Sukses

Pasien COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso per 12 Oktober 2021 Tersisa 3 Orang

Liputan6.com, Jakarta Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta hari ini, 12 Oktober 2021 melaporkan tinggal merawat tiga pasien COVID-19.

"Kemarin masih ada empat pasien, pagi ini tinggal tiga orang. Mudah-mudahan secepatnya tidak ada lagi pasien COVID-19 yang dirawat di sini," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Muhammad Syahril pada Selasa (12/10/2021) pagi.

Ketiga pasien COVID-19 yang kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso dalam kondisi stabil.

"Kondisinya sakit (COVID-19 level) sedang dan stabil," kata Syahril lewat pesan teks ke Health-Liputan6.com.

Kabar baik ini tentunya amat melegakan mengingat pada puncak gelombang kedua COVID-19 pertengahan tahun ini seluruh ruangan perawatan di RSPI Sulianti Saroso penuh pasien COVID-19. Sampai-sampai 60 dokter dan 200-an perawatan tidak dapat menangani pasien yang terinfeksi virus Corona atau SARS-CoV-2 itu secara maksimal.

"Waktu itu kami benar-benar kewalahan. Kami kekurangan tempat tidur, SDM, dana dan kesulitan mendapatkan oksigen," katanya.

Untung saja saat itu, RSPI Sulianti Saroso mendapatkan bantuan dengan kehadiran ratusan relawan. Para relawan dokter dan perawat sigap membantu pasien COVID-19 yang membludak saat itu.

Syahril juga menyebut waktu itu RSPI Sulianti Saroso banyak mendapat bantuan baik berupa barang, alat trasportasi maupun obat–obatan.

“Kami sangat bersyukur karena bantuan itu menyangkut kepercayaaan kepada kami,” kata Syahril dalam keterangan pers yang diterima Liputan6.com.

 

 

2 dari 3 halaman

Jadi RS Khusus Pusat COVID-19 per Maret 2020

RSPI Sulianti Saroso ditunjuk menjadi rumah sakit khusus pasien COVID-19 pada awal merebaknya penyakit ini di Indonesia yakni Maret 2020. Awalnya hanya memiliki 11 tempat tidur untuk pasien yang terinfeksi virus Corona.

Ketika wabah COVID 19 semakin mengganas, jumlah tempat tidur pasien menjadi 99 unit. Terdiri dari 48 tempat tidur dengan tekanan udara negatif, 36 tempat tidur non tekanan udara negatif, 4 tempat tidur ICU dengan ventilator dan 11 tempat tidur ICU tanpa ventilator.

Sejak awal pandemi sampai hari ini, RSPI Sulianti Saroso telah merawat sebanyak 2.865 orang pasien COVID-19, rinciannya adalah  2.423 orang sembuh dan 439 orang meninggal dunia. 

Mengingat kini kasus COVID-19 tengah landai dan tinggal tiga orang pasien yang dirawat di rumah sakit yang terletak di Sunter, Jakarta Utara ini, tempat tidur yang semula ditujukan untuk pasien COVID-19 digunakan untuk non-COVID-19. 

Saat COVID-19 awal-awal hadir di Indonesia pasien dirawat di RSPI Sulianti Saroso. Pasien COVID-19 saat itu diberi kode 01 dan 02 yang merupakan warga Depok, Jawa Barat itu menjalani perawatan dengan baik di RSPI Sulianti Saroso.

Dalam perjalanan menangani pasien COVID-19, pada November 2020, RSPI Sulianti Saroso, mendapat apresiasi dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) berupa PERSI Golden Award 2020 “Paramakarya Dharmarta Husada.”

PERSI menilai RSPI Sulianti Saroso merupakan rumah sakit vertikal yang memiliki kesiapsiagaan terbaik dalam menghadapi pandemi COVID-19. Terkait penghargaan tersebut, Syahril mengatakan semua lini di rumah sakit yang dipimpinnya punya peran yang sama serta bekerja dalam satu tim yang solid.

 “Tidak ada yang paling berjasa.Semua menjadi kesatuan dalam tim. Penghargaan ini untuk seluruh civitas hospitalia RSPI Sulianti Saroso yang total melawan COVID 19,” ujar peraih gelar Dokter Teladan Nasional 1994 itu.

3 dari 3 halaman

Infografis Gerakan 3T dan Jurus Jitu Landaikan Kasus Covid-19.