Mau Pikiran Lebih Adem? Coba Diet yang Bantu Kesehatan Mental Ini

Beberapa jenis makanan terbukti bisa membantu menstabilkan emosi, mengurangi rasa cemas, bahkan menjaga kesehatan mental secara keseluruhan.

Diterbitkan 28 Juli 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta Makanan yang dikonsumsi bisa memengaruhi suasana hati dan kejernihan piiran. Beberapa jenis makanan terbukti bisa membantu menstabilkan emosi, mengurangi rasa cemas, bahkan menjaga kesehatan mental secara keseluruhan.

Dalam banyak studi, disebutkan orang yang jalani diet yang mengonsumsi makanan utuh seperti diet Mediterania maupun yang mengonsumsi banyak buah dan sayur cenderung tidak mengalami gejala depresi atau kecemasan selama beberapa tahun.

Berbeda dengan sebagian besar mengonsumsi makanan ultraprose seperti camilan kemasan dan makanan beku), memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kedua kondisi tersebut.

Beberapa uji coba kecil bahkan menunjukkan bahwa mengikuti diet Mediterania selama beberapa minggu dapat meringankan keparahan gejala depresi pada orang yang sudah mengalaminya.

 Profesor dari Cumming School of Medicine, University of Calgary, Bony J Kaplan mengatakan hal tersebut bisa terjadi karena vitamin dan mineral dalam makanan utuh dapat meningkatkan reaksi di otak Anda yang memengaruhi perasaan yang menghasilkan neurotransmiter seperti dopamin (yang mendorong penghargaan dan motivasi), serotonin (yang mengatur suasana hati), dan GABA (yang meningkatkan ketenangan).

"Selain itu, makanan yang Anda konsumsi dapat memengaruhi tingkat peradangan dalam tubuh Anda, yang jika dibiarkan, dapat menyebabkan depresi dan kecemasan," kata Bony.

Berikut daftar makanan yang mendukung Kesehatan mental untuk jangka panjang seperti mengutip Self, Senin, 28 Juli 2025.

Sayuran Hijau 

Sayuran hijau serta sumber vitamin B lainnya seperti kacang-kacangan, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian baik untuk Kesehatan otak.

Direktur Psikiatri Nutrisi RS Massachusetts, Uma Naidoo mengungkapkan bahwa vitamin B memiliki manfaat pada otak.

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan arugula mengandung beberapa vitamin B, termasuk banyak vitamin B9 (folat) serta B1, B2, dan B6.

"Baik B9 maupun B6 membantu memicu produksi neurotransmiter serotonin dan dopamin yang bermanfaat. B1 dan B2 juga membantu memastikan otak memiliki energi yang cukup untuk berfungsi secara optimal," kata Uma.

2. Ikan Berlemak

 

Ikan berlemak dan sumber asam lemak omega-3 lainnya seperti biji rami, biji chia, dan kenari bermanfaat untuk Kesehatan mental

Kehadiran omega- merupakan sumber anti-inflamasi yang ampuh, yang dikenal dapat mengurangi peradangan tubuh dan otak melalui berbagai jalur berbeda yang menurut para peneliti mungkin memiliki efek antidepresan.

3. Buah Beri

Berbagai jenis buah beri, seperti stroberi, blackberry, dan blueberry, memiliki jumlah antioksidan yang berbeda-beda (seperti flavonoid dan vitamin C).

Naidoo menngatakan untuk mencampur buah beri di atas misalnya saat membuat smoothies untuk memaksimalkan manfaat anti-inflamasi bagi otak Anda.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah beri juga dapat mendukung aspek-aspek tertentu dari sinyal dan fungsi saraf, yang dapat bermanfaat bagi suasana hati Anda.

4. Makanan Prebiotik

Bawang merah, bawang putih, ubi jalar, oat memiliki tingginya kandungan serat prebiotic yang khususnya menutrisi bakteri baik di usus Anda seperti disampaikan Naidoo.

Ketika mikrobioma di saluran pencernaan bahagia dan seimbang, bakal mendukung ketersediaan serotonin pengatur suasana hati dan neurotransmiter lain di otak Anda.

 Mengonsumsi prebiotik membuat mikroba usus melepaskan senyawa yang disebut asam lemak rantai pendek (SCFA) sebagai produk sampingan, yang dapat meredakan peradangan, termasuk di otak Anda, dengan potensi manfaat untuk gangguan suasana hati.

 

5. Makanan Fermentasi

Kimchi, kefir, yogurt, dan asinan kubis, secara alami kaya akan bakteri baik, yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan mikrobioma Anda, dan seperti halnya prebiotik, meningkatkan kadar neurotransmiter utama yang mendukung suasana hati.

Naioo mengatakan penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak makanan fermentasi dapat mengurangi peradangan.

Â