Sukses

Benarkah Suplemen dan Multivitamin dapat Mengurangi Mata Minus?

Liputan6.com, Jakarta Mata minus sering disebut rabun jauh atau miopi, disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk yang dilakukan atau faktor genetik. Penyakit ini membuat mata kita berkurang kemampuannya untuk melihat ke jarak yang jauh.

Mata minus atau miopi terjadi ketika bayangan jatuh di depan retina. Miopi juga terjadi akibat kornea (lapisan terluar mata) yang terlalu melengkung karena panjang bola mata atau lensanya terlalu tebal.

Karena cukup mengganggu, berbagai cara pun dilakukan banyak orang untuk mengurangi mata minus agar bisa melihat dengan normal kembali. Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen mata yang kini banyak dijual di e-commerce dan media sosial.

Namun, benarkah suplemen mata dapat benar-benar mengurangi mata minus? Dalam video yang diunggah kanal Ini Kata Dokter di platform streaming Vidio, sampai saat ini belum ada bukti secara ilmiah dari produk suplemen atau multivitamin yan dapat mengurangi miopi. Pasalnya, mata minus disebabkan oleh kelainan bentuk bola mata dan juga kecembungan kornea.

Kendati demikian, multivitamin untuk mata mungkin dapat mengurangi risiko penyakit terjadinya Degenerasi Makula. Misalnya saja seperti pemberian vitamin A yang dapat mengurangi rabun senja, tetapi tidak mampu mengurangi mata minus.

Namun, masih ada beberapa cara untuk mengatasi mata minus. Beberapa di antaranya adalah dengan penggunaan kacamata, lensa kontak, dan bedah refraktif seperti lasik, lasek, hingga CLE untuk menipiskan kornea. Hal ini agar bentuk bola mata tidak terlalu cembung sehingga cahaya yang datang bisa difokuskan tepat di retina.

Untuk tahu lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai mata minus dan cara mengatasinya pada video di bawah ini. Atau kunjungi kanal Ini Kata Dokter yang ada di platform streaming Vidio.

2 dari 2 halaman

Saksikan videonya berikut ini