Liputan6.com, Jakarta - Sahabat sekaligus rekan kerja, Irfan Hakim, mengenang sosok Mpok Alpa sebagai pribadi yang kuat dan selalu menutupi rasa sakitnya.
"Jadi, Mpok tuh enggak pernah mau kelihatan sakit. Ingat waktu syuting, dia baru menjalani pengobatan, sakit dan perih, tapi ketika kamera menyala, Mpok Alpa enggak mau kelihatan sakit," kenang Irfan.
Kata-kata ini menggambarkan ketegaran dan profesionalisme Mpok Alpa yang selalu menempatkan kebahagiaan orang lain di atas dirinya sendiri.
Advertisement
Momen itu meninggalkan kesan mendalam bagi Irfan dan rekan-rekan lainnya. Nina Mpok Alpa, meski tengah berjuang melawan penyakit serius, tetap bisa menghadirkan tawa dan semangat bagi semua orang di sekitarnya.
Sosok jenaka ini memang terkenal sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi, hingga akhir hayatnya tetap menjadi teladan bagi sahabat maupun pelawak muda di industri hiburan.
Komedian Nina Carolina, yang lebih dikenal sebagai Mpok Alpa meninggal pada Jumat, 15 Agustus 2025, pagi hari di umur 38 tahun.
Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama keluarga, sahabat, dan penggemar yang selama ini mengikuti kariernya.Â
Mpok Alpa Masuk ICU
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316137/original/004717300_1755227237-hl.jpg)
Mpok Alpa meninggal meninggalkan kesedihan mendalam, sekaligus kenangan tentang semangat juangnya menghadapi sakit dengan senyum yang tak pernah pudar.
Kabar ini dikonfirmasi oleh figur publik dan rekan kerja Mpok Alpa, Raffi Ahmad, melalui unggahan Instagram. "Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kehilanganmu begitu terasa, sahabat. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik untukmu dan memberi kekuatan bagi kami yang ditinggalkan," tulis Raffi.
Unggahan itu disertai foto saat Raffi dan Irfan menjenguk Mpok Alpa di rumah sakit, di mana Almarhumah tersenyum sambil menggenggam tangan mereka meski rambutnya mulai rontok akibat pengobatan.
Dalam tayangan FYP Trans7, Raffi menjelaskan bahwa Mpok Alpa mengidap kanker. "Jadi memang dia ini sakit kanker, ya sudah beberapa bulan ini," ujar Raffi.
Kondisinya memburuk sejak malam sebelumnya, pukul 22:30 WIB, ketika Mpok Alpa masuk ICU dalam keadaan tidak sadar dan mengalami napas berat, sehingga tidak dapat melanjutkan kemoterapi.
Â
Advertisement
Raffi Ahmad: Mohon Doa agar Mpok Alpa Diterima di Sisi Allah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316190/original/008190600_1755229212-hl_32423.jpg)
Mewakili keluarga, Raffi pun meminta maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah dilakukan oleh almarhumah Mpok Alpa.
"Kita sebagai sahabat dan kerabat dari Mpok Alpa mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya bilamana sahabat kita, Nina Mpok Alpa, ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Mohon doanya agar almarhumah diterima di sisi Allah," ujarnya.
Rekan-rekan dari dunia hiburan pun mengungkapkan kesedihan yang mendalam atas kepergian Mpok Alpa. Banyak yang mengenang kebaikan, kelucuan, dan profesionalisme almarhumah dalam setiap kesempatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5316198/original/032367000_1755229741-SaveClip.App_317867302_477472661160939_7853482902001908242_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8899597/original/014754500_1782943656-Belgian_players_celebrate_youre_tieleman_s_goal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5328322/original/084858400_1756206024-WhatsApp_Image_2025-08-26_at_15.50.50__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495667/original/060451500_1770390427-mpok_alpa.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4810452/original/079321200_1713867860-Gambar_WhatsApp_2024-04-23_pukul_17.19.50_0fbdfc8d.jpg)