Cara Mengendalikan Komorbid, si Biang Keladi Keparahan Saat Terinfeksi COVID-19

Komorbid untuk mencegah keparahan saat terinfeksi COVID-19 sebenarnya bisa dikendalikan.

Diterbitkan 02 Maret 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Komorbid yang dimiliki seseorang dapat menambah keparahan saat terinfeksi COVID-19. Sejak awal kondisi yang berkaitan dengan komorbid pun telah kerap kali digaungkan.

Terkait hal ini, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, dr Elvieda Sariwati mengungkapkan bahwa penyakit tidak menular yang masuk dalam daftar komorbid sebenarnya dapat dikontrol.

Fungsinya adalah untuk mencegah keparahan atau bahkan komplikasi yang mungkin akan terjadi. Terlebih selama pandemi COVID-19 berlangsung, komorbid juga dapat menyebabkan kematian.

"Penyakit tidak menular bisa kita cegah dan mengendalikan faktor risikonya," ujar Elvieda dalam webinar Waspada Omicron, Kenali dan Kendalikan Penyakit Penyerta (KOMORBID) ditulis Selasa, (1/3/2022).

Menurutnya, mengendalikan faktor risiko dapat dilakukan lewat berbagai cara. Seperti menghindari pola makan yang tidak sehat, mengurangi konsumsi tinggi gula, garam, dan lemak.

Elvieda juga menyarankan masyarakat menambah aktivitas fisik sehari-hari dan mengurangi kebiasaan merokok, faktor pemicu obesitas, dan juga stres.

"Faktor risiko tersebut dapat diintervensi bila ada orang di sekitarnya yang terus mengingatkan. Serta, kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar untuk terus waspada," kata Elvieda.

Populasi dengan Komorbid

Dalam kesempatan yang sama, Elvida juga mengungkapkan bahwa sebenarnya hampir seperempat populasi di dunia memiliki komorbid.

"Hampir seperempat populasi dunia atau sekitar 22 persen memiliki kerentanan terhadap COVID-19. Pada umumnya, disebabkan karena memiliki penyakit tidak menular," ujar Elvieda.

Penyakit komorbid yang tidak menular sendiri meliputi penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes, paru kronis, dan kanker.

"Ini cenderung tidak dapat disembuhkan atau tidak dapat dikembalikan seperti sedia kala. Namun dapat dikontrol agar tidak jatuh ke kondisi yang lebih parah, atau dicegah komplikasinya," katanya.

Infografis

  • liputan6
    Komorbid adalah penyakit penyerta, sebuah istilah dalam dunia kedokteran.
    komorbid
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • liputan6
    Pandemi COVID-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 di seluruh dunia
    Pandemi COVID-19
  • liputan6
    Setelah Covid-19 varian Delta dan Delta Plus, kini varian Omicron menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara.
    Omicron
  • Gejala awal infeksi Covid-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
    Gejala awal infeksi Covid-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
    covid update
  • Obesitas