Sukses

Jaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi COVID-19, Salah Satunya dengan Aktif Berolahraga

Liputan6.com, Jakarta - Olahraga menjadi salah satu cara meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan mental agar tidak stres selama pandemi. Selain itu, olahraga juga dapat memperkuat otot dan menjaga kesehatan jantung.

Vice President, Worldwide Sports Performance and Fitness, Herbalife Nutrition Samantha Clayton mengatakan menurut laporan U.S. Surgeon General’s Report on Physical Activity and Health, orang yang tidak aktif atau kurang beraktivitas fisik, memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung hampir dua kali lipat dibanding mereka yang lebih aktif.

The American Heart Association merekomendasikan agar orang dewasa setidaknya melakukan aktivitas olahraga intensitas sedang selama 150 menit per minggu atau aktivitas olahraga yang berat selama 75 menit per minggu, atau kombinasi keduanya, untuk memberikan manfaat kepada kesehatan jantung.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), olahraga adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Ini melibatkan gerakan berulang sesuai ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti yang ada di kaki, bahu, dan lengan. Beberapa contoh olahraga yang dapat dilakukan adalah renang, jalan, lari, atau senam.

Di sisi lain, olahraga dapat memperkuat otot, sehingga meningkatkan kemampuan menarik oksigen dari darah untuk bersirkulasi. Dengan cara ini, jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke otot.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

 

 

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

2 dari 4 halaman

Manfaat Lain Olahraga

WHO juga menerangkan bahwa olahraga dapat menjaga berat badan karena dapat membakar kalori. Latihan aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan latihan ketahanan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak.

Ini dapat dikombinasikan dengan diet seimbang agar berat badan yang sehat terjaga dan kadar kolesterol optimal.

Dari sisi kesehatan mental, olahraga juga dapat menghilangkan stres. Kondisi stres yang dirasakan terus-menerus dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Sedang, berolahraga dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri, sehingga dapat membantu mengelola stres.

Lebih jauh, olahraga dapat meningkatkan high-density lipoprotein (HDL) yang juga dikenal sebagai kolesterol baik yang membantu membersihkan peredaran darah dari kolesterol berlebih.

Kolesterol berlebih itu akan dibawa ke hati untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular.

“Selama pandemi ini akan banyak waktu untuk melakukan olahraga. Jadi, lakukan hobi yang bermanfaat bagi jantung dan kesehatan Anda, kata Samantha dalam keterangan pers, Jumat (26/2/2021).

“Bisa dengan berjalan, berlari, bersepeda, menari, berenang, atau aktivitas apa saja yang dapat memperkuat gerak detak  jantung Anda. Semua itu dapat berdampak positif pada kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan Anda sekarang dan di masa mendatang,” tutupnya.

3 dari 4 halaman

Infografis 9 Panduan Imunisasi Anak Saat Pandemi COVID-19

4 dari 4 halaman

simak Video Berikut Ini