Liputan6.com, Jakarta - Konsep kesehatan dalam Islam dikenal dengan istilah Thibbun Nabawi. Ini adalah pendekatan pengobatan ala Nabi.
Konsultan Herbalis dan Praktisi Thibbun Nabawi, Musriyanti, mengatakan bahwa Thibbun Nabawi menekankan pentingnya keseimbangan fisik, mental, emosional, dan spiritual dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Maka dari itu, pendekatan tersebut dinilai dapat dikolaborasi dengan kekayaan herbal lokal Nusantara.
Advertisement
“Dalam Islam, konsep sehat merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab spiritual. Kita harus yakin bahwa Allah SWT adalah satu-satunya penyembuh. Sedangkan dokter, obat, atau terapi hanyalah sarana (wasilah) untuk berikhtiar,” kata Musriyanti dalam webinar Pusat Riset Manuskrip, Literatur, dan Tradisi Lisan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (21/8).
Pembahasan ini sejalan dengan tema forum yang membahas terkait etnomedisin (pengobatan tradisional).
Dijelaskannya, pengobatan ala Nabi sejalan dengan kekayaan alam Nusantara. Beberapa herbal sunnah seperti habbatussauda, madu, zaitun, dan siwak, dikombinasikan tanaman obat lokal seperti jahe merah, temulawak, daun kelor, dan kunyit. Hal ini menciptakan pengobatan yang sesuai konteks budaya dan lingkungan Indonesia.
“Herba-herba itu kini telah diolah dalam bentuk modern seperti kapsul, minyak, minuman herbal, dan suplemen yang terstandar dan bersertifikat halal,” katanya.
Musriyanti menguraikan tiga rukun sehat menurut Thibbun Nabawi. Yakni, yakin bahwa Allah adalah penyembuh, menjaga asupan yang halal dan thayyib adalah baik dan sehat, serta menjalani gaya hidup sehat sesuai contoh Rasulullah SAW.
Efektivitas Gaya Hidup Rasulullah SAW
Lebih lanjut, Musriyanti menerangkan bahwa Rasulullah SAW hanya dua kali mengalami sakit berat sepanjang hidupnya. Ini menunjukkan efektivitas gaya hidupnya.
Para sahabat Nabi juga dikenal memiliki kondisi fisik yang kuat dan jarang sakit. Pola hidup sehat Nabi mencakup pola makan, tidur, kebersihan diri, berbekam, dan konsumsi herbal tertentu.
Musriyanti memperkenalkan metode diagnosis ringan melalui telapak tangan dan jari sebagai indikasi awal kondisi organ dalam tubuh. Metode ini memungkinkan keluarga mengenali gejala awal penyakit tanpa harus langsung ke fasilitas medis.
Selain itu, dia menjelaskan pentingnya detoksifikasi sebagai tahapan awal penyembuhan. Cara ini sebagai proses mengeluarkan racun dari dalam tubuh menggunakan herbal tertentu, seperti madu multiflora, biofir, dan ramuan lainnya.
Advertisement
Pendekatan Ilmu Ilmiah, Alamiah, dan Ilahiah
Musriyanti menekankan pentingnya pendekatan ilmu yang ilmiah, alamiah, dan ilahiah dalam kesehatan umat Islam.
Dengan menggabungkan pengobatan sunah dan tanaman obat lokal, serta menjadikan gaya hidup Rasulullah SAW sebagai teladan, maka masyarakat dapat menjaga kesehatan secara mandiri, aman, dan sesuai syariat.
Salah satu contoh tanaman atau buah yang memiliki manfaat di bidang kesehatan adalah lemon. Buah ini memiliki aroma dan rasa segar dan kerap diolah menjadi aromaterapi maupun minuman dingin dan hangat.
Dalam pandangan Islam, lemon dan jenis jeruk lainnya disebut sebagai buah yang segar dan menyehatkan. Kitab At-Thibbun Nabawi menceritakan bahwa Nabi pernah bersabda tentang jeruk sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari sebagai berikut:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ الْأُتْرُجَّةِ، طَعْمُهَا طَيِّبٌ وَ رِيحُهَا طَيِّبٌ
Artinya: “Orang mukmin seperti buah Utrujjah (berbagai macam jeruk). Rasanya segar dan menyehatkan, demikian pula aromanya segar dan menyehatkan,” (Al-Hafiz Adz-Dzahabi, Thibbun Nabawi, [Beirut, Dar Ihyail Ulum: 1990], halaman 70).
Melansir NU Online, buah Utrujjah yang dimaksud adalah berbagai macam jeruk, termasuk buah jeruk lemon. Al-Hafiz Adz-Dzahabi menyatakan bahwa dari buah jeruk itu dibuat air perasan jeruk yang baik untuk perut yang panas.
“Air perasan jeruk tersebut juga memperkuat jantung dan menggembirakan (perasaan) hati,” tulis apoteker dan peneliti farmasi, Yuhansyah Nurfauzi, di laman NU Online, dikutip Senin (27/1/2025).
Uniknya, memandang warna buah jeruk ternyata termasuk hal yang disukai oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam. Masih pada halaman yang sama di dalam kitabnya, Al-Hafiz Adz-Dzahabi menyatakan:
يروى عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه كان يحب النظر إلى الأترج
“Telah diriwayatkan bahwa Nabi Saw suka memandang buah Utruj,” warna buah jeruk sangat beragam tetapi semuanya cenderung cerah, termasuk warna jeruk lemon.
Lemon Menurut Pandangan Ilmiah
Penelitian membuktikan bahwa memandang warna lemon sebagai upaya terapi sangat bermanfaat untuk kesehatan otak.
Warna lemon yang merupakan perpaduan kuning dan hijau merupakan stimulator otak yang baik.
Hal ini diungkap dalam penelitian berjudul: Treatment of Alzheimer’s Disease with a Combination of Laser, Magnetic Field and Chromo Light [Colour] Therapies: a Double Blind Controlled Trial Based on a Review and Overview of The Etiological Patophysiology of Alzheimer’s Disease, Laser Therapy, 14.1: halaman 19-28, (Arakelyan, 2005).
Penelitian itu lebih lanjut menjelaskan bahwa pasien yang mengalami gangguan memori di otak seperti penyakit Alzheimer bisa mendapatkan manfaat dari terapi warna lemon.
Terapi warna yang disebut sebagai chromotherapy dilakukan dengan memandang kombinasi warna lemon hijau dan kuning selama 15-20 menit. Terapi ini dapat meningkatkan kondisi dalam perbaikan memori atau ingatan pasien.
Warna lemon memang beragam, ada yang hijau seperti lemon lokal di Indonesia atau yang dikenal dengan lemon Jawa. Ada pula yang kuning cerah sebagaimana warna lemon yang diimpor dari luar negeri. Keduanya dapat ditemukan dengan mudah di berbagai gerai buah di Indonesia.
Cara penggunaan lain untuk mendapatkan manfaat ganda dari lemon adalah dengan menyeduhnya bersama dengan minuman teh. Lemon tea merupakan perpaduan teh dengan irisan jeruk lemon yang dicelupkan bersama dengan kulitnya.
“Kulit lemon yang dimasukkan ke dalam teh hangat dapat melepaskan kandungan minyak atsirinya sehingga efek aromaterapinya juga dapat diperoleh secara simultan ketika meminumnya,” jelas Yuhansyah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3560383/original/016368000_1630658692-210903_cONTENT_SPECIAL_Deretan_Negara_yang_Legalkan_Ganja_Sebagai_Obat_Medis_P2.jpg)
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1908458/original/066821200_1766619000-WhatsApp_Image_2025-12-25_at_06.29.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5330451/original/090933900_1756361164-786c64a4-eefd-441e-bf58-0560ff6cdfb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8623031/original/006534100_1782616032-063_2283182531.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8660431/original/044103500_1782685503-Canada_s_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659951/original/005175900_1782684619-000_B8LH2KW.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8659756/original/038409700_1782684252-063_2283754697.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)