Liputan6.com, Jakarta - Perawatan luka tidak sekadar membersihkan bagian yang terluka. Menurut Ketua Umum Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI), dr. Heri Setyanto, Sp.B, FINACS, ada tiga pilar penting yang menjadi kunci proses penyembuhan optimal, yaitu Clean, Cover, dan Care. Tiga tahapan ini menjadi dasar utama dalam menangani luka, baik di rumah maupun di fasilitas medis.
"Banyak orang masih menggunakan plester yang tidak sesuai dengan jenis luka, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lama dan risiko infeksi meningkat," kata Heri dalam acara Kampanye Edukasi #BedaLukaBedaPlester dan Leukoplast Red First Aid pada Rabu, 5 November 2025.
Selain itu, masih ada anggapan bahwa luka sebaiknya dibiarkan terbuka agar cepat kering. "Padahal, secara medis, luka yang ditutup dengan benar justru sembuh lebih cepat dan bersih,” tambahnya.
Advertisement
Lebih lanjut, Heri mengatakan bahwa rendahnya literasi masyarakat terkait perawatan luka masih menjadi tantangan besar. Hal ini disebabkan keterbatasan akses informasi kesehatan yang terpercaya serta minimnya kampanye publik.
Tiga Pilar Perawatan Luka: Clean, Cover, dan Care
Padahal, edukasi dasar tentang cara merawat luka dengan benar sangat penting untuk mencegah infeksi yang bisa berkembang menjadi masalah kesehatan serius jika dibiarkan.
PABI bersama organisasi medis lainnya terus mendorong masyarakat agar memahami pentingnya penanganan awal pada luka ringan.
Dengan langkah yang tepat sejak awal, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan proses pemulihan tubuh berlangsung lebih efektif. Berikut penjelasan Heri mengenai tiga pilar dalam perawatan luka.
1. Clean
Tahap pertama dalam perawatan luka adalah Clean, yaitu membersihkan luka agar bebas dari kotoran dan bakteri.
Heri, menjelaskan, luka sebaiknya dicuci dengan cairan steril atau air matang yang telah didinginkan,"Membersihkan luka dengan benar membantu menekan risiko infeksi dan menjaga jaringan sehat di sekitar luka tetap utuh."
2. Cover
Langkah kedua adalah Cover, menutup luka untuk melindunginya dari paparan luar seperti udara, air, dan kuman. Penutupan luka juga bertujuan menjaga kelembapan agar pembentukan jaringan kulit baru berlangsung optimal.
"Menutup luka bukan berarti menahannya agar kering, melainkan menjaga kelembapan agar proses penyembuhan lebih cepat," ujar Heri.
3. Care
Tahap terakhir, Care, perawatan lanjutan hingga luka benar-benar sembuh. Balutan perlu diganti secara berkala untuk memantau kondisi luka dan mencegah infeksi lanjutan.
Jika muncul tanda-tanda kemerahan atau nyeri berlebih, pasien disarankan segera memeriksakan diri ke tenaga medis.
Ketiga prinsip ini menjadi pedoman sederhana yang bisa diterapkan masyarakat dalam menangani luka ringan di rumah secara aman dan efektif.
Advertisement
Pentingnya Literasi Perawatan Luka
Peningkatan literasi perawatan luka menjadi langkah strategis guna mendorong masyarakat lebih sadar akan pentingnya penanganan luka yang tepat.
Heri menilai bahwa kolaborasi lintas profesi seperti dokter, perawat, dan apoteker dibutuhkan untuk memperluas pemahaman publik terkait hal ini. "Menjaga kebersihan dan menggunakan pelindung luka yang sesuai dapat membantu mencegah komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan," katanya.
Selain edukasi masyarakat, pelatihan bagi tenaga kesehatan juga diperlukan agar dapat memberikan panduan yang tepat kepada pasien.
Upaya ini mendukung penerapan pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien atau patient-centered care, sebagaimana dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3904776/original/ACg8ocLJO-w6RNBOjo3hOMhk2-bZl9KywbTcRm2xJ7IemIOa_GQjU6s%3Ds96-c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403815/original/090564100_1762337604-WhatsApp_Image_2025-11-05_at_17.03.33_41a5e11e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259121/original/085743200_1781464083-063_2281573951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)