11 Penyebab Muncul Benjolan di Langit-Langit Mulut, Bisa Jadi Efek Minuman Panas

Benjolan di langit-langit mulut bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari luka ringan hingga infeksi atau pertumbuhan jaringan.

Diterbitkan 07 November 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Benjolan di langit-langit mulut ada yang terasa nyeri tapi ada juga yang sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit. Sebagian besar penyebabnya tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

Namun, penting untuk mengenali tanda-tanda yang mungkin menunjukkan kondisi yang lebih serius. Sebagaimana dilansir dari laman Verywell Health, pada Jumat, 7 November 2025 berikut beberapa penyebab yang paling sering menimbulkan benjolan di langit-langit mulut:

1. Sariawan

Luka kecil yang muncul di dalam mulut alias sariawan bisa juga muncul langit-langit. Luka ini biasanya berwarna putih atau kekuningan dengan tepi kemerahan. 

Rasa sakitnya bisa terasa cukup mengganggu, terutama dalam tiga hingga empat hari pertama, tapi umumnya akan sembuh sendiri.

2. Cold Sore

Meskipun lebih sering muncul di bibir, cold sore juga bisa muncul di langit-langit mulut. Penyebabnya adalah virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) yang menular.

Sebelum luka muncul, biasanya terasa sensasi kesemutan atau panas di area tersebut. Luka ini tampak seperti lepuhan yang kemudian mengering sebelum sembuh.

3. Luka atau Terbakar Akibat Makanan/Minuman Panas

Makanan atau minuman yang terlalu panas bisa melukai jaringan di langit-langit mulut. Luka ini bisa menyebabkan pembengkakan atau lepuhan yang terasa seperti benjolan. Umumnya, luka seperti ini akan sembuh sendiri, asalkan tidak terus terkena iritasi.

4. Epstein Pearls

Pada bayi baru lahir, benjolan kecil berwarna putih kekuningan yang disebut epstein pearls yang cukup umum ditemukan di gusi atau langit-langit. Bentuknya mirip gigi yang tumbuh, tetapi biasanya akan hilang sendiri dalam beberapa minggu setelah lahir.

5. Torus Palatinus

Torus palatinus adalah pertumbuhan tulang keras yang muncul di langit-langit mulut. Benjolan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan biasanya tidak berbahaya. Namun, jika ukurannya besar, bisa menyebabkan rasa tidak nyaman saat makan atau menelan.

6. Squamous Papilloma

Benjolan ini merupakan pertumbuhan jaringan yang disebabkan oleh virus HPV. Biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan bersifat jinak. Squamous papilloma bisa diangkat dengan tindakan bedah jika dirasa mengganggu.

7. Candidiasis

Infeksi jamur yang dikenal sebagai oral thrush ini disebabkan oleh jamur Candida. Biasanya tampak sebagai bercak putih di langit-langit mulut, pipi bagian dalam, lidah, atau tenggorokan. Area yang terinfeksi bisa terasa nyeri, terutama saat makan atau menelan.

8. Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD)

Penyakit yang orang awam sebut sebagai Flu Singapura ini umum terjadi pada anak-anak, tapi orang dewasa juga bisa mengalaminya. Salah satu gejalanya adalah luka di mulut yang bisa melepuh dan terasa perih.

9. Mucocele

Mucocele adalah benjolan berisi cairan yang biasanya berwarna bening atau kebiruan, berukuran kecil seperti kacang polong. 

Benjolan ini muncul akibat saluran kelenjar ludah yang tersumbat atau teriritasi. Biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, tapi bila sering muncul, sebaiknya diperiksa oleh dokter.

10. Hyperdontia

Kondisi ini terjadi saat tumbuh gigi tambahan di belakang gigi lain, dan terkadang muncul di langit-langit mulut. Hyperdontia bisa menyebabkan nyeri rahang dan sakit kepala, dan biasanya ditangani dengan pencabutan gigi tambahan tersebut.

11. Kanker Mulut

Kanker di langit-langit mulut disebut kanker palatum keras, bisa berupa squamous cell carcinoma atau kanker kelenjar ludah. Meskipun jarang, risiko meningkat pada perokok dan peminum alkohol.

Benjolan di langit-langit mulut biasanya tidak berbahaya dan bisa hilang tanpa perawatan. Namun, jika tidak kunjung sembuh, terasa nyeri terus-menerus, berdarah, atau berubah bentuk, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan penyebabnya.