Bermain Lilin dan Masak-Masakan, Cara Seru Kembangkan Kreativitas Anak Tanpa Gadget

Bermain lilin dan masak-masakan bisa jadi cara seru kembangkan kreativitas anak tanpa gadget. Simak manfaatnya bagi tumbuh kembang anak

Diterbitkan 07 Oktober 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di era digital, gadget sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keluarga modern. Anak-anak kini semakin terbiasa menonton video, bermain game, dan menghabiskan waktu di depan layar.

Namun, penggunaan gadget yang berlebihan mulai menimbulkan kekhawatiran banyak orang tua di Indonesia. Selain mengurangi fokus dan konsentrasi, screen time yang berlebihan juga dikaitkan dengan keterlambatan bicara dan motorik pada anak

Sebuah kajian tahun 2023 yang dipublikasikan di Cureus berjudul “Effects of Excessive Screen Time on Child Development: An Updated Review and Strategies for Management” menegaskan bahwa paparan layar berlebih berdampak negatif pada kemampuan bicara, bahasa, motorik, kognitif, hingga interaksi sosial.

Temuan ini memperkuat pentingnya memberikan alternatif kegiatan yang menstimulasi kreativitas dan aktivitas langsung di dunia nyata. Psikolog anak dan keluarga Saskhya Aulia Prima, M.Psi., Psikolog, mengatakan bahwa aktivitas bermain tanpa layar memiliki peran besar dalam tumbuh kembang anak. 

"Aktivitas bermain tanpa layar membantu anak memperkuat keterampilan motorik halus, menumbuhkan imajinasi, dan membangun kedekatan dengan keluarga. Orang tua bisa menciptakan rutinitas berkualitas dengan menyediakan aktivitas kreatif yang mendorong anak bereksplorasi tanpa layar," ujarnya.

Lilin Mainan dan Hands-On Play adalah Aktivitas yang Selalu Relevan

Salah satu alternatif bermain tanpa layar yang sudah lama dipercaya efektif adalah bermain lilin mainan. Aktivitas ini melibatkan berbagai gerakan tangan seperti menggulung, menekan, dan membentuk, yang tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga mengasah imajinasi anak.

Saskhya mencatat bahwa hands-on play seperti bermain lilin membantu anak melatih kemampuan memecahkan masalah, meningkatkan fokus, dan menumbuhkan rasa ingin tahu. 

Kegiatan ini memberi ruang bagi anak untuk berekspresi dan belajar dari pengalaman langsung, sesuatu yang sering hilang ketika anak terlalu lama berinteraksi dengan layar.

Manfaat Bermain Lilin untuk Anak

Bermain lilin bukan hanya kegiatan menyenangkan, tetapi juga membawa banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak:

1. Keterampilan Motorik Halus

Gerakan mencubit, menarik, dan memotong membantu memperkuat otot-otot kecil di tangan anak, yang penting untuk kegiatan menulis, menggambar, hingga makan sendiri.

2. Pertumbuhan Kognitif

Saat anak membentuk objek dari lilin, mereka belajar memecahkan masalah dan berpikir kreatif.

3. Kemampuan Sosial dan Emosional

Ketika bermain bersama teman atau orang tua, anak belajar bekerja sama, berempati, dan mengungkapkan ide.

Kombinasi manfaat ini menjadikan permainan lilin sebagai salah satu bentuk stimulasi menyeluruh untuk perkembangan anak.

Masak-Masakan adalah Permainan yang Dekat dengan Dunia Nyata

Di Indonesia, bermain masak-masakan menjadi salah satu permainan favorit anak-anak. Aktivitas ini memungkinkan anak meniru kebiasaan orang tua di dapur dengan cara aman dan menyenangkan. Dengan lilin mainan, permainan masak-masakan jadi lebih seru karena anak dapat berimajinasi membuat berbagai menu makanan. 

Merek mainan lilin seperti Play-Doh bahkan menghadirkan playset bertema 'Jajanan Anak Indonesia' yang terinspirasi dari jajanan populer seperti cilok, telur gulung, dan es cendol. Sentuhan lokal ini bukan hanya menarik perhatian anak, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sejak dini.

Permainan masak-masakan dengan lilin juga mendorong anak belajar tentang warna, bentuk, dan tekstur, sekaligus meningkatkan kemampuan bercerita melalui permainan peran (role-play).

Di tengah meningkatnya ketergantungan pada gadget, kehadiran alternatif bermain yang aman dan mendidik menjadi semakin penting. Mainan lilin menawarkan solusi praktis bagi orang tua yang ingin menumbuhkan kreativitas anak tanpa harus bergantung pada teknologi. 

Selain aman karena bebas dari bahan berbahaya, mainan lilin juga mudah digunakan dan dapat dimainkan bersama seluruh anggota keluarga. Aktivitas sederhana ini bisa menjadi cara efektif untuk memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

"Kunci perkembangan anak yang sehat adalah keseimbangan antara teknologi dan aktivitas langsung. Orang tua perlu mengatur waktu layar anak sekaligus menyediakan ruang untuk eksplorasi nyata, seperti bermain lilin atau permainan peran sederhana," kata Saskhya.

Dengan bermain lilin dan masak-masakan, anak tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar berimajinasi, berkreasi, dan berinteraksi secara alami.