Omicron Lebih Berbahaya bagi Kelompok Rentan, Menko Luhut: Hati-Hati bila Belum Vaksin

Omicron memiliki karakteristik berbeda dengan Delta, lebih berbahaya bagi kelompok rentan.

Diterbitkan 07 Februari 2022, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa varian Omicron yang tengah beredar saat ini lebih berbahaya pada kelompok rentan.

Kelompok rentan yang dimaksudkan dalam hal ini adalah lansia, memiliki komorbid (hipertensi, diabetes, dan lain-lain), serta belum melakukan vaksinasi.

Terlebih, Luhut juga menyarankan masyarakat untuk tidak panik dan dapat beraktivitas seperti biasa. Namun diharuskan untuk sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan PPKM yang berlaku.

"Kalau kita patuh pada itu semua, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi kalau Anda punya kasus komorbid, belum vaksin, Anda perlu hati-hati karena Anda bisa jadi salah satu orang yang check out," ujar Luhut dalam konferensi pers pada Senin, (7/2/2022).

Sehingga, pemerintah juga mengambil keputusan terarah bagi kelompok lansia, komorbid, dan yang belum divaksinasi. Dalam hal ini, pengetatan PPKM pun akan berbeda dengan saat penanganan varian Delta.

"Omicron ini lebih menyasar pada kelompok rentan. Jadi kelompok-kelompok yang sehat, Anda berolahraga dengan baik, Anda sudah divaksin, Anda tidak punya komorbid, patuh dengan ini, hiduplah dengan gembira," kata Luhut.

"Tidak perlu terlalu takut. Tentu ada bahaya, tapi probability-nya itu sangat kecil," tambahnya.

Penyesuaian aturan

Dalam kesempatan yang sama, Luhut menjelaskan bahwa bagi orang tanpa gejala (OTG), tidak perlu melakukan perawatan di rumah sakit. Melainkan bisa melakukan konsultasi melalui telemedisin yang sudah disediakan.

"Dihadapkan pada karakteristik varian Omicron yang berbeda dengan varian Delta, pemerintah melakukan beberapa penyesuaian aturan Level 3 dengan kebijakan yang lebih terarah bagi kelompok lansia, komorbid, dan belum divaksin. Jadi target pemerintah ke sana," ujar Luhut.

Hal tersebut dilakukan agar bed occupation rate (BOR) bisa tetap rendah dan pasien dengan gejala sedang, berat, hingga kritis termasuk lansia bisa tetap mendapatkan perawatan.

Infografis

  • liputan6
    Setelah Covid-19 varian Delta dan Delta Plus, kini varian Omicron menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara.
    Omicron
  • liputan6
    Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin ke dalam tubuh.
    Vaksinasi
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • liputan6
    Angka kasus Covid-19 di Indonesia kini sudah mencapai angka 3.686.740 per hari Senin, 9 Agustus 2021.
    Covid Indonesia
  • Gejala awal infeksi Covid-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
    Gejala awal infeksi Covid-19 bisa berupa gejala flu, seperti demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.
    covid update
  • liputan6
    Komorbid adalah penyakit penyerta, sebuah istilah dalam dunia kedokteran.
    komorbid