Sukses

Semua Wilayah Sebenarnya Punya Tempat untuk Isolasi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Liputan6.com, Jakarta - Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI), Pandu Riono, mengatakan, seluruh wilayah di Indonesia sebenarnya punya tempat yang bisa digunakan sebagai sarana isolasi pasien positif COVID-19.

Sehingga orang-orang yang dinyatakan terjangkit virus SARS-CoV-2 tidak lagi melakukan isolasi mandiri di rumah karena tindakan tersebut justru dapat meningkatkan risiko penularan di rumah tangga.

Di DKI Jakarta, kasus positif COVID-19 tanpa gejala wajib diisolasi di tempat yang ditunjuk oleh Gugus Tugas. Di antaranya fasilitas isolasi mandiri Kemayoran atau di hotel, penginapan, atau wisma.

Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menurunkan aparat penegak hukum untuk membantu tenaga kesehatan menjemput pasien positif COVID-19 yang menolak diisolasi di tempat yang sudah ditetapkan.

Di dalam 'Kebijakan Pembatasan Aktivitas pada PSBB' tercantum bahwa Dinas Kesehatan melalui Puskesmas akan terus melakukan active case finding kepada masyarakat.

Setiap masyarakat yang ditemui dalam kegiatan active case finding wajib menerima testing yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

 

2 dari 5 halaman

Banyak Tempat Bisa Dijadikan Tempat Isolasi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Menurut Pandu, salah satu tempat yang bisa dijadikan lokasi isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala adalah asrama haji.

"Wisma haji tidak terpakai di mana bukan musim-msim haji. Yang penting ada fasilitas sarana air, kamar yang memadai dan bersih, dan bisa diawasi dengan ketat," kata Pandu saat dihubungi Health Liputan6.com melalui sambungan telepon pada Senin, 14 September 2020.

Contohnya saja Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, kata Pandu, sarana yang tersedia hanya berupa kamar,"Tinggal tambah air dan listrik diperbaiki semuanya, sudah bisa dipakai untuk isolasi. Dan, pengawasannya juga lebih mudah.".

 

3 dari 5 halaman

Tempat Isolasi Pasien COVID-19 Kota Bogor

Contoh lain yang Pandu sebut adalah Kabupaten Bogor. Menurut Pandu, sejak terjadi peningkatan klaster rumah tangga, Pemerintah Kota Bogor langsung bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggunakan fasilitas BNN di Lido sebagai tempat mengisolasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Mereka mengidentifikasi wisma-wisma pelatihan yang tidak terpakai untuk tempat isolasi. Jadi, sebenarnya di semua tempat punya tempat yang bisa dipakai," Pandu menambahkan.

Pandu pun mengingatkan bahwa jangan lagi membiarkan pasien positif COVID-19 tanpa gejala melakukan isolasi di rumah. Jangan sampai mereka bertemu dengan orang lain.

"Kalau bertemu dengan yang sama-sama terinfeksi enggak papa, yang penting jangan ketemu anak, istri, orangtuanya. Kan kita banyak dapat cerita di mana satu keluarga ada yang kehilangan bapak dan ibunya, keponakannya, kasihan sekali itu," kata Pandu.

4 dari 5 halaman

Infografis COVID-19 di Indonesia

5 dari 5 halaman

Simak Video Berikut Ini