5 Manfaat Tomat untuk Wajah Berjerawat, Bukti Ilmiah dan Cara Mendapatkannya

Tomat bukan hanya pelengkap masakan, tapi juga solusi alami untuk kulit. Simak 5 manfaat tomat untuk wajah berjerawat, dari redakan radang hingga cerahkan kulit!

Diterbitkan 30 September 2025, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang tentu mendambakan kulit wajah yang sehat, bersih, dan bebas jerawat. Namun, berbagai faktor seperti stres, pola makan, polusi, hingga perubahan hormon seringkali menimbulkan masalah jerawat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri. 

Salah satu bahan alami yang banyak digunakan untuk mengatasi jerawat adalah tomat. Buah yang mudah ditemukan ini kaya akan nutrisi penting bagi kulit. Selain sebagai bahan masakan, tomat juga dipercaya mampu membantu merawat wajah berjerawat berkat kandungan antioksidannya. 

Tomat (Solanum lycopersicum L.) dikenal sebagai sumber likopen, yaitu senyawa karotenoid yang memiliki sifat antioksidan kuat. Menurut Journal of Dermatologic Science and Cosmetic Technology (2024), likopen dalam tomat efektif dalam mengurangi stres oksidatif, salah satu penyebab utama peradangan kulit, penuaan dini, serta munculnya jerawat. Antioksidan bekerja dengan menetralisir radikal bebas yang dapat merusak sel kulit.

Dalam artikel ini, Liputan6.com akan membahas secara lebih dalam mengenai manfaat tomat untuk wajah berjerawat berdasarkan rujukan ilmiah, termasuk cara terbaik untuk memperoleh manfaatnya. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui bagaimana tomat dapat dijadikan solusi alami dalam menjaga kesehatan kulit, Selasa (30/9/2025).

1. Mengurangi Peradangan dan Kemerahan

Jerawat biasanya disertai dengan peradangan pada kulit. Kandungan likopen dan vitamin C pada tomat mampu menekan peradangan serta mengurangi kemerahan yang timbul akibat jerawat. Studi oleh Zhang et al. (2024) menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak tomat secara teratur meningkatkan aktivitas enzim antioksidan seperti superoxide dismutase (SOD) dan glutathione peroxidase (GPx), yang berperan dalam meredakan inflamasi kulit.

2. Mengontrol Produksi Minyak Berlebih

Salah satu pemicu jerawat adalah produksi sebum berlebih. Tomat mengandung asam alami yang dapat membantu menyeimbangkan pH kulit, sehingga produksi minyak bisa lebih terkendali.

3. Mencerahkan Kulit dan Mengurangi Bekas Jerawat

Dalam uji klinis oleh WONDERLAB® Tomato Niacinamide Beverage, konsumsi ekstrak tomat selama 8 minggu terbukti meningkatkan hidrasi kulit hingga 35,63% dan menurunkan kehilangan air transepidermal (TEWL) sebesar 29,39%. Hal ini berkontribusi pada kulit yang lebih sehat, cerah, dan merata warnanya. Kandungan likopen juga memiliki kemampuan menghambat aktivitas tirosinase, enzim yang berperan dalam pembentukan melanin, sehingga membantu memudarkan noda hitam bekas jerawat.

4. Melindungi Kulit dari Paparan UV

Paparan sinar matahari sering memperparah jerawat dan meninggalkan noda hitam. Likopen dalam tomat bekerja sebagai tabir surya alami, memberikan perlindungan tambahan terhadap kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet (UV).

5. Menjaga Hidrasi Kulit

Kulit berjerawat sering kali menjadi kering akibat penggunaan obat topikal. Penelitian klinis (Zhang et al., 2024) menunjukkan bahwa ekstrak tomat dapat meningkatkan kelembapan kulit dan memperkuat lapisan pelindung kulit, sehingga wajah tetap lembap tanpa memperparah jerawat.

Cara Terbaik Mendapatkan Manfaat Tomat untuk Wajah Berjerawat

Untuk memperoleh manfaat tomat secara optimal, ada dua cara utama yang dapat dilakukan: konsumsi langsung dan penggunaan topikal.

1. Konsumsi Langsung

  • Mengonsumsi tomat segar setiap hari membantu tubuh mendapatkan asupan likopen dan vitamin C alami.
  • Menurut uji klinis yang dipublikasikan di Journal of Dermatologic Science and Cosmetic Technology (2024), konsumsi rutin minuman berbahan ekstrak tomat mampu meningkatkan kecerahan kulit dan memperbaiki tekstur kulit dalam waktu 8 minggu.
  • Cara terbaik adalah dengan memakan tomat segar, dibuat jus tanpa gula berlebih, atau ditambahkan pada salad.

Konsumsi tomat harus diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup seimbang agar hasilnya lebih optimal.

2. Penggunaan Topikal (Masker atau Olesan)

  • Irisan tomat segar dapat langsung ditempelkan ke wajah berjerawat selama 10–15 menit, kemudian bilas dengan air hangat.
  • Alternatif lain adalah membuat masker tomat dengan tambahan madu atau yogurt untuk meningkatkan efek melembapkan dan menenangkan kulit.
  • Menurut berbagai sumber kesehatan, pemakaian topikal tomat membantu mengurangi minyak berlebih, mengecilkan pori-pori, serta mempercepat penyembuhan jerawat.

3. Kombinasi Suplemen dan Produk Perawatan Kulit

  • Produk skincare modern kini banyak memanfaatkan ekstrak tomat sebagai bahan aktif. Penggunaan produk dengan kandungan tomat yang diformulasikan secara ilmiah dapat memberikan hasil lebih konsisten.
  • Suplemen berbahan dasar tomat, seperti minuman kaya likopen, dapat menjadi pilihan untuk membantu merawat kulit dari dalam.

Penggunaan topikal tomat sebaiknya diuji terlebih dahulu pada area kecil kulit untuk memastikan tidak menimbulkan iritasi. 

FAQ Seputar Tomat

1. Apakah tomat aman digunakan setiap hari pada wajah?

Ya, tomat aman digunakan, tetapi sebaiknya tidak lebih dari 2–3 kali seminggu untuk pemakaian topikal agar kulit tidak iritasi.

2. Apakah tomat bisa langsung menghilangkan jerawat?

Tidak. Tomat membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan, tetapi hasilnya bertahap dan harus digunakan secara konsisten.

3. Lebih baik makan tomat mentah atau dimasak?

Keduanya bermanfaat. Tomat mentah kaya vitamin C, sementara tomat yang dimasak meningkatkan kadar likopen yang lebih mudah diserap tubuh.

4. Apakah semua jenis kulit cocok menggunakan masker tomat?

Tidak selalu. Pemilik kulit sensitif sebaiknya berhati-hati karena sifat asam tomat bisa memicu iritasi. Lakukan uji tempel terlebih dahulu.

5. Apakah minum jus tomat bisa membantu mencerahkan kulit?

Ya. Berdasarkan penelitian, konsumsi rutin jus tomat atau suplemen ekstrak tomat dapat meningkatkan kecerahan kulit dan mengurangi hiperpigmentasi.