Sukses

Bukan Cuma karena Ngantuk, Sering Menguap Bisa Jadi Tanda Adanya Masalah Kesehatan

Umumnya, Menguap Merupakan Salah Satu Tanda Mengantuk. Namun, Bagaimana Jika Sering Menguap Padahal Tidak Merasa Ngantuk?

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda menguap di tengah-tengah percakapan, saat menonton film, atau bahkan saat sedang berolahraga? Menguap adalah respons tubuh yang normal.

Menurut Verywell Health, menguap adalah sebuah tindakan alami membuka mulut lebar-lebar untuk menghirup udara dalam-dalam dan mengeluarkannya, sering kali dikaitkan dengan rasa kantuk atau bosan.

Namun, tahukah Anda bahwa menguap berlebihan bisa menjadi tanda dari masalah kesehatan yang mendasarinya?

Meskipun menguap beberapa kali dalam sehari adalah hal yang normal, terutama saat bangun tidur atau sebelum tidur, menguap secara rutin lebih dari tiga kali dalam 15 menit tanpa alasan yang jelas (seperti kurang tidur atau bosan) patut diwaspadai.

Menguap berlebihan ini terjadi saat Anda tidak merasa lelah, bosan, atau terpengaruh oleh orang lain yang menguap.

Gejala Apa Jika Sering Menguap?

Menguap berlebihan, di luar frekuensi normal beberapa kali sehari, bisa menjadi indikator kondisi medis tertentu. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

  1. Kondisi Neurologis: Gangguan pada otak atau saraf vagus, seperti sklerosis multipel (MS), penyakit Parkinson, dan epilepsi, dapat menyebabkan menguap berlebihan. Hal ini diduga terkait dengan efeknya pada pengaturan suhu tubuh.
  2. Kecemasan: Kecemasan dapat memengaruhi sistem pernapasan, jantung, dan tingkat energi, yang dapat memicu menguap berlebihan atau sesak napas.
  3. Kondisi Medis Lainnya: Pada kasus yang lebih jarang, menguap berlebihan dapat menjadi gejala tumor otak, asma, masalah jantung, atau stroke.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kenapa Kita Menguap Terus Menerus?

1. Kurang Tidur dan Gangguan Tidur

Salah satu penyebab paling umum menguap berlebihan adalah kurang tidur atau gangguan tidur.

Jika Anda terlalu lelah, tidak mendapatkan tidur yang cukup, atau mengalami gangguan tidur seperti apnea tidur atau insomnia, Anda lebih mungkin sering menguap.

Hal ini karena tubuh Anda mencoba untuk memperoleh lebih banyak oksigen dan meningkatkan kewaspadaan untuk mengkompensasi kurangnya istirahat.

2. Efek Samping Obat

Beberapa jenis obat, seperti antidepresan, opioid, agonis dopamin, benzodiazepin, agen induksi, androgen, dan oksitosin, dapat menyebabkan menguap berlebihan sebagai efek samping.

Obat-obatan ini bekerja dengan cara yang berbeda di otak dan tubuh, dan efek sampingnya dapat bervariasi dari orang ke orang.

Penting untuk dicatat bahwa menguap tidak selalu merupakan efek samping yang berbahaya.

3 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Agar Tidak Menguap Terus?

Pengobatan untuk menguap berlebihan tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Perbaiki Kebiasaan Tidur

Jika menguap berlebihan disebabkan oleh kurang tidur, terapkan kebiasaan tidur yang sehat. Hal ini termasuk:

  1. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan.
  2. Ciptakan rutinitas waktu tidur yang menenangkan.Pastikan kamar tidur Anda gelap, sejuk, dan tenang.
  3. Hindari kafein dan alkohol sebelum tidur.
  4. Lakukan olahraga teratur, tetapi hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur.

2. Konsultasikan dengan Dokter Tentang Obat

Jika menguap berlebihan disebabkan oleh obat yang Anda konsumsi, konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan mengubah resep obat Anda atau merekomendasikan obat alternatif yang tidak memiliki efek samping menguap.

 

3. Latihan Pernapasan dan Alat Bantu Pernapasan

Latihan pernapasan dan alat bantu pernapasan dapat membantu mengendalikan kecemasan atau asma yang memicu menguap berlebihan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini