Sukses

Negatif Virus Corona, Dinkes Jabar Tetap Pantau Kesehatan 9 Warganya

Liputan6.com, Jakarta Sembilan warga Jawa Barat yang telah menjalani observasi di Natuna, Kepulauan Riau, akan dipulangkan. Menurut rencana, mereka bersama warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan lainnya akan diterbangkan ke Jakarta pada Sabtu, 15 Februari 2020 siang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, kepulangan mereka berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang menyatakan bahwa 238 orang WNI dari Wuhan yang menjalani observasi selama 14 hari di Hanggar Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau negatif dari paparan virus corona atau COVID-19 (corona virus dissease).

“(Pulangnya) minggu ini antara tanggal 15-16-17 Februari. Yang meng-handle langsung Kemenkes dan pemprov masing-masing melalui dinas sosialnya. Dinkes hanya melakukan pemantauan,” kata Berli saat dihubungi Health Liputan6.com melalui sambungan telepon pada Kamis, 13 Februari 2020.

Sementara, tugas dari dinas kesehatan Jawa Barat adalah mengantisipasi munculnya gejala dari virus corona. Alasannya, kata Berli, karena kesembilan orang tersebut baru datang dari negara terpapar.

Berli, menambahkan, sesampainya di Jawa Barat, mereka harus mengisi health alert card (HAC). Hal itu dilakukan berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 425/Menkes/SK/IV/2007 mengenai pedoman penyelenggaraan karantina kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Jadi, akan dipantau terus oleh petugas (kesehatan) termasuk imigrasi. Dengan pesan juga, apabila ada keluhan yang dirasakan menyerupai gejala COVID-19 (virus corona) agar menghubungi fasilitas kesehatan terdekat,” kata Berli.

2 dari 2 halaman

Warga Jawa Barat Negatif Virus Corona

Lebih lanjut, karena sembilan warga Jawa Barat tersebut sudah menjalani prosedur karantina sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI, dan sudah dinyatakan tidak terpapar virus corona atau COVID-19, mereka pun dapat pulang ke rumah masing-masing. Akan tetapi tetap dalam pemantauan petugas tim pemantauan.

Adanya kepulangan warga yang dikarantina di Natuna, Berli mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik atau curiga berlebihan. Berli menegaskan bahwa mereka sudah melewati prosedur karantina sesuai standar WHO dan sudah dinyatakan negatif terpapar virus corona baru.

“Jadi aman untuk berinteraksi dengan siapapun,” kata Berli.

Loading
Artikel Selanjutnya
RSHS: Hasil Negatif untuk Pasien Terakhir dalam Pemantauan Virus Corona
Artikel Selanjutnya
Virus Corona Bikin Laga Inter Milan vs Ludogorets Tanpa Penonton