, menggigil, mual bahkan pusing.

Penyebab Atelofobia

Menurut Daramus, ada beberapa penyebab atelofobia diantaranya.

a. Trauma, biasanya ini muncul akibat kesalahan yang pernah kita perbuat hingga meninggalkan bekas luka emosional dan menyebabkan ia takut kesalahan tersebut terulang kembali.

b. Jika seorang anak dibesarkan dengan pengasuh yang perfeksionis, anak mungkin takut karena sebuah kesalahan, apalagi jika pengasuh tersebut menarik kasih sayangnya.

c. Penelitian menjelaskan faktor genetik bisa menjadi salah satu pemicu. 

 

Atelofobia atau Perfeksionis

Dua hal ini tidak sepenuhnya sama, karena atelofobia biasanya didiagnosa oleh medis, seperti ada riwayat medis, wawancara klinis, atau pemeriksaan kesehatan. Atelofobia merupakan ketakutan berlebih pada ketidaksempurnaan sedangkan perfeksionis adalah usaha mengejar kesempurnaan.

 

Penanganan untuk Atelofobia

Atelofobia yang ringan bisa diatasi melalui terapi tapi dalam kasus yang lebih parah, bisa juga sampai minum obat. Terapi dapat membantu proses terhadap fobia, terapi sederhana yang bisa dilakukan adalah tumbuhkan rasa self love, yakinkan bahwa diri Anda pantas dan berharga.

Selain itu, orang dengan kondisi ini juga harus mampu mengelola kecemasan, hindari negatif thingking, cukup pikirkan hal yang bisa dirasakan dan lihat. Karena kita tidak harus sempurna untuk orang lain.

Jika atelofobia membuat sampai stres berkepanjangan, maka bisa pergi ke layanan kesehatan dan mungkin akan diresepkan obat-obatan seperti antidepresi, kecemasan atau obat penenang.

 

Â