Liputan6.com, Jakarta Menangis sering diartikan dengan kata lemah dan memalukan. Padahal, berdasarkan penelitian, menangis justru memiliki banyak manfaat, baik secara kesehatan maupun sosial.
Air mata disebut dapat menjadi bagian terpenting dalam menjaga kesehatan mental dan fisik. Manfaatnya begitu banyak, dimulai dari meredakan stres hingga dapat meningkatkan kualitas tidur.
Sering dianggap sebagai simbol kelemahan, nyatanya menangis merupakan bagian dari mekanisme tubuh untuk menjaga keseimbangan psikologis.
Advertisement
Manusia merupakan satu-satunya makhluk hidup yang mengeluarkan air mata emosi. Menangis adalah kondisi alami bagi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan, menangis lebih sering dilakukan dibandingkan dengan perkiraan orang.
Dilansir Medical News Today, data di Amerika Serikat menunjukkan wanita menangis sebanyak hampir 4 kali dalam sebulan, dan pria menangis hampir 2 kali setiap bulannya.
Terdapat 3 jenis air mata di dalam tubuh, ketiganya memiliki fungsi dan kandungan yang berbeda pula. Tiga jenis air mata tersebut antara lain:
Air mata basal, air mata ini berfungsi untuk menjaga kelembaban mata dan melindungi mata dari infeksi dan polusi. Air mata basal ini secara otomatis keluar setiap kali berkedip.
Air mata refleks, air mata ini keluar sebagai hasil dari adanya stimulasi iritasi, seperti saat memotong bawang dan terkena angin atau asap. Air mata refleks ini melindungi mata dengan membilas iritasi.
Air mata emosional, air mata emosional terkait dengan emosi dalam tubuh. Ketika seseorang mengeluarkan jenis air mata ini, pada saat itu pula seseorang dikatakan menangis. Jika dibandingkan dengan dua jenis air mata lainnya, air mata ini mengandung kadar hormon stres yang lebih tinggi.
Berikut 8 manfaat menangis bagi kesehatan:
1. Memiliki efek menenangkan
Berdasarkan hasil studi tahun 2014, ditemukan fakta bahwa menangis dapat memberikan efek menenangkan langsung pada seseorang. Hal ini terjadi karena saat menangis, sistem saraf parasimpatik (PNS) akan aktif. Saraf ini yang kemudian membantu seseorang menjadi lebih rileks.
Ketika rileks, seseorang dapat menenangkan dirinya sendiri, artinya seseorang dapat mengatur emosinya sendiri, menenangkan diri sendiri, dan mengurangi rasa tertekannya sendiri.
2. Mendapat dukungan dari orang lain
Menangis memiliki manfaat interpersonal. Dengan menangis, seseorang dapat menarik perhatian orang lain. Hasil sebuah penelitian pada tahun 2016 menyebut, menangis pada dasarnya adalah sebuah perilaku keterikatan. Karena dengan menangis dapat mendorong munculnya bantuan maupun dukungan dari orang-orang yang berada di sekitar.
3. Meredakan rasa sakit
Menangis dapat membantu mengeluarkan hormon oksitosin dan endorfin. Kedua hormon ini dapat membantu suasana hati seseorang sehingga seseorang dapat merasa nyaman. Hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami dapat meredakan rasa sakit yang dialami, baik secara fisik maupun secara emosional. Dengan menangis, rasa sakit dapat berkurang dan rasa nyaman dapat meningkat.
Advertisement
4. Meningkatkan suasana hati
Selain meredakan rasa sakit, hormon oksitosin dan endorfin yang dikeluarkan saat menangis dapat membantu memperbaiki suasana hati. Kedua hormon yang disebut sebagai “pembuat bahagia” tersebut dapat berfungsi dalam memperbaiki semangat dan membuat seseorang merasa lebih baik.
5. Mengeluarkan racun dan meredakan stres
Para peneliti menyebut, ketika menangis tubuh akan mengeluarkan kadar hormon stres dan zat kimia lainnya melalui air mata. Kondisi ini disebut dapat mengurangi zat-zat penyebab stres di dalam tubuh. Alhasil, stres dapat terkurangi. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait dengan penjelasan ini.
6. Membantu tidur
Melalui sebuah studi kecil-kecilan yang dilakukan pada tahun 2015, menangis disebut dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak. Meskipun pada dewasa, penelitian ini butuh dieksplor lebih lanjut, tetapi efek menenangkan, memperbaiki suasana hati, dan meredakan rasa sakit dari menangis dapat membantu seseorang mudah tertidur.
7. Melawan bakteri
Cairan air mata mengandung enzim lisozim yang memiliki fungsi sebagai antimikroba. Pada sebuah penelitian di tahun 2011, lisozim disebut cukup kuat untuk membunuh bakteri berbahaya yang berpotensi menjadi ancaman bagi tubuh, seperti antraks.
8. Meningkatkan penglihatan
Tujuh manfaat sebelumnya adalah manfaat dari air mata emosional. Manfaat kedelapan ini didapat dari air mata basal, sehingga kamu tidak perlu menangis untuk mendapatkan manfaatnya.
Air mata basal dapat membantu menjaga kelembaban mata dan mencegah pengeringan. Tanpa kelembaban mata yang cukup, penglihatan dapat menjadi kabur. Jadi, air mata memiliki fungsi yang sangat penting untuk mempertahankan ketajaman penglihatan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3882770/original/ACg8ocLbv7jla1PF_pi9eZ1BFXtQePWMmKXxkFDYi_MhcbTaTwECPA%3Ds200.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5036919/original/068062900_1733393942-mimpi-nangis-sesegukan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/262/original/004103300_1521089203-WhatsApp_Image_2018-03-15_at_12.45.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8068880/original/047679700_1780913629-Nanik_Nangis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3385391/original/032013600_1614137901-tom-pumford-T5lmpSYxnSU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/5458668/original/055596200_1767087179-251230-pelaku-kriminal-di-banten-nangis-minta-tolong-mama-0d7bbc.jpg)